Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.875,780
LQ45 581,783
Srikehati 287,931
JII 348,084
USD/IDR 17.955

Mengerikan! BI Catat Defisit Transaksi Berjalan RI Melonjak Jadi Rp70 Triliun

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:16 WIB
Mengerikan! BI Catat Defisit Transaksi Berjalan RI Melonjak Jadi Rp70 Triliun
Bank Indonesia (BI) melaporkan Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada triwulan I 2026 masih terjaga, namun defisit transaksi berjalan justru makin melebar hingga mencapai 4 miliar dolar AS atau setara sekitar Rp70 triliun (kurs Rp17.500 per dolar AS). Foto Suara.com
baca 10 detik
  • Defisit transaksi berjalan RI naik jadi Rp70 triliun.
  • Neraca pembayaran Indonesia tekor Rp159 triliun.
  • BI sebut cadangan devisa RI masih aman dan kuat.

Suara.com - Kinerja eksternal Indonesia mulai menunjukkan tekanan serius di awal 2026. Bank Indonesia (BI) melaporkan Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada triwulan I 2026 masih terjaga, namun defisit transaksi berjalan justru makin melebar hingga mencapai 4 miliar dolar AS atau setara sekitar Rp70 triliun (kurs Rp17.500 per dolar AS).

Angka tersebut melonjak dibandingkan triwulan IV 2025 yang tercatat defisit 2,5 miliar dolar AS. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran baru di tengah pelemahan ekonomi global dan terganggunya rantai pasok perdagangan internasional.

Direktur Eksekutif Komunikasi BI Ramdan Denny mengatakan surplus neraca perdagangan nonmigas masih terjadi, namun nilainya lebih rendah dibandingkan kuartal sebelumnya. Penyebab utamanya adalah perlambatan ekonomi dunia yang mulai memukul aktivitas perdagangan Indonesia.

“Neraca perdagangan nonmigas tetap membukukan surplus meskipun lebih rendah dibandingkan triwulan sebelumnya,” ujar Ramdan dalam keterangan resmi, Kamis (22/5/2026).

Di sisi lain, defisit neraca pendapatan primer ikut membengkak akibat kenaikan pembayaran kupon dan bunga utang. Meski begitu, neraca jasa tercatat membaik karena impor jasa freight mengalami penurunan.

Tak hanya transaksi berjalan, tekanan juga terlihat pada transaksi modal dan finansial. Pada triwulan I 2026, pos ini mencatat defisit 4,9 miliar dolar AS setelah sebelumnya surplus 9 miliar dolar AS pada akhir 2025.

Secara keseluruhan, NPI Indonesia tercatat defisit 9,1 miliar dolar AS atau setara sekitar Rp159 triliun. Meski demikian, BI memastikan posisi cadangan devisa masih aman di level 148,2 miliar dolar AS, cukup untuk membiayai 5,8 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

Di tengah gejolak pasar keuangan global, investasi langsung ke Indonesia masih mencatat surplus. Hal ini disebut menjadi sinyal bahwa investor asing masih percaya terhadap prospek ekonomi nasional dan iklim investasi domestik.

Namun, BI mengakui ketidakpastian global tetap menjadi ancaman besar terhadap ketahanan eksternal Indonesia ke depan. Karena itu, bank sentral bersama pemerintah akan terus memperkuat sinergi kebijakan untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.

baca juga

BI memperkirakan defisit transaksi berjalan sepanjang 2026 masih berada dalam level aman, yakni di kisaran 0,5 persen hingga 1,3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemendag Keluarkan Regulasi Baru terkait Perdagangan Karet Alam

Kemendag Keluarkan Regulasi Baru terkait Perdagangan Karet Alam

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:26 WIB

Perang Timur Tengah Picu Gejolak Ekonomi Global, Bos BI Waspadai Arus Modal Keluar

Perang Timur Tengah Picu Gejolak Ekonomi Global, Bos BI Waspadai Arus Modal Keluar

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 07:22 WIB

Produk Ekspor Indonesia Bisa Laku di Karena Rupiah Melemah, Tapi Ada Syaratnya

Produk Ekspor Indonesia Bisa Laku di Karena Rupiah Melemah, Tapi Ada Syaratnya

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 23:22 WIB

Terkini

Ekonom: Investor Butuh Kepastian Hukum di Indonesia, Bukan Sekedar Insentif!

Ekonom: Investor Butuh Kepastian Hukum di Indonesia, Bukan Sekedar Insentif!

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 21:13 WIB

Ekonom Beri Peringatan Soal Kebijakan B50: Lihat Peluang yang Dikorbankan

Ekonom Beri Peringatan Soal Kebijakan B50: Lihat Peluang yang Dikorbankan

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:43 WIB

Ditantang Putusan MK, Bakom Ungkap Alasan 30 Wamen Tetap Jabat Komisaris BUMN

Ditantang Putusan MK, Bakom Ungkap Alasan 30 Wamen Tetap Jabat Komisaris BUMN

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:07 WIB

IHSG Berpeluang Sentuh 6.000 Pekan Depan, AVIA hingga JPFA Bisa Jadi Pilihan

IHSG Berpeluang Sentuh 6.000 Pekan Depan, AVIA hingga JPFA Bisa Jadi Pilihan

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 19:56 WIB

BEI Usul Ubah Batas Auto Rejection Saham, Simak Aturan Terbarunya

BEI Usul Ubah Batas Auto Rejection Saham, Simak Aturan Terbarunya

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 19:46 WIB

Harga Minyak Dunia Bakal Turun Besar-besaran, 'Tandanya' Sudah Muncul

Harga Minyak Dunia Bakal Turun Besar-besaran, 'Tandanya' Sudah Muncul

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:51 WIB

Jadwal Cum Date 6-7 Juli 2026 dan Daftar 19 Saham Bagi Dividen Minggu Ini

Jadwal Cum Date 6-7 Juli 2026 dan Daftar 19 Saham Bagi Dividen Minggu Ini

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41 WIB

Sambut HUT ke-28, Bank Mandiri Kembali Gelar Donor Darah Serentak di 12 Region

Sambut HUT ke-28, Bank Mandiri Kembali Gelar Donor Darah Serentak di 12 Region

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:00 WIB

Bank Jago Fokus Inovasi Fitur untuk Gaet Nasabah, Gimana Kinerja Sahamnya?

Bank Jago Fokus Inovasi Fitur untuk Gaet Nasabah, Gimana Kinerja Sahamnya?

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 14:57 WIB

BBKP Pangkas Jumlah Karyawan dan Tutup Kantor Cabang, Ini Penyebabnya

BBKP Pangkas Jumlah Karyawan dan Tutup Kantor Cabang, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:43 WIB

×