- LG meluncurkan AC Dualcool AI Air dengan teknologi kecerdasan buatan untuk menyesuaikan suhu ruangan secara otomatis pada 3 Oktober 2026.
- Perusahaan menyediakan berbagai varian produk yang diproduksi di pabrik Cibitung, Jawa Barat, lengkap dengan garansi kompresor hingga sepuluh tahun.
- Petinggi LG Electronics Indonesia Joohoon Kim menyatakan produk ini dirancang untuk memberikan kenyamanan, kemudahan penggunaan, dan efisiensi energi.
Suara.com - Menyalakan AC lalu mengatur suhu, kecepatan kipas, hingga arah angin mungkin sudah menjadi rutinitas. Namun, kebiasaan itu bisa berubah ketika AC mulai mampu menyesuaikan pengaturannya berdasarkan kondisi ruangan dan pola penggunaan.
Inilah yang ditawarkan LG melalui Dualcool AI Air. Teknologi AI pada AC ini dirancang untuk menyesuaikan suhu dan hembusan udara agar pengguna tidak perlu terus-menerus mengubah pengaturan secara manual.
Pengguna juga bisa mengontrol perangkat melalui aplikasi LG ThinQ. Dari ponsel, pengaturan AC dapat diakses tanpa harus selalu menggunakan remote.
AI Bukan Sekadar Mengatur Suhu
LG membekali AC ini dengan sejumlah fitur yang menyasar kebutuhan sehari-hari. Salah satunya Window Detection, yang membantu mengenali kondisi ketika jendela terbuka dan berpotensi membuat udara dingin terbuang.
Ada pula kW Manager untuk membantu pengguna memantau dan mengatur konsumsi listrik. Sementara fitur All Cleaning mendukung proses pembersihan, dan Sleep Timer+ membantu mengatur penggunaan AC saat tidur.
Fitur-fitur tersebut menawarkan kemudahan, tetapi bukan berarti konsumsi listrik otomatis turun dalam setiap kondisi. Hasilnya tetap bergantung pada suhu yang dipilih, ukuran ruangan, kondisi bangunan, dan durasi penggunaan.
Ada AC untuk Kebutuhan Berbeda
LG juga menyediakan beberapa pilihan sesuai kebutuhan ruangan dan anggaran. Dualcool New Terminator Inverter menggunakan Dual Inverter Compressor dan dilengkapi Watt Control, Dual Swing Auto, serta Gold Fin. Varian premium NVB juga membawa filter PM2.5 dan dukungan LG ThinQ.
Sementara itu, Turbocool New Terminator menyasar ruangan berukuran sekitar 6–18 meter persegi. Model ini memiliki Turbo Mode, Jet Cool, Dual Swing, Energy Save Mode, dan Fine Dust Filter.
Pilihan tersebut menunjukkan bahwa membeli AC bukan hanya soal teknologi AI. Kapasitas pendinginan yang sesuai dengan luas ruangan, konsumsi daya, dan kebutuhan penggunaan sehari-hari tetap perlu diperhitungkan.
Garansi Kompresor hingga 10 Tahun
Di luar fitur, LG menawarkan garansi kompresor, suku cadang, dan PCB hingga 10 tahun untuk seri Dualcool dan Turbocool NSB, sesuai ketentuan garansi yang berlaku.
Perusahaan juga memperkuat produksi lokal melalui fasilitas di Cibitung, Jawa Barat. Pabrik tersebut memproduksi sejumlah AC untuk pasar Indonesia, termasuk Dualcool Inverter New Terminator.
Product Director AC ES at LG Electronics Indonesia, Joohoon Kim, mengatakan pengembangan produk diarahkan untuk menghadirkan kenyamanan sekaligus kemudahan penggunaan dan efisiensi energi.
“Melalui jajaran produk terbaru ini, LG ingin memberikan lebih dari sekadar kenyamanan udara," ujarnya dalam keterangan resminya, Sabtu (3/10/2026).
![LG meraih empat penghargaan merek pada 2026. [LG Electronics Indonesia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/10/03/98333-lg-meraih-empat-penghargaan-merek-pada-2026.jpg)
Menurut dia, perusahaan menghadirkan teknologi yang membantu konsumen menikmati efisiensi energi, keandalan produk, dan kemudahan penggunaan dalam keseharian.
Pada akhirnya, AC dengan AI menawarkan lebih dari sekadar udara dingin. Tantangannya adalah memastikan fitur yang tersedia benar-benar sesuai dengan kebutuhan pengguna, tanpa mengabaikan konsumsi listrik, perawatan, dan layanan purnajual.
Teknologi AC Bergerak ke Penggunaan yang Lebih Praktis
LG juga meraih empat penghargaan merek pada 2026, yakni SuperBrand, Top Brand, WOW Brand, dan Brand Choice Award.
Namun, di luar pengakuan tersebut, pengembangan AC terbaru LG memperlihatkan fokus pada fitur yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan pengguna.
Mulai dari penyesuaian pendinginan berbasis AI, kendali melalui smartphone, hingga pilihan inverter dan filter udara, produsen berupaya membuat penggunaan AC lebih praktis dalam keseharian.
Bagi konsumen, fitur yang perlu diperhatikan bukan hanya kemampuan mendinginkan ruangan, tetapi juga kesesuaian kapasitas dengan luas ruangan, konsumsi listrik, kemudahan perawatan, serta dukungan layanan setelah pembelian.