- Penyebab utama kipas angin tidak berputar adalah kerusakan pada komponen kapasitor.
- Kenali ciri kerusakan melalui getaran mesin dan suara dengung motor.
- Lakukan tes kabel mandiri dengan aman sebelum membeli kapasitor baru.
Suara.com - Masalah kipas angin tidak berputar ketika cuaca panas memang membuat kesal, tetapi Anda jangan terburu-buru untuk membuangnya dan membeli baru.
Kipas angin tidak berputar ini sebenarnya masalah yang masih bisa diatasi sendiri di rumah dengan alat sederhana tanpa bantuan tukang servis.
Menurut tukang servis elektronik, Dedi Yustiadi, dalam unggahan di kanal YouTube Dewi Teknik 2 PND, ada tiga penyebab utama kipas angin macet, yakni kerusakan pada fuse (sekring), bushing yang seret, atau kapasitor yang sudah lemah.
Jika kipas Anda masih mengeluarkan suara dengung tapi tidak mau berputar, besar kemungkinan masalahnya terletak pada kapasitor.
"Untuk kapasitor itu biasanya kipas berdengung pada bagian motornya, lalu jika diputar dengan tangan maka ia akan berputar kembali," jelas Dedi Yustiadi dalam video tutorial tersebut.
Berikut adalah langkah-langkah praktis yang dibagikan Dedi untuk memastikan kerusakan kapasitor dan cara memperbaikinya.

1. Kenali Ciri Kerusakan Kapasitor
Ciri yang paling mudah dikenali adalah ketika kipas dinyalakan, as (poros) kipas tidak berputar tapi terasa ada getaran dan suara dengung.
Jika as diputar manual ke arah kiri atau kanan menggunakan tangan dan kipas mulai berputar, maka dipastikan kapasitor Anda sudah mati atau nilai microfarad-nya berkurang.
2. Cara Tes Cepat Tanpa Alat Ukur
Dedi membagikan trik cepat bagi orang awam yang tidak memiliki avometer untuk mengecek kondisi dinamo dan kapasitor:
- Buka penutup motor kipas hingga terlihat kapasitor (kotak hitam kecil).
- Kupas sedikit atau potong kedua kabel yang menuju kapasitor.
- Colokkan steker kipas ke sumber listrik (hati-hati, kondisi mesin sedang dialiri listrik).
Saat dinamo sedang mendengung, tempelkan kedua ujung kabel yang sudah dikupas tadi secara bersamaan (dikonsletkan sesaat).
Jika dinamo tiba-tiba berputar kencang setelah kedua kabel ditempelkan, itu tandanya dinamo masih sehat dan hanya kapasitornya yang perlu diganti.
3. Ganti dengan Kapasitor Baru
Setelah dipastikan kapasitor rusak, belilah kapasitor baru dengan nilai yang sama, misalnya 1.5uF atau sesuai bawaan.
4. Perhatikan Keamanan Kabel
Langkah terakhir yang tidak kalah penting adalah faktor keamanan. Pastikan semua sambungan kabel terbungkus dengan rapat menggunakan isolasi listrik.
"Demi keamanan, setiap kita menyambung kabel kita bungkus dengan isolasi ataupun selongsong bakar agar terhindar dari korsleting listrik," pesan Dedi dalam videonya.