Perbedaan Perkembangbiakan Vegetatif dan Generatif pada Tumbuhan, Lengkap dengan Contoh

Agatha Vidya Nariswari

Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:50 WIB
Perbedaan Perkembangbiakan Vegetatif dan Generatif pada Tumbuhan, Lengkap dengan Contoh
Ilustrasi Perkembangbiakan Generatif pada Tumbuhan (Magnific)
baca 10 detik
  • Tumbuhan berkembang biak untuk mempertahankan jenisnya melalui dua cara utama, yaitu vegetatif dan generatif.
  • Perkembangbiakan vegetatif menghasilkan individu baru dari bagian tubuh induk tanpa peleburan sel kelamin.
  • Perkembangbiakan generatif melibatkan peleburan sel kelamin jantan dan betina yang umumnya menghasilkan biji.

Suara.com - Tumbuhan memiliki cara berkembang biak yang beragam agar jenisnya tetap bertahan dari waktu ke waktu.

Ada tumbuhan yang menghasilkan tanaman baru dari bagian tubuhnya, seperti batang, daun, atau akar.

Ada pula tumbuhan yang berkembang biak melalui proses perkawinan antara sel kelamin jantan dan betina.

Dua cara tersebut dikenal sebagai perkembangbiakan vegetatif dan generatif. Keduanya sama-sama bertujuan menghasilkan tumbuhan baru, tetapi prosesnya memiliki perbedaan yang cukup jelas.

Memahami perbedaan perkembangbiakan vegetatif dan generatif pada tumbuhan membuat pelajaran IPA menjadi lebih mudah dipahami.

Perkembangbiakan Vegetatif

Perkembangbiakan vegetatif adalah cara tumbuhan menghasilkan individu baru tanpa melalui perkawinan atau peleburan sel kelamin.

Dalam proses ini, tanaman baru berasal dari bagian tubuh tumbuhan induknya.

Perkembangbiakan vegetatif dibedakan menjadi dua, yaitu vegetatif alami dan vegetatif buatan.

baca juga

Contoh vegetatif alami antara lain:

  • Tunas, seperti pada pisang dan bambu.
  • Umbi batang, seperti kentang.
  • Umbi lapis, seperti bawang merah.
  • Rimpang, seperti jahe dan kunyit.
  • Geragih, seperti stroberi.

Sementara itu, vegetatif buatan dilakukan dengan bantuan manusia, misalnya stek, cangkok, okulasi, dan sambung.

Perkembangbiakan Generatif

Perkembangbiakan generatif merupakan proses menghasilkan tumbuhan baru melalui perkawinan atau peleburan sel kelamin jantan dan betina.

Pada tumbuhan berbunga, proses ini berkaitan dengan penyerbukan yang kemudian dapat dilanjutkan dengan pembuahan.

Hasil perkembangbiakan generatif biasanya berupa biji. Contohnya dapat ditemukan pada tanaman mangga, jambu, jagung, kacang, dan cabai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Bedanya Luas dan Keliling? Ini Pengertian, Rumus, dan Contoh Soalnya

Apa Bedanya Luas dan Keliling? Ini Pengertian, Rumus, dan Contoh Soalnya

Tekno | Senin, 24 Agustus 2026 | 07:35 WIB

Proses Fotosintesis pada Tumbuhan: Pengertian, Tahapan, dan Manfaatnya

Proses Fotosintesis pada Tumbuhan: Pengertian, Tahapan, dan Manfaatnya

Tekno | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Urutan Tata Surya dan Ciri-ciri Planet yang Bisa Kamu Hafalkan

Urutan Tata Surya dan Ciri-ciri Planet yang Bisa Kamu Hafalkan

Tekno | Kamis, 20 Agustus 2026 | 12:20 WIB

Terkini

Kabut Asap Karhutla Selimuti Seluruh Sumut: Kualitas Udara Tidak Sehat

Kabut Asap Karhutla Selimuti Seluruh Sumut: Kualitas Udara Tidak Sehat

Sumut | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:09 WIB

Pakar UGM Desak Penanganan Karhutla Lebih Agresif, Tak Cukup Menunggu Hujan

Pakar UGM Desak Penanganan Karhutla Lebih Agresif, Tak Cukup Menunggu Hujan

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:07 WIB

8 Rekomendasi Tumbler Stainless Steel 316 Tahan Dingin 24 Jam

8 Rekomendasi Tumbler Stainless Steel 316 Tahan Dingin 24 Jam

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:03 WIB

Emil Audero Pasang Target Gila untuk Timnas Indonesia, Negara Eropa Patut Waspada

Emil Audero Pasang Target Gila untuk Timnas Indonesia, Negara Eropa Patut Waspada

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Asap Karhutla Ancam Balita, 62.400 Anak Tercatat Mengalami ISPA

Asap Karhutla Ancam Balita, 62.400 Anak Tercatat Mengalami ISPA

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:59 WIB

Kemensos Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang di Kota Padang

Kemensos Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang di Kota Padang

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:55 WIB

Raih Penghargaan Trusted & Popular Brand 2026, bank bjb Perkuat Citra Merek

Raih Penghargaan Trusted & Popular Brand 2026, bank bjb Perkuat Citra Merek

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:55 WIB

Gus Ipul Dorong Bupati Bandung Barat dan Pekalongan Perkuat Gerakan Agen Perlinsos

Gus Ipul Dorong Bupati Bandung Barat dan Pekalongan Perkuat Gerakan Agen Perlinsos

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:52 WIB

MSI Rilis Laptop NVIDIA RTX Spark, Harganya Tembus Rp120 Juta!

MSI Rilis Laptop NVIDIA RTX Spark, Harganya Tembus Rp120 Juta!

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:50 WIB

Tergiur Upah Rp 800 Juta, Bule Brasil Nekat Selundupkan Kokain Cair 3,6 Kg ke Bali

Tergiur Upah Rp 800 Juta, Bule Brasil Nekat Selundupkan Kokain Cair 3,6 Kg ke Bali

Bali | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:48 WIB

×