- Tumbuhan hijau melakukan fotosintesis di daun menggunakan cahaya matahari, air, dan karbon dioksida.
- Proses biologis tersebut menghasilkan glukosa sebagai makanan tumbuhan serta oksigen yang dilepaskan ke udara.
- Fotosintesis berperan penting sebagai penyedia bahan makanan, penyerapan karbon dioksida, dan penjaga keseimbangan ekosistem bumi.
Akar mengambil air dari tanah, kemudian mengalirkannya menuju daun melalui jaringan xilem.
2. Karbon dioksida masuk ke daun
Karbon dioksida dari udara masuk melalui stomata yang terdapat pada permukaan daun.
3. Cahaya ditangkap klorofil
Klorofil menyerap energi cahaya matahari yang kemudian digunakan untuk menjalankan reaksi fotosintesis.
4. Reaksi terang berlangsung
Pada tahap ini, energi cahaya digunakan untuk menghasilkan energi kimia. Pemecahan molekul air juga menghasilkan oksigen yang kemudian dilepaskan ke udara.
5. Siklus Calvin berlangsung
Karbon dioksida diproses menggunakan energi yang dihasilkan pada reaksi terang hingga terbentuk senyawa yang menjadi bahan pembentukan gula.
6. Hasil fotosintesis dimanfaatkan
Glukosa digunakan untuk menghasilkan energi dan mendukung pertumbuhan. Sebagiannya dapat disimpan sebagai pati.
Faktor yang Memengaruhi Fotosintesis
Laju fotosintesis dapat dipengaruhi oleh intensitas cahaya, kadar karbon dioksida, ketersediaan air, suhu, dan jumlah klorofil.
Kondisi setiap faktor dapat menentukan seberapa optimal tumbuhan menjalankan fotosintesis.
Manfaat Fotosintesis bagi Kehidupan
Fotosintesis menghasilkan bahan makanan bagi tumbuhan sekaligus oksigen bagi makhluk hidup. Proses ini juga membantu menyerap karbon dioksida dari atmosfer.
Selain itu, tumbuhan menjadi produsen dalam ekosistem karena mampu menghasilkan bahan organik sendiri.
Oleh sebab itu, fotosintesis berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan mendukung kehidupan di Bumi.