Apa Saja Sampah Antariksa? Misteri Cahaya di Langit Lampung yang Terungkap

Nur Khotimah

Senin, 06 April 2026 | 09:42 WIB
Apa Saja Sampah Antariksa? Misteri Cahaya di Langit Lampung yang Terungkap
Ilustrasi sampah antariksa. (Pexels/Roy S)

Suara.com - Belum banyak orang yang memahami benar apa saja sampah antariksa yang ada di lapisan udara atas Bumi.

Hal ini menarik dibicarakan setelah masyarakat Lampung geger saat terlihat berkas cahaya di langit malam mereka, dan banyak orang mengasumsikan berkas cahaya tersebut adalah "roket nyasar" akibat konflik di Iran.

Di orbit yang Bumi miliki, terdapat banyak sekali puing luar angkasa yang menjadi ancaman serius bagi pesawat luar angkasa.

Sampah antariksa ini "beredar" di lapisan atas setelah digunakan, dan memang tidak dapat dibersihkan dengan cara yang ada saat ini.

Nah untuk tahu lebih jauh tentang apa saja sampah antariksa yang ada di lapisan udara milik Bumi, terkait dengan berkas cahaya yang dilihat masyarakat Lampung, berikut pembahasan singkatnya.

Mengenal Apa Saja Sampah Antariksa

Benda bercahaya di langit Lampung 4 April 2026 dikira rudal atau meteor, padahal sampah antariksa. (X)
Benda bercahaya di langit Lampung 4 April 2026 dikira rudal atau meteor, padahal sampah antariksa. (X)

Sampah antariksa secara definitif dijelaskan sebagai sejumlah besar materi buatan manusia yang mengorbit di Bumi, namun secara praktis telah kehilangan fungsinya.

Sampah ini memiliki banyak wujud, seperti pecahan dan bagian roket, hingga bahkan serpihan cat mikroskopis yang beredar abadi di orbit planet ini.

Sampah antariksa ini ada di kisaran 2.000 kilometer di atas permukaan planet.

Beberapa memang ditemukan pada tingkat lebih tinggi atau lebih rendah, namun kebanyakan berada pada ketinggian tersebut.

baca juga

Mengacu pada laporan Jaringan Pengawasan Luar Angkasa Amerika Serikat beberapa tahun silam, setidaknya terdapat lebih dari 15.000 puing luar angkasa berukuran lebih dari 10 cm, dan lebih dari 200.000 puing dengan ukuran antara 1 hingga 10 cm. Sisanya berjumlah jutaan dengan ukuran lebih kecil.

Beredar Cepat dan Terkadang Bergesekan dengan Lapisan Atmosfer

Puing antariksa ini tidak melayang diam, namun bergerak dengan kecepatan tinggi. Beberapa tercatat hingga kecepatan 8 kilometer per detik, yang menghasilkan tenaga cukup besar untuk merusak pesawat ruang angkasa atau satelit yang beredar di atas bumi.

Namun puing ini terbang dengan arah yang relatif sama, sehingga dapat menjadi celah untuk pesawat luar angkasa atau benda lain yang diprogram mengorbit di atas Bumi tetap beroperasi dengan aman.

Jenis Sampah Antariksa yang Tercatat

Jika melihat jenisnya, terdapat cukup banyak benda yang melayang dan melaju cepat di orbit Bumi. Mulai dari pecahan satelit yang sudah tidak aktif, sisa roket, hingga barang yang ditinggalkan oleh para astronot dan penjelajah langit.

Beberapa barang "ikonik" yang tercatat turut menjadi sampah luar angkasa misalnya sarung tangan cadangan milik astronot Ed White di tahun 1965, kemudian spatula yang hilang oleh astronot Piers Sellers di tahun 2005, kamera milik astronot Sunita Williams pada tahun 207, hingga gambar Andy Warhol yang ditinggalkan oleh misi Apollo pada 1969 lalu.

Berkas Cahaya di Langit Lampung

Terkait dengan pembahasan apa saja sampah antariksa, misteri cahaya di atas langit Lampung menjadi lebih masuk akal.

Disampaikan oleh Kepala Pusat Observatorium Astronomi Itera Lampung, Annisa Novia Indra Putri, objek tersebut bukanlah komet atau meteor alami.

Dirinya menduga bahwa objek bercahaya ini adalah sisa peluncuran roket yang terbakar saat kembali masuk ke atmosfer bumi, yang bergesekan dengan lapisan udara yang ada.

Annisa kemudian menghimbau pada masyarakat untuk tetap tenang karena fenomena ini tidak berbahaya.

Fenomena yang terjadi di ruang langit memang selalu jadi bahasan menarik untuk dibahas karena relatif jarang terjadi.

Terlebih ketika masyarakat mulai terbuka pada berbagai informasi yang beredar, termasuk fenomena langit seperti meteor, hingga roket yang diluncurkan oleh negara-negara berkonflik.

Itu tadi sedikit penjelasan tentang apa saja sampah antariksa terkait dengan misteri cahaya di langit Lampung yang akhirnya terungkap, semoga bermanfaat!

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tarif Tol Lampung untuk Semua Ruas, Cek sebelum Mudik Lebaran Idul Fitri

Tarif Tol Lampung untuk Semua Ruas, Cek sebelum Mudik Lebaran Idul Fitri

Otomotif | Selasa, 17 Maret 2026 | 11:12 WIB

Daftar Kantor BRI Bengkulu dan Lampung yang Beroperasi Selama Idulfitri 2026

Daftar Kantor BRI Bengkulu dan Lampung yang Beroperasi Selama Idulfitri 2026

Bri | Sabtu, 14 Maret 2026 | 11:12 WIB

Usut Dugaan Korupsi di Lampung Tengah, KPK Panggil Irawan Budi Waskito ke Gedung Merah Putih

Usut Dugaan Korupsi di Lampung Tengah, KPK Panggil Irawan Budi Waskito ke Gedung Merah Putih

News | Jum'at, 20 Februari 2026 | 16:22 WIB

Terkini

Agensi Yoo Hae Jin Beri Peringatan Keras Usai Kehidupan Pribadi Diserang

Agensi Yoo Hae Jin Beri Peringatan Keras Usai Kehidupan Pribadi Diserang

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:00 WIB

IHSG Rawan Koreksi, Ini Saham Rekomendasi BRI Danareksa Hingga BNI Sekuritas

IHSG Rawan Koreksi, Ini Saham Rekomendasi BRI Danareksa Hingga BNI Sekuritas

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:55 WIB

GMFI Ekspansi ke Oman, Bidik Pasar Bengkel Pesawat Timur Tengah hingga Eropa

GMFI Ekspansi ke Oman, Bidik Pasar Bengkel Pesawat Timur Tengah hingga Eropa

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:54 WIB

Dua Pegawai Rutan Depok Diduga Jadi Penyedia Sabu dan Alat Musik untuk Pesta Narkoba

Dua Pegawai Rutan Depok Diduga Jadi Penyedia Sabu dan Alat Musik untuk Pesta Narkoba

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:50 WIB

500 Dapur MBG Kena Suspend, Ada yang Masak di Bawah Sarang Burung Walet

500 Dapur MBG Kena Suspend, Ada yang Masak di Bawah Sarang Burung Walet

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:46 WIB

OJK Terima 35.438 Pengaduan Keuangan Ilegal, Terbanyak dari Pinjol Nakal

OJK Terima 35.438 Pengaduan Keuangan Ilegal, Terbanyak dari Pinjol Nakal

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:45 WIB

Kabut Asap Karhutla, Pemkab Kuansing Kembali Minta Siswa Belajar dari Rumah

Kabut Asap Karhutla, Pemkab Kuansing Kembali Minta Siswa Belajar dari Rumah

Riau | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:36 WIB

AI, Kripto, dan Kejahatan Siber Jadi Ancaman Nyata Perbankan Global

AI, Kripto, dan Kejahatan Siber Jadi Ancaman Nyata Perbankan Global

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:33 WIB

Drishyam: The Conclusion, Ketika Hukum Berbenturan dengan Hati Nurani

Drishyam: The Conclusion, Ketika Hukum Berbenturan dengan Hati Nurani

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Anggota DPRD Bekasi Dituntut 10 Bulan, Keluarga Korban Pengeroyokan: Tidak Masuk Akal!

Anggota DPRD Bekasi Dituntut 10 Bulan, Keluarga Korban Pengeroyokan: Tidak Masuk Akal!

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:27 WIB

×