- Beberapa merek ponsel murah seperti Infinix, Tecno, OPPO, Motorola, Samsung, vivo, dan realme menawarkan perangkat minim iklan.
- Ponsel seperti Infinix Note 50 Pro hingga realme C65 dibanderol mulai harga Rp1,3 jutaan hingga Rp4,8 jutaan pada September 2026.
- Berbagai ponsel tersebut tidak sepenuhnya bebas dari aplikasi bawaan, sehingga pengguna tetap perlu memeriksa perangkat setelah setup awal.
Suara.com - HP murah tanpa bloatware dan iklan bawaan menjadi salah satu pertimbangan penting bagi pengguna yang tidak ingin terganggu notifikasi promosi, aplikasi bawaan yang jarang digunakan, atau rekomendasi iklan ketika memakai ponsel.
Bloatware sendiri merujuk pada aplikasi yang sudah terpasang sejak ponsel keluar dari kotak. Tidak semuanya berbahaya atau mengganggu, tetapi terlalu banyak aplikasi bawaan dapat membuat tampilan sistem terasa penuh dan mengurangi ruang penyimpanan.
Selain itu, istilah “tanpa iklan” juga perlu dipahami secara hati-hati. Sebuah HP bisa minim iklan sistem, tetapi tetap memiliki aplikasi bawaan yang menampilkan rekomendasi atau promosi tertentu.
Dari daftar berikut, Motorola memiliki pendekatan software yang relatif dekat dengan Android bawaan, sedangkan OPPO, Samsung, vivo, realme, Infinix, dan Tecno menggunakan antarmuka masing-masing.
Berikut beberapa HP murah yang bisa dipertimbangkan jika prioritasnya adalah pengalaman penggunaan yang relatif bersih dari iklan dan bloatware.
1. Infinix Note 50 Pro

Infinix Note 50 Pro menjalankan XOS berbasis Android 15 dan membawa layar AMOLED 6,78 inci dengan refresh rate 144Hz. Ponsel ini menggunakan Helio G100 Ultimate, RAM 8 GB atau 12 GB, serta penyimpanan 256 GB.
Seri Note 50 Pro mengalami peningkatan dari sisi pengalaman software dibanding generasi Infinix sebelumnya. Namun, pengguna tetap perlu memperhatikan aplikasi bawaan XOS seperti Palm Store maupun fitur rekomendasi tertentu.
Karena itu, HP ini lebih tepat disebut relatif minim gangguan iklan, bukan sepenuhnya tanpa bloatware.
Harga Infinix Note 50 Pro 8/256 GB pada September 2026 berada di kisaran Rp3,7 jutaan.
2. Tecno Pova 7

Tecno Pova 7 menjadi pilihan lain di kelas harga Rp2 jutaan. Model 8/128 GB dan 8/256 GB saat ini berada di kisaran Rp1,9 juta-Rp2,4 jutaan, tergantung varian dan promo.
Situs resmi Tecno Indonesia mencantumkan Pova 7 8/128 GB sekitar Rp1,977 juta dan versi 8/256 GB sekitar Rp2,349 juta.
Ponsel ini menggunakan HiOS. Antarmukanya memang bukan Android murni, tetapi pengalaman penggunaan pada Pova 7 relatif tidak berfokus pada iklan pop-up yang muncul terus-menerus.
Bagi pengguna yang menginginkan HP murah dengan baterai besar dan performa cukup tinggi, Pova 7 dapat masuk daftar pertimbangan.
3. OPPO A60

OPPO A60 menjalankan ColorOS 14 berbasis Android 14 dan menggunakan Snapdragon 680. Varian 8/128 GB pernah tercatat berada di kisaran Rp2,2 juta-Rp2,6 jutaan, meski harga dapat berubah mengikuti stok dan promo.
ColorOS dikenal memiliki tampilan yang cukup rapi dan pengguna dapat menghapus sejumlah aplikasi bawaan yang tidak dibutuhkan.
Namun, OPPO A60 juga tidak sepenuhnya bebas bloatware. Pengujian TechNave menemukan adanya beberapa aplikasi bawaan yang dapat membuat app drawer terasa penuh.
Jadi, OPPO A60 lebih tepat dimasukkan sebagai HP dengan iklan sistem yang relatif minim, bukan perangkat yang benar-benar tanpa bloatware.
4. Motorola Moto G86 Power 5G

Motorola selama ini menawarkan pendekatan software yang relatif dekat dengan Android standar. Moto G86 Power 5G hadir dengan Android 15 dan membawa baterai berkapasitas sangat besar.
Harganya di Indonesia berada di kisaran Rp4,7 juta-Rp4,8 jutaan untuk varian 8/256 GB berdasarkan listing yang tersedia.
Meski demikian, klaim bahwa Moto G86 Power 5G benar-benar bebas bloatware perlu diberi catatan. Pengujian Tech Advisor menemukan sejumlah aplikasi pihak ketiga seperti Booking.com, TikTok, LinkedIn, Amazon Music, dan beberapa game sudah terpasang sejak awal.
Artinya, keunggulan Motorola lebih tepat disebut antarmuka yang relatif sederhana, sementara sebagian aplikasi bawaan masih dapat ditemukan.
5. Tecno Spark Go 3
Untuk pengguna dengan anggaran terbatas, Tecno Spark Go 3 menarik karena harganya masih berada di kelas Rp2 jutaan.
Model ini membawa layar 6,75 inci dengan refresh rate hingga 120Hz, chipset UNISOC T7250, baterai 5.000 mAh, serta pilihan memori 4/64 GB dan 4/128 GB.
Harga September 2026 berada di kisaran Rp2,1 juta-Rp2,3 jutaan, meskipun harga awal dan promo dapat berbeda.
Dari sisi penggunaan, Spark Go 3 lebih cocok untuk pengguna yang membutuhkan WhatsApp, media sosial, browsing, streaming, dan aktivitas ringan.
6. Samsung Galaxy A05
![Samsung Galaxy A05. [Samsung]](https://media.suara.com/pictures/original/2026/09/15/73436-samsung-galaxy-a05.jpg)
Samsung Galaxy A05 masih menjadi salah satu pilihan HP entry-level dengan harga relatif terjangkau.
Varian 4/64 GB tercatat sekitar Rp1,4 jutaan dalam daftar harga yang diperbarui pada 2026.
Samsung menggunakan antarmuka One UI pada perangkatnya. Dibanding sejumlah antarmuka Android lain, pengalaman penggunaan Samsung cenderung tidak berorientasi pada iklan pop-up yang agresif.
Meski demikian, Galaxy A05 tetap membawa sejumlah aplikasi bawaan Samsung dan Google. Jadi, istilah yang lebih tepat adalah minim iklan mengganggu, bukan benar-benar bebas bloatware.
7. vivo Y03

vivo Y03 menjadi salah satu pilihan paling murah dalam daftar ini. Pada September 2026, harganya mulai sekitar Rp1,3 juta untuk 4/64 GB dan sekitar Rp1,5 juta untuk 4/128 GB.
Ponsel ini menggunakan Funtouch OS dan ditenagai Helio G85. Layarnya berukuran 6,56 inci dengan refresh rate 90Hz, sedangkan baterainya berkapasitas 5.000 mAh.
Untuk pengguna yang hanya membutuhkan HP untuk komunikasi, media sosial, YouTube, browsing, dan aplikasi ringan, Y03 dapat menjadi pilihan ekonomis.
Namun, Funtouch OS tetap memiliki sejumlah aplikasi dan fitur bawaan sehingga perangkat ini tidak bisa disebut benar-benar bebas bloatware.
8. realme C65
![Realme C65. [Realme]](https://media.suara.com/pictures/original/2024/08/02/25956-realme-c65.jpg)
realme C65 hadir dengan Realme UI dan tersedia dalam pilihan RAM 8 GB serta penyimpanan hingga 256 GB.
Harga varian 8/128 GB dan 8/256 GB saat ini berada di kisaran Rp2,2 juta-Rp2,8 jutaan, tergantung toko, varian, dan promo.
Ponsel ini menggunakan Helio G85, layar 6,67 inci 90Hz, baterai 5.000 mAh, serta pengisian cepat 45W.
Untuk urusan software, realme UI menawarkan sejumlah aplikasi bawaan dan fitur rekomendasi. Karena itu, pengguna yang sangat sensitif terhadap bloatware sebaiknya mengecek aplikasi bawaan setelah melakukan setup awal.
Jika mencari HP murah tanpa bloatware dan iklan bawaan sebaiknya tidak hanya melihat merek. Pengguna juga perlu mengecek aplikasi yang terpasang sejak awal, izin notifikasi, fitur rekomendasi, serta apakah aplikasi tersebut dapat dihapus atau dinonaktifkan.
Dengan begitu, HP Rp1 jutaan sekalipun tetap bisa dibuat lebih nyaman digunakan tanpa harus terus-menerus menerima notifikasi promosi.