- Samsung merilis Galaxy Z Fold8 Series pada Kamis, 13 Agustus 2026, yang dijual di Indonesia mulai harga Rp28,499 juta.
- Perangkat ini mengintegrasikan layar lipat, kamera hingga 8K, serta Galaxy AI untuk efisiensi kerja dan konten kreator.
- Fitur Smart Switch memudahkan pengguna iOS memindahkan berbagai data penting secara nirkabel maupun menggunakan kabel tanpa aplikasi tambahan.
Galaxy AI Mulai Mengambil Peran dalam Pekerjaan
![Fitur My FanCam di Galaxy Z Fold8, Jakarta, Senin (27/7/2026). [Suara.com/Dythia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/28/94334-fitur-my-fancam-di-galaxy-z-fold8.jpg)
Perubahan besar lainnya datang dari Galaxy AI, pada Galaxy Z Fold8 Series tidak hanya ditujukan untuk membuat efek foto atau fitur hiburan.
Teknologi tersebut mulai diarahkan untuk membantu pekerjaan yang sebelumnya membutuhkan beberapa langkah manual.
Dalam meeting, misalnya, Galaxy AI dapat membantu mentranskripsikan percakapan, mengenali beberapa pembicara, hingga membuat rangkuman hasil diskusi.
Sebagian proses AI dapat dilakukan secara on-device dan offline. Bagi pengguna yang sering menangani percakapan kerja atau informasi sensitif, kemampuan pemrosesan lokal juga menjadi pertimbangan penting dari sisi privasi.
Smartphone mulai bergerak dari sekadar alat untuk menjalankan aplikasi menjadi asisten digital yang ikut memahami konteks pekerjaan pengguna.
Content Creator Tak Perlu Terlalu Sering Pindah Perangkat
Bagi content creator, alur pekerjaan biasanya cukup panjang. Mulai dari mencari ide, mengambil gambar, memilih hasil terbaik, mengedit, hingga mengunggah konten.
Galaxy Z Fold8 Series mencoba memangkas perpindahan perangkat dalam proses tersebut.
Pada Galaxy Z Fold8 Ultra, pengguna dapat memanfaatkan kamera utama dengan melihat tampilan melalui cover display saat mengambil foto atau video.
Perangkat ini juga mendukung perekaman hingga 8K dan pengeditan langsung dari perangkat.
Kamera Ultra Wide 50MP turut memberikan ruang lebih besar untuk menghasilkan gambar dengan detail yang lebih tinggi. Galaxy Z Fold8 sendiri membawa kamera utama 50MP dan Ultra Wide 50MP dalam bodi yang lebih ringkas.
Bagi Theo Derick, content creator yang menggunakan smartphone sebagai bagian dari alur kerja hariannya, kemampuan tersebut menjadi lebih penting daripada sekadar melihat daftar spesifikasi.
“Sekarang saya tidak lagi melihat smartphone hanya dari spesifikasinya. Yang lebih penting adalah bagaimana perangkat tersebut bisa mendukung seluruh workflow, mulai dari brainstorming ide, meeting, produksi konten, editing, sampai upload dalam satu perangkat,” ujar Theo.
Ia menilai, pendekatan seperti ini semakin relevan bagi pengguna kelas premium.
“Menurut saya, itu yang sekarang semakin dicari oleh banyak pengguna premium karena bisa membuat pekerjaan jauh lebih efisien," katanya.
Pindah dari iPhone ke Galaxy Tak Lagi Jadi Proses Rumit
Menariknya, Samsung juga mencoba menyelesaikan persoalan yang sering menjadi hambatan ketika seseorang ingin berganti ekosistem, seperti memindahkan data dari iPhone ke Galaxy.
Melalui pembaruan Smart Switch, pengguna iOS dapat memindahkan berbagai data ke perangkat Galaxy tanpa harus memasang aplikasi tambahan pada perangkat lama.
Transfer dapat dilakukan secara nirkabel maupun menggunakan kabel. Data yang dapat dipindahkan juga semakin luas, termasuk password dan passkey, riwayat panggilan, pengaturan aksesibilitas, Wi-Fi, eSIM, hingga informasi akun.
Samsung juga menyoroti interoperabilitas berbagi file antara Quick Share dan AirDrop.
![Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra hadir di Indonesia, Jakarta, Kamis (23/7/2026). [Suara.com/Dythia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/24/44598-samsung-galaxy-z-fold8-ultra.jpg)
Jadi, Apa yang Membuat Galaxy Z Fold8 Layak Disebut HP Premium?
Jika dilihat dari pendekatannya, Galaxy Z Fold8 Series tidak hanya menjual spesifikasi tinggi. Ada beberapa teknologi yang membuatnya berbeda dari smartphone premium konvensional.
Pertama, layar foldable mengubah smartphone menjadi ruang kerja yang lebih luas. Kedua, Galaxy AI mulai mengambil alih sejumlah pekerjaan yang sebelumnya dilakukan secara manual.
Ketiga, kemampuan kamera dan editing memungkinkan produksi konten dilakukan langsung dari perangkat.
Keempat, ada integrasi lintas perangkat yang membuat perpindahan dari iOS ke Galaxy dan berbagi file antarplatform menjadi lebih mudah.
Nilai jual terbesarnya justru ada pada kemampuan menjadikan satu perangkat sebagai smartphone, ruang kerja, alat produksi konten, sekaligus perangkat AI.
Harga Galaxy Z Fold8 Series
Untuk pasar Indonesia, Galaxy Z Fold8 Series tersedia mulai Rp28,499 juta. Rinciannya:
Galaxy Z Fold8 Ultra
- 12GB/256GB: Rp32,499 juta
- 12GB/512GB: Rp36,499 juta
- 16GB/1TB: Rp44,499 juta
![Samsung Galaxy Z Fold8 hadir di Indonesia, Senin (27/7/2026). [Suara.com/Dythia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/27/72330-samsung-galaxy-z-fold8.jpg)
Galaxy Z Fold8
- 12GB/256GB: Rp28,499 juta
- 12GB/512GB: Rp32,499 juta
- 16GB/1TB: Rp40,499 juta
Pada periode pre-order 22 Juli–13 Agustus 2026, Samsung juga menawarkan sejumlah benefit, termasuk memory upgrade hingga Rp4 juta, cashback kartu kredit bank mitra hingga Rp3 juta, perlindungan layar selama dua tahun, Google AI Pro selama enam bulan, serta tambahan trade-in cashback hingga Rp2 juta.