- Gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu (15/8/2026) menyebabkan gangguan layanan telekomunikasi Indosat.
- Indosat Ooredoo Hutchison berkoordinasi dengan pihak terkait guna mempercepat proses pemulihan jaringan di wilayah terdampak bencana.
- Pelanggan IM3 dan Tri dapat menyampaikan pengaduan melalui berbagai kanal resmi yang telah disediakan perusahaan.
Suara.com - Gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8/2026), tidak hanya berdampak pada masyarakat dan infrastruktur fisik, tetapi juga mengganggu layanan telekomunikasi.
Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) mengakui bencana tersebut berdampak pada layanan telekomunikasi di sejumlah wilayah. Operator saat ini berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mempercepat pemulihan jaringan.
EVP Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison, Fahd Yudhonegoro, mengatakan pihaknya memahami gangguan layanan terjadi di tengah kondisi masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana.
“Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mempercepat penanganan gangguan tersebut, dan mengupayakan layanan dapat segera beroperasi secara optimal,” ujar Fahd kepada Suara.com, Rabu (19/8/2926).
Indosat juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang mengalami kendala selama proses pemulihan.
![Ilustrasi IM3 dan 3. [Indosat]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/12/30/24281-ilustrasi-im3-dan-3.jpg)
Gangguan tersebut berdampak pada pelanggan IM3 maupun Tri di sejumlah wilayah terdampak gempa.
Indosat meminta pelanggan tetap menggunakan kanal resmi apabila mengalami kendala layanan.
Pelanggan IM3 dapat menghubungi Call Center 185, WhatsApp resmi IM3 di 0855-1000-185, akun X @careIM3, email [email protected], atau mendatangi Gerai Indosat.
Sementara pelanggan Tri dapat menghubungi Call Center 132 dari nomor Tri atau 0896-4400-0123 dari operator lain. Pengaduan juga dapat disampaikan melalui WhatsApp 0899-9800-123, akun X @3CareIndonesia, email [email protected], maupun situs resmi Tri.
Pemulihan Jaringan Jadi Prioritas
Gangguan jaringan dalam situasi bencana menjadi persoalan penting karena konektivitas dibutuhkan masyarakat untuk berkomunikasi dengan keluarga, memperoleh informasi, hingga mendukung koordinasi penanganan darurat.
Karena itu, pemulihan jaringan tidak hanya berkaitan dengan kembali normalnya layanan pelanggan, tetapi juga menjaga agar infrastruktur komunikasi tetap dapat digunakan selama kondisi pascabencana.
Indosat menyatakan, proses pemulihan masih berlangsung dan perusahaan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengembalikan layanan secara optimal.
“Kami mengapresiasi pengertian pelanggan selama proses pemulihan berlangsung,” kata Fahd.