- Samsung resmi meluncurkan smartphone lipat Galaxy Z Fold8 di Indonesia dengan layar utama 7,6 inci berasio 4:3.
- Perangkat ini dilengkapi tingkat kecerahan 3.000 nits, lapisan anti-pantulan cahaya, serta kamera utama dan ultra-wide beresolusi 50MP.
- Galaxy Z Fold8 dirancang memiliki bobot ringan mencapai 201 gram untuk mendukung mobilitas tinggi para pengguna.
Suara.com - Smartphone lipat perlahan bergeser dari sekadar perangkat dengan desain unik menjadi perangkat yang menawarkan pengalaman berbeda dalam menikmati konten. Tantangannya, layar besar pada ponsel tetap harus nyaman digunakan dan tidak mengorbankan mobilitas.
Samsung mencoba menjawab tantangan tersebut melalui Galaxy Z Fold8 yang resmi hadir di Indonesia. Perangkat ini membawa pendekatan baru melalui layar utama 7,6 inci dengan rasio 4:3, sehingga pengguna mendapatkan bidang tampilan yang lebih luas ketika perangkat dibuka.
Rasio layar tersebut menjadi salah satu fokus Samsung untuk menghadirkan pengalaman menonton, bermain game, hingga melihat foto dan video yang lebih imersif.
“Semangat kemerdekaan memberikan kebebasan bagi setiap orang untuk menikmati dan mengekspresikan setiap momen dengan caranya masing-masing," ujar MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, Ilham Indrawan, dalam keterangan resminya, Rabu (19/8/2026).
Menurutnya, semangat tersebut juga dihadirkan melalui Galaxy Z Fold8, yang memberikan keleluasaan untuk menikmati konten secara lebih immersive melalui layar 4:3 yang luas.
Layar 4:3 Jadi Senjata Galaxy
Galaxy Z Fold8 memiliki dua pengalaman layar yang dapat disesuaikan dengan aktivitas pengguna.
Ketika masih dalam kondisi terlipat, cover screen dengan rasio 10:16 dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari seperti membalas pesan, membuka media sosial, browsing, hingga menonton video pendek.
Namun, ketika perangkat dibuka, layar utama berukuran 7,6 inci dengan rasio 4:3 memberikan ruang visual yang jauh lebih luas.
Samsung menilai format tersebut cocok untuk aktivitas yang membutuhkan bidang pandang lebih besar. Pengguna bisa menikmati film, bermain game, membaca konten, hingga melihat kembali foto dan video tanpa harus beralih ke perangkat dengan layar lebih besar.
Dengan pendekatan ini, layar lipat tidak hanya menjadi soal mekanisme perangkat yang bisa dibuka dan ditutup. Rasio layar menjadi bagian penting dari bagaimana smartphone digunakan.
3.000 Nits dan Low-Reflection
Pengalaman visual Galaxy Z Fold8 juga diperkuat dengan tingkat kecerahan hingga 3.000 nits pada layar utama maupun cover screen.
Samsung turut membekali layar utama dengan lapisan low-reflection untuk membantu mengurangi pantulan cahaya.
Kombinasi tersebut menjadi penting ketika smartphone digunakan di luar ruangan. Pengguna tetap dapat melihat konten, mengecek foto yang baru diambil, atau membuka informasi meski berada dalam kondisi pencahayaan yang berubah-ubah.
Kamera 50MP untuk Mengabadikan Momen
![Samsung Galaxy Z Fold8 hadir di Indonesia, Senin (27/7/2026). [Suara.com/Dythia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/27/37869-samsung-galaxy-z-fold8.jpg)
Tidak hanya berfokus pada konsumsi konten, Galaxy Z Fold8 juga membawa peningkatan pada sektor kamera.
Perangkat ini memiliki kamera Wide 50MP dan Ultra Wide 50MP. Kamera Wide digunakan untuk menangkap detail objek, sementara Ultra Wide memberikan bidang pandang lebih luas ketika pengguna ingin memasukkan lebih banyak objek dalam satu frame.
Samsung juga menyematkan ProVisual Engine untuk membantu mengoptimalkan hasil foto dan video.
Layar Besar, tetapi Tetap Ringan
Salah satu tantangan smartphone lipat adalah membawa layar besar tanpa membuat perangkat terasa terlalu berat.
Samsung menyebut Galaxy Z Fold8 memiliki bobot 201 gram, menjadikannya Galaxy Z Fold paling ringan dalam lini Z Fold Samsung.
Bobot tersebut memungkinkan perangkat tetap digunakan untuk berbagai aktivitas sepanjang hari, mulai dari mengikuti kegiatan luar ruangan hingga menikmati hiburan saat waktu senggang.
Pengalaman pengguna menjadi bagian penting dari pengembangan form factor baru.
Galaxy Z Fold8 mencoba menggabungkan tiga hal sekaligus, meliputi layar besar ketika dibutuhkan, perangkat yang tetap praktis dibawa, serta kamera yang mampu mendukung aktivitas membuat konten.
![Samsung Galaxy Z Fold8 - Flex Mode. [Samsung]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/01/33101-samsung-galaxy-z-fold8-flex-mode.jpg)
Dengan layar 4:3 sebagai salah satu daya tarik utamanya, Samsung ingin menjadikan Galaxy Z Fold8 bukan sekadar smartphone yang dapat dilipat, tetapi perangkat yang menawarkan cara berbeda untuk menikmati dan membuat konten dalam format mobile.