Contoh Energi Alternatif dan Pemanfaatannya dalam Kehidupan Sehari-hari

Farah Nabilla

Sabtu, 12 September 2026 | 08:05 WIB
Contoh Energi Alternatif dan Pemanfaatannya dalam Kehidupan Sehari-hari
ilustrasi energi alternatif [Magnific]
baca 10 detik
  • Badan Informasi Energi Amerika Serikat menyatakan energi terbarukan bersumber dari alam seperti matahari, angin, air, panas bumi, dan biomassa.
  • Kementerian ESDM menyebut Indonesia memiliki potensi besar mengembangkan energi terbarukan mencakup energi surya, angin, hidro, bioenergi, panas bumi, serta energi laut.
  • Pemanfaatan energi alternatif penting dilakukan guna mengatasi keterbatasan sumber energi fosil serta memenuhi peningkatan kebutuhan energi masyarakat.

Suara.com - Energi alternatif menjadi salah satu sumber energi yang semakin banyak dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Contoh energi alternatif antara lain energi matahari, angin, air, panas bumi, dan biomassa yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan listrik maupun memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Secara umum, energi terbarukan berasal dari sumber alam yang dapat terisi kembali secara alami. Badan Informasi Energi Amerika Serikat (EIA) memasukkan tenaga surya, angin, air, panas bumi, dan biomassa sebagai sumber utama energi terbarukan.

Indonesia sendiri memiliki potensi energi terbarukan yang besar. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut sumbernya mencakup energi surya, bayu atau angin, hidro, bioenergi, panas bumi, hingga energi laut.

Lantas, apa saja contoh energi alternatif dan bagaimana pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari?

1. Energi matahari
Energi matahari merupakan salah satu contoh energi alternatif yang paling mudah ditemui. Energi dari sinar matahari dapat diubah menjadi listrik menggunakan panel surya atau dimanfaatkan secara langsung sebagai panas.

Dalam kehidupan sehari-hari, panel surya dapat digunakan untuk menghasilkan listrik bagi rumah, fasilitas umum, lampu penerangan, hingga pompa air. Kementerian ESDM juga mencatat teknologi energi surya fotovoltaik dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan listrik, pompa air, televisi, telekomunikasi, dan lemari pendingin.

Energi matahari juga dapat digunakan untuk mengeringkan pakaian, hasil pertanian, ikan, maupun bahan makanan tanpa menggunakan mesin pengering berbahan bakar fosil.

2. Energi angin
Angin memiliki energi kinetik yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan listrik melalui turbin angin. Ketika baling-baling turbin berputar akibat hembusan angin, energi gerak tersebut kemudian dikonversi menjadi energi listrik.

Pemanfaatannya lebih efektif dilakukan di wilayah yang memiliki kecepatan dan pola angin yang sesuai. Selain untuk pembangkit listrik, energi angin juga dapat digunakan untuk membantu pemompaan air. Kementerian ESDM mencatat energi angin dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan listrik maupun pemompaan air untuk irigasi dan air bersih.

baca juga

3. Energi air
Air yang mengalir memiliki energi yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan listrik. Prinsip ini digunakan pada pembangkit listrik tenaga air (PLTA), termasuk pembangkit listrik tenaga mikrohidro dan minihidro.

Dalam skala besar, aliran air pada bendungan dapat menggerakkan turbin untuk menghasilkan listrik. Sementara itu, mikrohidro dapat dikembangkan di wilayah yang memiliki aliran sungai sesuai untuk pembangkit berskala kecil.

Karena Indonesia memiliki banyak sungai dan wilayah dengan kondisi geografis yang mendukung, tenaga air menjadi salah satu sumber energi terbarukan yang berpotensi dikembangkan.

4. Energi panas bumi
Energi panas bumi berasal dari panas yang tersimpan di dalam bumi. Indonesia memiliki banyak sumber panas bumi karena berada di kawasan yang memiliki aktivitas vulkanik tinggi.

Panas dari dalam bumi dapat digunakan untuk menghasilkan listrik melalui pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP). Energi ini tidak bergantung pada sinar matahari atau hembusan angin sehingga dapat menjadi salah satu sumber energi untuk sistem kelistrikan.

Kementerian ESDM mencatat panas bumi termasuk salah satu sumber energi terbarukan yang dimiliki Indonesia dan tersebar di berbagai wilayah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenali Perbedaan Sumber Energi Terbarukan dan Tak Terbarukan Beserta Contohnya

Kenali Perbedaan Sumber Energi Terbarukan dan Tak Terbarukan Beserta Contohnya

Tekno | Jum'at, 11 September 2026 | 15:43 WIB

Bagaimana Proses Perubahan Energi Kinetik Air Menjadi Energi Listrik pada PLTA?

Bagaimana Proses Perubahan Energi Kinetik Air Menjadi Energi Listrik pada PLTA?

Tekno | Jum'at, 11 September 2026 | 15:34 WIB

Impor Minyak Rusia Tahap 2 Mulai Jalan, Bahlil: Demi Ketahanan Energi RI

Impor Minyak Rusia Tahap 2 Mulai Jalan, Bahlil: Demi Ketahanan Energi RI

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 15:15 WIB

Bunyi Hukum Kekekalan Energi dan Contoh Penerapannya dalam Kehidupan Sehari-hari

Bunyi Hukum Kekekalan Energi dan Contoh Penerapannya dalam Kehidupan Sehari-hari

Tekno | Jum'at, 11 September 2026 | 13:10 WIB

Menghidupkan AI Indonesia: Solusi Kemajuan atau Penyedot Fosil?

Menghidupkan AI Indonesia: Solusi Kemajuan atau Penyedot Fosil?

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 12:50 WIB

Terkini

Rupiah Tiba-tiba Menguat, tapi Masih Betah di Level Rp18.128 per Dolar AS

Rupiah Tiba-tiba Menguat, tapi Masih Betah di Level Rp18.128 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Bantah Isu Penembakan di Kericuhan Malioboro, Polda DIY: Personel Tak Dibekali Senjata Api

Bantah Isu Penembakan di Kericuhan Malioboro, Polda DIY: Personel Tak Dibekali Senjata Api

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:32 WIB

Date A Live F Last Date Rilis Film Maret 2027, Jadi Penutup Kisah Shido

Date A Live F Last Date Rilis Film Maret 2027, Jadi Penutup Kisah Shido

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:30 WIB

Overstay Setahun, Dua WNA Thailand Dideportasi dari Indonesia

Overstay Setahun, Dua WNA Thailand Dideportasi dari Indonesia

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:28 WIB

Siasat Licik Istri Napi di Tulungagung: Selundupkan 54 Pil Penenang di Balik Botol Kopi

Siasat Licik Istri Napi di Tulungagung: Selundupkan 54 Pil Penenang di Balik Botol Kopi

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:28 WIB

Teknologi RAM DDR5 Makin Kencang, Latensi Rendah Jadi Andalan

Teknologi RAM DDR5 Makin Kencang, Latensi Rendah Jadi Andalan

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:20 WIB

Sempat Menguat, IHSG Langsung Melemah ke Level 5.300

Sempat Menguat, IHSG Langsung Melemah ke Level 5.300

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:18 WIB

Harga Minyak Dunia Melandai Tipis di Tengah Tensi Timur Tengah

Harga Minyak Dunia Melandai Tipis di Tengah Tensi Timur Tengah

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:07 WIB

Refleksi Mariposa: Pentingnya Orang Tua Memahami Mental dan Hati Anak

Refleksi Mariposa: Pentingnya Orang Tua Memahami Mental dan Hati Anak

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Infinix GT 50 Pro Meluncur, Bawa Baterai 6.500 mAh, Layar AMOLED 144Hz, dan Pendingin Cair

Infinix GT 50 Pro Meluncur, Bawa Baterai 6.500 mAh, Layar AMOLED 144Hz, dan Pendingin Cair

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:59 WIB

×