Transaksi Digital Makin Mudah, OVO Ingatkan Bahaya Pengeluaran Kecil yang Diam-Diam Menguras Gaji

Dythia Novianty

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:40 WIB
Transaksi Digital Makin Mudah, OVO Ingatkan Bahaya Pengeluaran Kecil yang Diam-Diam Menguras Gaji
Ilustrasi dompet digital. (Unsplash)
baca 10 detik
  • Fenomena gaji numpang lewat dipicu oleh akumulasi transaksi kecil impulsif melalui dompet digital dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
  • OVO dan Finansialku menyelenggarakan edukasi literasi keuangan pada Juli 2026 untuk mendorong pengelolaan anggaran yang lebih disiplin.
  • OVO memperkuat sistem keamanan serta menyediakan layanan menabung guna membantu pengguna mengelola dana secara produktif dan aman.

Suara.com - Di balik kenyamanan transaksi tanpa uang tunai, muncul tantangan baru yang mulai dirasakan banyak masyarakat, yakni fenomena "gaji numpang lewat". 

Pengeluaran kecil yang dilakukan berulang kali sering kali tidak terasa, tetapi mampu menghabiskan sebagian besar pendapatan bulanan tanpa disadari.

Fenomena tersebut menjadi perhatian seiring semakin masifnya penggunaan dompet digital dalam kehidupan sehari-hari. 

Mulai dari membeli makanan, membayar transportasi, berbelanja kebutuhan rumah tangga hingga membayar tagihan, semuanya kini dapat dilakukan hanya dalam hitungan detik melalui ponsel.

Data OVO menunjukkan bahwa penggunaan pembayaran digital terus meningkat signifikan. Dalam lima tahun terakhir, total transaksi di platform tersebut tumbuh 77 persen dibandingkan 2021, dengan ratusan ribu pengguna aktif bertransaksi setiap hari.

Tak hanya jumlah transaksi yang meningkat, pola penggunaannya pun berubah. Jika pada 2021 sekitar 68 persen transaksi berasal dari merchant online, maka pada 2025 justru 69 persen transaksi dilakukan di merchant offline, didorong semakin luasnya adopsi QRIS di berbagai sektor usaha.

Kategori makanan dan minuman (F&B) menjadi penyumbang transaksi terbesar di merchant offline. Pada Mei 2026, sektor ini menyumbang sekitar 36,7 persen dari total transaksi OVO. 

Menariknya, sebagian besar transaksi berasal dari pembelian bernilai kecil namun dilakukan secara rutin, seperti membeli kopi, jajanan, paket nasi ayam, es krim hingga camilan.

Tren tersebut menunjukkan bahwa pembayaran digital kini bukan lagi sekadar alat transaksi daring, melainkan telah menjadi bagian dari aktivitas harian masyarakat.

baca juga

Melihat perubahan perilaku tersebut, OVO bersama Finansialku menggelar OVOFinTalk bertema "Bijak di Era Cashless: Membangun Kebiasaan Finansial yang Lebih Cerdas dan Aman di Era Digital" sebagai upaya meningkatkan literasi keuangan masyarakat.

Asep Haekal, Head of Strategy, Integrated Marketing Communication, Transport, OVO & Bank, mengatakan kemudahan transaksi digital harus diimbangi dengan kemampuan mengelola keuangan secara lebih disiplin.

"Transaksi non-tunai kini sudah menjadi bagian dari rutinitas harian finansial masyarakat. Karena itu, kemudahan transaksi perlu dibarengi dengan literasi finansial agar pengguna dapat lebih sadar terhadap pola pengeluaran mereka. Melalui OVOFinTalk bersama Finansialku, kami ingin mendorong pengguna agar dapat memanfaatkan layanan digital secara lebih bijak, aman, dan terencana," ujar Haekal.

Senada, Melvin Mumpuni, Certified Financial Planner (CFP) sekaligus Founder Finansialku, menilai gaya hidup cashless sebenarnya bukanlah masalah selama pengguna tetap memiliki kontrol terhadap pengeluarannya.

"Cashless lifestyle bisa sangat membantu jika digunakan dengan sadar. Yang penting, pengguna perlu rutin mengecek histori transaksi, membatasi budget harian, serta membedakan kebutuhan dan keinginan," kata Melvin dalam keterangan resminya, Selasa (7/7/2026).

Ia melihat, kebiasaan sederhana ini dapat membantu menjaga pengeluaran tetap terkendali meskipun transaksi kini semakin mudah dilakukan,.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bisakah Membatalkan Transaksi PayLater Kredivo yang Sudah Telanjur?

Bisakah Membatalkan Transaksi PayLater Kredivo yang Sudah Telanjur?

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 09:00 WIB

Rupiah Melemah Lagi, Defisit Transaksi Berjalan Sentuh Titik Terendah dalam 6 Tahun

Rupiah Melemah Lagi, Defisit Transaksi Berjalan Sentuh Titik Terendah dalam 6 Tahun

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 16:09 WIB

Mengerikan! BI Catat Defisit Transaksi Berjalan RI Melonjak Jadi Rp70 Triliun

Mengerikan! BI Catat Defisit Transaksi Berjalan RI Melonjak Jadi Rp70 Triliun

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:16 WIB

Diskon Biaya Transaksi Bisnis hingga Rp500 Ribu! Simak Caranya di Sini

Diskon Biaya Transaksi Bisnis hingga Rp500 Ribu! Simak Caranya di Sini

Bri | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:36 WIB

Diam-diam Danantara Beli Saham GOTO, Nilai Transaksinya Dirahasiakan

Diam-diam Danantara Beli Saham GOTO, Nilai Transaksinya Dirahasiakan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:18 WIB

Inabuyer B2B2G Expo 2026 Dibuka, Target Transaksi UMKM Tembus Rp2,5 Triliun

Inabuyer B2B2G Expo 2026 Dibuka, Target Transaksi UMKM Tembus Rp2,5 Triliun

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:09 WIB

Terkini

Cuaca Panas Menyengat, Warga Diminta Tak Beraktivitas di Luar, Ini Alasannya

Cuaca Panas Menyengat, Warga Diminta Tak Beraktivitas di Luar, Ini Alasannya

Jogja | Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:18 WIB

Peneliti Meninggal Diduga Akibat Bakteri Wabah Mematikan, AS Minta Rusia Transparan

Peneliti Meninggal Diduga Akibat Bakteri Wabah Mematikan, AS Minta Rusia Transparan

Health | Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:08 WIB

Lonjakan Jutaan Tablet Alprazolam di Sleman, Dinkes Catat Penebusan Dobel hingga Apoteker Diancam

Lonjakan Jutaan Tablet Alprazolam di Sleman, Dinkes Catat Penebusan Dobel hingga Apoteker Diancam

Jogja | Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:04 WIB

Denny Indrayana Desak Gibran Mundur dari Wapres: Selayaknya Punya Rasa Malu!

Denny Indrayana Desak Gibran Mundur dari Wapres: Selayaknya Punya Rasa Malu!

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:04 WIB

Jebakan Overqualification: Ketika Gelar Sarjana Tertahan di Sektor Informal

Jebakan Overqualification: Ketika Gelar Sarjana Tertahan di Sektor Informal

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Warga Kotabumi Geger! Buaya Mendadak Muncul di Area Permukiman

Warga Kotabumi Geger! Buaya Mendadak Muncul di Area Permukiman

Lampung | Rabu, 07 Oktober 2026 | 07:57 WIB

BI dan ASEAN Soroti Penggunaan AI , Tata Kelola dan Stabilitas Keuangan Diperkuat

BI dan ASEAN Soroti Penggunaan AI , Tata Kelola dan Stabilitas Keuangan Diperkuat

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 07:52 WIB

Sempat Teriak Minta Tolong, Nenek di Tulungagung Tewas Terpanggang di Ladang Sendiri

Sempat Teriak Minta Tolong, Nenek di Tulungagung Tewas Terpanggang di Ladang Sendiri

Jatim | Rabu, 07 Oktober 2026 | 07:52 WIB

Nusron Wahid Diperiksa KPK Hari Ini! Bakal Dicecar soal Kasus Suap HGB

Nusron Wahid Diperiksa KPK Hari Ini! Bakal Dicecar soal Kasus Suap HGB

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 07:41 WIB

Analisis Teknikal IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini

Analisis Teknikal IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 07:39 WIB

×