Sampai Kapan Harga Ponsel Bertambah Mahal? Analis Ungkap Krisis Memori hingga 2027

Farah Nabilla, Rezza Dwi Rachmanta

Selasa, 05 Mei 2026 | 14:41 WIB
Sampai Kapan Harga Ponsel Bertambah Mahal? Analis Ungkap Krisis Memori hingga 2027
Harga Infinix GT 50 Pro jauh lebih mahal dibanding Infinix GT 30 Pro. (Infinix)
baca 10 detik
  • Krisis chip memori diprediksi membuat harga ponsel mahal hingga akhir 2027.

  • Dominasi produksi chip untuk kecerdasan buatan menjadi penyebab utama kenaikan harga.

  • Merek besar seperti Samsung dan Infinix sudah menaikkan harga secara signifikan.

Sebagai contoh, Redmi Note 14 4G (8GB/128GB) dulu hanya Rp2,4 juta. Redmi Note 15 4G (8GB/128GB) sekarang sudah dipatok mencapai Rp2,9 juta.

Pada awal April lalu, Vivo dan iQOO kompak menaikkan harga berbagai segmen dari Rp200 ribu hingga Rp800 ribu.

Sampai Kapan Harga Ponsel Bertambah Mahal?

Terdapat berbagai pandangan untuk jawaban pertanyaan tersebut.

Pandangan pertama mengungkap bahwa harga ponsel kemungkinan berangsur 'sedikit lebih murah' pada akhir 2026.

Namun sebagai catatan, stok chip memori smartphone harus sudah membaik pada Q4 2026.

Harga ponsel kemungkinan tetap merangkak naik setidaknya hingga akhir 2026 atau awal 2027, sampai teknologi AI generatif dan fabrikasi chipset 2nm mencapai skala ekonomi yang lebih efisien.

Analis dari IDC dan Gartner memprediksi bahwa ketidakseimbangan ini mungkin baru akan mencapai titik stabil pada 2027 atau 2028.

Harga berangsur pulih setelah pembangunan pabrik-pabrik baru (fabs) yang saat ini sedang dikerjakan mulai beroperasi secara penuh.

baca juga

Kabar kurang menggembirakan datang dari firma riset Counterpoint.

Firma riset membeberkan bahwa pengiriman smartphone global pada Q1 2026 telah menurun hingga 6 persen.

Analis Senior Shilpi Jain dari Counterpoint berpendapat, penurunan disebabkan oleh prioritas pusat data AI daripada elektronik konsumen, sehingga OEM mengalami margin yang tertekan dan memaksa mereka untuk membebankan peningkatan biaya Bill of Material (BOM) langsung kepada konsumen.

Counterpoint memprediksi bila krisis chip memori dapat berlangsung hingga akhir 2027.

"Prospek untuk tahun 2026 tetap lemah, karena krisis memori mungkin akan berlanjut hingga akhir tahun 2027. Produsen perangkat (OEM) diperkirakan akan memprioritaskan nilai daripada volume, pembaruan konfigurasi, memangkas model dengan margin rendah, dan memanfaatkan perangkat rekondisi untuk mempertahankan pengguna dengan anggaran terbatas. Dengan tren premiumisasi yang tetap stabil tetapi margin berada di bawah tekanan, merek akan semakin bergantung pada perangkat lunak, perluasan ekosistem, dan layanan untuk pertumbuhan di kuartal mendatang," tulis Counterpoint.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

13 HP Infinix RAM Besar di Bawah Rp2 Juta Mei 2026, Mana Pilihanmu?

13 HP Infinix RAM Besar di Bawah Rp2 Juta Mei 2026, Mana Pilihanmu?

Tekno | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:21 WIB

6 Pilihan Tablet Murah Terbaru 2026: Layar Lebar, Streaming Makin Puas

6 Pilihan Tablet Murah Terbaru 2026: Layar Lebar, Streaming Makin Puas

Your Say | Senin, 04 Mei 2026 | 13:50 WIB

Bye-Bye Powerbank! Redmi Siapkan HP dengan Baterai Raksasa 12.000 mAh

Bye-Bye Powerbank! Redmi Siapkan HP dengan Baterai Raksasa 12.000 mAh

Your Say | Senin, 04 Mei 2026 | 07:40 WIB

5 Pilihan HP Infinix RAM Besar dan Kamera Bening Mulai Rp1 Jutaan

5 Pilihan HP Infinix RAM Besar dan Kamera Bening Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:05 WIB

Terkini

Implementasi Pembatasan Ekspor Batu Bara Bikin Ekonomi Sektor Tambang Jeblok, BPS Ungkap Angkanya

Implementasi Pembatasan Ekspor Batu Bara Bikin Ekonomi Sektor Tambang Jeblok, BPS Ungkap Angkanya

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:40 WIB

Abdul Wahid Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ajukan Banding

Abdul Wahid Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ajukan Banding

Riau | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:37 WIB

Dorong Digitalisasi PAD Gowa, BRI Hadirkan Integrasi Sistem Pembayaran Lewat BRIAPI

Dorong Digitalisasi PAD Gowa, BRI Hadirkan Integrasi Sistem Pembayaran Lewat BRIAPI

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:37 WIB

Waspada! Modus Baru Judi Online Pakai QRIS, Deposit Rp5.000 Sasar Anak-anak

Waspada! Modus Baru Judi Online Pakai QRIS, Deposit Rp5.000 Sasar Anak-anak

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:33 WIB

Geledah Kantor Imigrasi Jakpus dan Jaksel, KPK Sita 8.500 Dolar Singapura Terkait Kasus Silmy Karim

Geledah Kantor Imigrasi Jakpus dan Jaksel, KPK Sita 8.500 Dolar Singapura Terkait Kasus Silmy Karim

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:32 WIB

BPS: Pengangguran Sumsel Naik Jadi 3,60 Persen, Pertanian Tetap Serap Terbanyak

BPS: Pengangguran Sumsel Naik Jadi 3,60 Persen, Pertanian Tetap Serap Terbanyak

Sumsel | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:30 WIB

M3GAN: Perpaduan Unik Horor Fiksi Ilmiah dan Komedi Satire yang Cerdas!

M3GAN: Perpaduan Unik Horor Fiksi Ilmiah dan Komedi Satire yang Cerdas!

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Hakim Kabulkan 5 Saksi, Nadiem Optimistis Menang Banding

Hakim Kabulkan 5 Saksi, Nadiem Optimistis Menang Banding

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:29 WIB

Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis

Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:29 WIB

Kita Tak Kekurangan Program Lingkungan, Kita Kekurangan Kebiasaan

Kita Tak Kekurangan Program Lingkungan, Kita Kekurangan Kebiasaan

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:28 WIB

×