Donald Trump Ancam Habisi Iran dalam Satu Malam, Teheran Siapkan Rudal Besar

Farah Nabilla, Rezza Dwi Rachmanta

Selasa, 07 April 2026 | 17:17 WIB
Donald Trump Ancam Habisi Iran dalam Satu Malam, Teheran Siapkan Rudal Besar
Ilustrasi Rudal Iran. [Tangkap layar X]
baca 10 detik
  • Donald Trump ancam hancurkan Iran dalam satu malam jika kesepakatan gagal.

  • Iran mengklaim miliki persediaan rudal besar untuk serang pangkalan Amerika Serikat.

  • Teheran bantah laporan Israel dan siapkan rudal besar.

Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump baru-baru ini mengumbar ancaman ke Iran. Menurut Trump, AS dapat menghabisi Iran dalam satu malam saja.

Tak berselang lama dari pernyataan Donald Trump, Iran mengatakan bahwa mereka masih mempunyai banyak cadangan rudal untuk menyerang Israel dan pangkalan AS di Timur Tengah.

Media lokal bersumber dari Kantor Berita Fars mewawancarai seorang petinggi militer serta mengungkap bila Teheran mempunyai persediaan rudal sangat besar.

"Iran mempunyai persediaan rudal yang 'sangat besar', dengan semua pangkalan beroperasi dan peluncuran terus berlanjut setiap hari," tulis laporan Kantor Berita Fars (Fars News Agency).

Berita tersebut diyakini sebagai 'balasan' atas ancaman Trump serta tuduhan IDF bahwa stok rudal Iran telah menipis.

Sumber dari Iran membantah klaim bahwa persediaan telah 'habis', dan menyatakan bahwa persenjataan di satu 'Kota Rudal' tiga kali lebih besar daripada perkiraan yang diberikan oleh tentara pendudukan Israel.

Serangan rudal Iran ke pangkalan militer gabungan AS-Inggris di Samudra Hindia memicu kekhawatiran baru tentang kemampuan jarak jauh rudal milik Teheran. [Tangkap layar X]
Serangan rudal Iran ke pangkalan militer gabungan AS-Inggris di Samudra Hindia memicu kekhawatiran baru tentang kemampuan jarak jauh rudal milik Teheran. [Tangkap layar X]

Laporan intelijen dari media Iran mengklaim mempunyai persediaan antara 2.000-2.500 rudal.

Donald Trump Bermanuver, Iran Tak Mau Kalah

Pernyataan terbaru Donald Trump menambah panas situasi di Timur Tengah.

baca juga

Presiden AS mengancam akan melenyapkan Iran bila negara tersebut gagal mencapai kesepakatan sebelum tenggat waktu yang diberikan.

"Seluruh negara (Iran) bisa hancur dalam satu malam. Dan malam itu mungkin besok malam," ancam Donald Trump saat konferensi pers pada Senin (7/4/2026) dikutip dari BBC dan Aljazeera.

Trump mendesak agar Iran tak lagi memblokir Selat Hormuz serta meredakan serangan drone.

Batas waktu yang ditetapkan Trump untuk kesepakatan yang "dapat diterima" (mencakup arus bebas energi melalui Teluk) adalah pukul 20:00 waktu Washington DC pada hari Selasa (00:00 GMT pada hari Rabu).

Ancaman Donald Trump lantas viral di media sosial. Ia turut mengancam kembali Iran dengan narasi 'Zaman Batu'.

"Mereka tidak akan memiliki jembatan. Mereka tidak akan memiliki pembangkit listrik. Iran akan dikembalikan ke Zaman Batu," ancam Donald Trump.

Presiden Amerika Serikat memuji operasi yang berujung pada penyelamatan para pilot AS di Iran sebagai "bersejarah".

Saya memerintahkan angkatan bersenjata Amerika untuk melakukan apa pun yang diperlukan untuk membawa para prajurit pemberani kita kembali ke rumah,” kata Trump.

Tak gentar dengan ancaman Trump, media Iran memberitakan bahwa mereka telah menyediakan rudal besar.

Sayang, laporan hanya menyebut 'cadangan rudal besar melimpah' tanpa menyebut jenis rudalnya.

Sebagai referensi, Iran mempunyai beberapa jenis rudal yang mencakup Rudal Balistik Jarak Pendek (SRBM), Rudal Balistik Jarak Menengah (MRBM), dan Rudal Balistik Jarak Jauh.

Deretan rudal jarak pendek yang sering dipakai dalam penyerangan termasuk Shahab-1 & 2, Fateh-110, dan Qiam-1.

Dua rudal pertama mempunyai jangkauan 300 km sementara Qiam dapat tembus 800 km. Berat hulu ledak juga bervariasi dari 450, 650, hingga 1.000 kg.

Iran turut memiliki rudal jarak menengah serta jauh dengan tingkat kerusakan mengerikan yaitu Shahab-3 (1.300 km), Sejjil (2.000 km), bahkan Khorramshahr-4 (2.000-3000 km).

Rudal Balistik Jarak Jauh Iran diklaim mampu membawa hulu ledak hingga 1.500 kg.

Ancaman Donald Trump yang viral membuat beberapa video tentang serangan Iran makin masif beredar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Memo Rahasia: Ayatollah Mojtaba Khamenei Kritis, Koma, Dirawat di Qom

Memo Rahasia: Ayatollah Mojtaba Khamenei Kritis, Koma, Dirawat di Qom

News | Selasa, 07 April 2026 | 16:17 WIB

Mengapa Perang Iran Membuat Harga Plastik Naik di Asia?

Mengapa Perang Iran Membuat Harga Plastik Naik di Asia?

News | Selasa, 07 April 2026 | 15:55 WIB

Trump Ingin AS Pungut Tarif Kapal di Selat Hormuz, Geser Dominasi Iran di Jalur Minyak Dunia

Trump Ingin AS Pungut Tarif Kapal di Selat Hormuz, Geser Dominasi Iran di Jalur Minyak Dunia

News | Selasa, 07 April 2026 | 15:16 WIB

Donald Trump Terancam Jadi Penjahat Perang Jika Hancurkan Infrastruktur Sipil Iran

Donald Trump Terancam Jadi Penjahat Perang Jika Hancurkan Infrastruktur Sipil Iran

News | Selasa, 07 April 2026 | 15:12 WIB

Terkini

Guru PPPK Senior Terancam Kalah dari Fresh Graduate? Muncul Usul Masa Kerja Jadi Penentu Seleksi PNS

Guru PPPK Senior Terancam Kalah dari Fresh Graduate? Muncul Usul Masa Kerja Jadi Penentu Seleksi PNS

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Kemenhut Bongkar Pembalakan Liar dan Tetapkan Enam Tersangka di Riau

Kemenhut Bongkar Pembalakan Liar dan Tetapkan Enam Tersangka di Riau

Riau | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:55 WIB

Kritik Simbolik HUT RI: Kemerdekaan Itu Milik Warga, Bukan Milik Presiden dan Kroni-kroninya

Kritik Simbolik HUT RI: Kemerdekaan Itu Milik Warga, Bukan Milik Presiden dan Kroni-kroninya

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:50 WIB

5 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Anti Aging untuk Wanita Usia 40 Tahun, Bikin Kulit Lembut

5 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Anti Aging untuk Wanita Usia 40 Tahun, Bikin Kulit Lembut

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:47 WIB

Diduga Kelelahan, Relawan Korban Gempa NTT Meninggal Dunia, Ini Kronologinya

Diduga Kelelahan, Relawan Korban Gempa NTT Meninggal Dunia, Ini Kronologinya

Jatim | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:44 WIB

Makin Menarik, Kenshi Yonezu hingga Toko Miura Gabung Live-Action Look Back

Makin Menarik, Kenshi Yonezu hingga Toko Miura Gabung Live-Action Look Back

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:40 WIB

7 Cara Melakukan Double Cleansing yang Benar untuk Kulit Sehat Bercahaya

7 Cara Melakukan Double Cleansing yang Benar untuk Kulit Sehat Bercahaya

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:25 WIB

Fenomena 'Lebih Galak yang Ngutang': Saat Niat Baik Berujung Sakit Hati

Fenomena 'Lebih Galak yang Ngutang': Saat Niat Baik Berujung Sakit Hati

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:16 WIB

Bawa Bantuan Miliaran Rupiah ke Korban Gempa NTT, Dedi Mulyadi: Ditengok Saja Sudah Bahagia

Bawa Bantuan Miliaran Rupiah ke Korban Gempa NTT, Dedi Mulyadi: Ditengok Saja Sudah Bahagia

Jabar | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:12 WIB

Jejak Trauma Daycare Little Aresha: Membongkar Kekerasan yang Sistematis

Jejak Trauma Daycare Little Aresha: Membongkar Kekerasan yang Sistematis

Video | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:10 WIB

×