- Smartwatch berstandar 5 ATM atau IP68 secara umum aman digunakan untuk berenang di kolam kaporit.
- Paparan bahan kimia kaporit berulang dapat merusak segel karet, pin pengisian daya, serta komponen mikrofon perangkat.
- Pengguna wajib membilas perangkat dengan air tawar dan mengeringkannya untuk mencegah kerusakan akibat klorin.
Suara.com - Penggunaan smartwatch bisa membantu memantai performa saat melakukan berbagai olahraga, termasuk berenang. Saat ini sudah banyak smartwatch yang dilengkapi fitur anti-air sehingga aman untuk berenang.
Memakai smartwatch untuk berenang di kolam kaporit juga secara umum tergolong aman selama perangkat kamu memiliki sertifikasi ketahanan air yang tepat.
Namun, ada beberapa risiko tersembunyi dari kandungan klorin yang perlu kamu waspadai agar perangkat tidak cepat rusak.
Meskipun layar kaca dan bodi logam smartwatch tampak solid, elemen kimia ini dapat mengikis lapisan pelindung perangkat.
Mengenal Standar Ketahanan Air Smartwatch
Tidak semua label anti-air diciptakan sama. Kebanyakan smartwatch modern yang dirancang untuk olahraga air dibekali standar minimal 5 ATM atau sertifikasi IP68.
Rating 5 ATM berarti perangkat mampu menahan tekanan air setara kedalaman 50 meter. Angka ini sangat aman jika kamu hanya memakainya untuk berenang santai di permukaan kolam.
Risiko Paparan Air Kaporit pada Perangkat
Kaporit atau klorin adalah bahan kimia keras yang berfungsi mendisinfeksi air kolam. Meskipun layar kaca dan bodi logam smartwatch tampak solid, elemen kimia ini dapat mengikis lapisan pelindung perangkat.
Bahaya utama kaporit menyasar pada segel karet (gasket) internal yang berfungsi mencegah air masuk ke mesin jam. Seiring waktu, paparan klorin berulang membuat segel karet menjadi getas dan kehilangan elastisitasnya.
Selain segel, bahan kaporit juga berisiko mengorosi area pengisian daya (pin charging) dan kisi mikrofon atau speaker. Jika garam kimia kaporit mengering di celah kecil tersebut, kualitas suara dan proses pengisian daya bisa terganggu.
Tips Merawat Smartwatch setelah Berenang
Penggunaan smartwatch untuk berenang tetap menyenangkan jika kamu menerapkan langkah perawatan yang benar setelah keluar dari air. Kebiasaan kecil ini sangat efektif memperpanjang umur pakai perangkat kamu.
Bilas dengan Air Tawar
Segera bilas smartwatch dengan air mengalir yang bersih setelah selesai berenang. Langkah ini krusial untuk meluruhkan sisa-sisa zat kaporit yang menempel pada bodi dan tali jam.
Gunakan Fitur Eject Water
Aktifkan fitur pembuang air jika smartwatch kamu memilikinya, seperti fitur Water Lock pada Apple Watch atau Samsung Galaxy Watch. Fitur ini akan menggetarkan speaker untuk mengeluarkan sisa cairan dari dalam rongga.
Keringkan Secara Menyeluruh
Lap seluruh permukaan jam memakai kain mikrofiber yang lembut. Hindari mengeringkan jam menggunakan pengering rambut (hair dryer) berudara panas karena panas berlebih dapat merusak segel kedap air.
Hindari Menekan Tombol di Dalam Air
Jangan pernah memencet tombol fisik smartwatch saat perangkat masih tenggelam di dalam air kolam. Menekan tombol dapat membuka celah kecil yang memungkinkan cairan kaporit terdorong masuk ke dalam komponen mesin.
Lepas dan Bersihkan Tali Jam
Jika menggunakan tali berbahan silikon atau bahan sintetis, lepas dari bodi utama untuk dibersihkan secara terpisah. Penumpukan sisa kaporit di sela-sela tali dapat memicu iritasi kulit saat dipakai kembali.
Menggunakan smartwatch untuk berenang di kolam berkaporit tetap aman dilakukan asalkan kamu rajin membilas dan merawatnya secara berkala. Jaga selalu kondisi segel pelindung jam agar pemantauan statistik olahraga air kamu tetap lancar tanpa kendala teknis.