Apakah HP Harus Dicas sampai 100 Persen? Ini Cara Tepat agar Baterai Tetap Sehat

Nur Khotimah

Rabu, 15 Juli 2026 | 12:19 WIB
Apakah HP Harus Dicas sampai 100 Persen? Ini Cara Tepat agar Baterai Tetap Sehat
Ilustrasi HP dicas. (Pexels/Julio Lopez)
baca 10 detik
  • Banyak pengguna bertanya apakah HP perlu dicas hingga 100 persen agar baterai tetap awet, terutama pada ponsel dengan baterai lithium-ion.
  • Kesehatan baterai dipengaruhi oleh kebiasaan pengisian daya, termasuk kapan mulai dan menghentikan proses pengisian, bukan hanya frekuensinya.
  • Simak penjelasan mengenai apakah HP perlu dicas sampai 100 persen serta cara mengisi daya yang tepat agar kesehatan baterai tetap terjaga.

Suara.com - Mengisi daya baterai HP merupakan aktivitas yang hampir dilakukan setiap hari oleh pengguna smartphone.

Namun, masih banyak yang bertanya-tanya apakah HP harus dicas sampai 100 persen agar baterainya tetap awet dan bekerja secara optimal.

Seiring berkembangnya teknologi baterai lithium-ion, cara pengisian daya juga mengalami perubahan dibandingkan dengan ponsel generasi lama.

Karena itu, beberapa kebiasaan yang dulu dianggap benar belum tentu masih sesuai untuk menjaga kesehatan baterai HP saat ini.

Menjaga baterai tetap sehat tidak hanya bergantung pada seberapa sering mengisi daya, tetapi juga kapan waktu yang tepat untuk mulai dan menghentikan proses pengisian.

Dengan menerapkan kebiasaan pengisian daya yang benar, kapasitas baterai dapat bertahan lebih lama dan performa HP tetap optimal untuk penggunaan sehari-hari.

Lalu, apakah HP harus dicas sampai 100 persen atau justru sebaiknya dihentikan sebelum penuh? Ini penjelasan lengkap tentang cara mengisi daya yang tepat agar kesehatan baterai tetap terjaga.

Apakah HP Harus Dicas sampai 100 Persen?

Ilustrasi HP dicas. (Pexels/Steve A Johnson)
Ilustrasi HP dicas. (Pexels/Steve A Johnson)

Mengisi daya HP hingga 100 persen bukanlah sesuatu yang berbahaya, tetapi para ahli menyebut kebiasaan ini tidak selalu ideal jika dilakukan terus-menerus.

Pasalnya, hampir semua smartphone modern menggunakan baterai lithium-ion yang akan mengalami penurunan kapasitas secara alami seiring usia dan pola pengisian dayanya.

baca juga

Melansir laman Apple, baterai lithium-ion dirancang agar dapat diisi kapan saja tanpa harus menunggu benar-benar habis.

Sejumlah pakar teknologi juga menyarankan agar baterai tidak terlalu sering berada pada level pengisian ekstrem, baik terlalu rendah maupun terlalu lama berada di angka 100 persen.

Artikel TechRadar menjelaskan bahwa mengisi daya hingga 100 persen sesekali bukan masalah.

Namun, kebiasaan mempertahankan baterai di 100 persen dalam waktu lama dapat mempercepat keausan baterai karena baterai lithium-ion bekerja lebih optimal pada rentang pengisian yang lebih moderat.

Profesor Ritesh Chugh selaku ahli sosio-teknologi di Universitas Central Queensland, Australia, menyarankan untuk mempertahankan daya HP di angka 20 persen dan 80 persen.

"Baterai lithium-ion modern bekerja paling baik jika diisi daya secara teratur dan dijaga antara sekitar 20% dan 80%," kata Ritesh Chugh, dilansir dari TechRadar pada Rabu, 15 Juli 2026.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 HP Android Rp3 Jutaan Terbaik Paling Banyak Diburu, Spek Dewa untuk Gaming dan Fotografi

4 HP Android Rp3 Jutaan Terbaik Paling Banyak Diburu, Spek Dewa untuk Gaming dan Fotografi

Tekno | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:24 WIB

Jangan Asal Beli! 5 HP Gaming Rp2 Jutaan yang Paling Worth It

Jangan Asal Beli! 5 HP Gaming Rp2 Jutaan yang Paling Worth It

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 15:41 WIB

5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar

5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar

Tekno | Senin, 13 Juli 2026 | 11:28 WIB

Terkini

Terdampak Kabut Asap, Penerbangan Bandara Tjilik Riwut Lumpuh

Terdampak Kabut Asap, Penerbangan Bandara Tjilik Riwut Lumpuh

Foto | Senin, 31 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Tembus US$90 Lagi

Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Tembus US$90 Lagi

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Profil Gus Kikin, Ketum Baru PBNU: Pewaris Sanad Hasyim Asyari hingga Pengusaha

Profil Gus Kikin, Ketum Baru PBNU: Pewaris Sanad Hasyim Asyari hingga Pengusaha

Jatim | Senin, 31 Agustus 2026 | 08:54 WIB

Profil KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin): Silsilah, Karier, dan Gurita Bisnis

Profil KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin): Silsilah, Karier, dan Gurita Bisnis

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 08:54 WIB

Pemilik Lahan di Bengkalis Jadi Tersangka Karhutla

Pemilik Lahan di Bengkalis Jadi Tersangka Karhutla

Riau | Senin, 31 Agustus 2026 | 08:51 WIB

Bukan Cuma Koruptor, UU Perampasan Aset Bakal Sasar 13 Jenis Kejahatan

Bukan Cuma Koruptor, UU Perampasan Aset Bakal Sasar 13 Jenis Kejahatan

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 08:48 WIB

Menelusuri Jejak Rahasia 3.427 Arsip Kuno: Ketika Batik Indonesia Menggebrak Pasar Global

Menelusuri Jejak Rahasia 3.427 Arsip Kuno: Ketika Batik Indonesia Menggebrak Pasar Global

Jawa Tengah | Senin, 31 Agustus 2026 | 08:42 WIB

Emas Antam Diprediksi Fluktuatif, Rupiah Jadi Penopang Harga di Rp2,81 Juta

Emas Antam Diprediksi Fluktuatif, Rupiah Jadi Penopang Harga di Rp2,81 Juta

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38 WIB

Gus Kikin Nahkodai PBNU 2026-2031, Terpilih Lewat Mekanisme AHWA untuk Pertama Kali

Gus Kikin Nahkodai PBNU 2026-2031, Terpilih Lewat Mekanisme AHWA untuk Pertama Kali

Jatim | Senin, 31 Agustus 2026 | 08:33 WIB

Bahaya Rokok dan Produk Tembakau Alternatif

Bahaya Rokok dan Produk Tembakau Alternatif

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 08:30 WIB

×