Rupiah Anjlok, Harga Laptop Acer Kena Imbas

Dythia Novianty

Jum'at, 22 Mei 2026 | 08:40 WIB
Rupiah Anjlok, Harga Laptop Acer Kena Imbas
Harga Acer Swift Terbaru, Jakarta, Kamis (21/5/2026). [Suara.com/Dythia]
baca 10 detik
  • Melemahnya nilai tukar rupiah menyebabkan harga laptop di Indonesia naik lebih dari sepuluh persen sejak tahun lalu.
  • Acer tetap menjaga harga produknya agar tetap kompetitif di pasar Indonesia meskipun diterpa fluktuasi kurs mata uang.
  • Perusahaan mengandalkan momentum musim kembali ke sekolah dan berbagai promo untuk mendongkrak penjualan laptop di masa depan.

Suara.com - Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mulai berdampak pada industri gadget dan laptop di Indonesia.

Acer mengungkapkan harga laptop di pasar saat ini sudah mengalami kenaikan lebih dari 10 persen dibandingkan tahun lalu akibat tingginya ketergantungan terhadap produk impor.

Consumer and Gaming Notebook Product Manager Acer Indonesia, Matius Tirtawirya, mengatakan hampir seluruh merek laptop yang mengandalkan impor terkena dampak serupa akibat fluktuasi kurs mata uang.

“Untuk dampak sih pasti ya, karena mau gimana pun ini produk impor. Tapi yang pasti adalah kita maintain dari sisi competitiveness harga di market sehingga konsumen Acer tetap bisa membeli Acer ke depannya dan tidak berpindah ke yang lain,” ujarnya usai jumpa pers di Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Menurut dia, kenaikan harga laptop sebenarnya sudah mulai terjadi sejak tahun lalu dan kini semakin terasa dalam beberapa bulan terakhir.

“Kalau dibandingkan Desember tahun lalu kemudian di beberapa bulan belakangan ini bisa dilihat sebenarnya peningkatannya lebih dari 10 persen. Itu bisa dilihat di semua brand, terjadi di semua e-commerce,” jelas pria yang akrab disapa Mas Jon ini.

Consumer and Gaming Notebook Product Manager Acer Indonesia, Matius Tirtawirya dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (21/5/2026). [Suara.com/Dythia]
Consumer and Gaming Notebook Product Manager Acer Indonesia, Matius Tirtawirya dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (21/5/2026). [Suara.com/Dythia]

Tak hanya faktor kurs rupiah, Acer juga menyoroti kondisi pasar digital yang membuat harga produk di berbagai platform e-commerce menjadi semakin tinggi.

“Apalagi platform memberikan harga lebih tinggi lagi,” imbuhnya.

Meski harga laptop naik, ia mengaku, Acer masih menjaga strategi agar produknya tetap kompetitif di pasar Indonesia, terutama di segmen harga favorit masyarakat.

baca juga

Perusahaan akan melihat bagaimana kondisi pasar di range harga Rp8 juta hingga Rp10 juta.

“Kita lebih melihat daya beli orang yang strong. Contoh misalkan market Indonesia besar di Rp8-10 juta, kita tetap harus punya SKU di situ. Point of View kita bukan di SKU dulu, tapi di mana orang bisa beli laptop,” jelas Mas Jon.

Di tengah kondisi ekonomi dan tekanan kurs rupiah, ia menyebut, tren penjualan laptop sejauh ini masih cukup positif. Namun perusahaan berharap pemerintah dapat menjaga daya beli masyarakat agar pasar gadget dan teknologi tetap tumbuh.

“Tren penjualan dari kita so far masih oke. Cuma kita terus berharap pemerintah Indonesia punya improvement sehingga daya beli masyarakat ini tidak menurun ke depannya,” ungkap Mas Jon.

Namun, dirinya menegaskan bahwa Acer optimistis momentum musim back to school dalam waktu dekat akan membantu mendongkrak penjualan laptop melalui berbagai promo yang tengah disiapkan perusahaan.

“Sebentar lagi back to school, kemudian nanti kita juga ada promo-promo yang lebih menarik biar semua itu bisa sukses,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ganjar Mau Pemerintah Ikut Andil di Industri Gadget, Harga Laptop Maksimal Rp 1 Juta

Ganjar Mau Pemerintah Ikut Andil di Industri Gadget, Harga Laptop Maksimal Rp 1 Juta

Tekno | Minggu, 04 Februari 2024 | 21:09 WIB

Daftar Harga Laptop Axioo Februari 2024, Mulai dari Rp 2 Jutaan

Daftar Harga Laptop Axioo Februari 2024, Mulai dari Rp 2 Jutaan

Tekno | Kamis, 01 Februari 2024 | 11:22 WIB

Resmi Dirilis ke Indonesia, Harga Laptop Acer Swift Edge Mulai Rp 20 Juta

Resmi Dirilis ke Indonesia, Harga Laptop Acer Swift Edge Mulai Rp 20 Juta

Tekno | Kamis, 13 Oktober 2022 | 05:35 WIB

Masuk Indonesia, Harga Laptop Huawei MateBook X Pro Mulai Rp 33 Juta

Masuk Indonesia, Harga Laptop Huawei MateBook X Pro Mulai Rp 33 Juta

Tekno | Kamis, 28 Juli 2022 | 16:55 WIB

Resmi Masuk Indonesia, Harga Laptop Huawei MateBook D16 Mulai Rp 14 Juta

Resmi Masuk Indonesia, Harga Laptop Huawei MateBook D16 Mulai Rp 14 Juta

Tekno | Kamis, 28 Juli 2022 | 00:06 WIB

Harga Laptop Lenovo di Indonesia Naik Akibat Krisis Cip

Harga Laptop Lenovo di Indonesia Naik Akibat Krisis Cip

Tekno | Kamis, 23 Juni 2022 | 18:49 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×