- Grab Indonesia meluncurkan fitur Group Ride pada April 2026 untuk memfasilitasi perjalanan empat orang dalam satu pesanan.
- Fitur ini mencatat peningkatan perjalanan lebih dari 30 kali lipat dalam lima bulan pertama dengan Jakarta sebagai pengguna tertinggi.
- Group Ride menyediakan pengaturan titik jemput berbeda, tiga pilihan metode pembayaran, serta fitur keamanan terpadu bagi pengguna.
Suara.com - Jalan bareng teman atau rekan kerja kini tak harus dimulai dengan menyamakan titik jemput dan berakhir dengan repot menghitung ongkos.
Melalui fitur Group Ride, Grab Indonesia memungkinkan hingga empat orang bepergian dalam satu pemesanan GrabCar, meski memiliki titik jemput atau tujuan berbeda.
Grab mengklaim fitur ini berpotensi membuat perjalanan lebih hemat dibandingkan memesan kendaraan secara terpisah.
Berdasarkan data internal perusahaan, sekitar 73,3 persen perjalanan Group Ride menghasilkan penghematan dengan rata-rata mencapai 54,6 persen.
Meski begitu, besarnya penghematan bergantung pada rute dan jumlah penumpang. Hasilnya bisa berbeda untuk setiap perjalanan, terutama jika lokasi penjemputan dan tujuan masing-masing penumpang berjauhan.
Group Ride diluncurkan di Indonesia pada April 2026. Dalam lima bulan pertama, jumlah perjalanan menggunakan fitur tersebut meningkat lebih dari 30 kali lipat, menunjukkan kebutuhan perjalanan bersama yang lebih praktis di tengah mobilitas masyarakat perkotaan.
Marketing Director Grab Indonesia, Asep Haekal, mengatakan fitur ini dikembangkan untuk menjawab kerepotan yang kerap muncul saat beberapa orang ingin bepergian bersama.
“Banyak orang ingin pulang atau bepergian bersama rekan kerja dan teman, tetapi akhirnya memilih memesan kendaraan secara terpisah karena mengatur titik jemput, rute, dan pembagian ongkos terasa merepotkan,” ujar Haekal dalam keterangan resminya, Senin (5/10/2026).
Melalui Group Ride, Grab ingin membuat perjalanan bersama lebih mudah diatur, transparan, dan nyaman bagi seluruh penumpang.
Bisa Jemput dan Antar di Lokasi Berbeda
Salah satu pembeda Group Ride adalah kemampuannya mengakomodasi beberapa titik jemput dan tujuan dalam satu pemesanan.
Host atau pembuat perjalanan cukup membuka halaman Transport di aplikasi Grab, memilih Group Ride, lalu memasukkan titik jemput dan tujuan awal. Setelah itu, host dapat membagikan tautan undangan kepada teman, keluarga, atau rekan kerja.
Hingga tiga orang lainnya dapat bergabung dalam perjalanan tersebut. Setiap anggota memasukkan titik jemput dan tujuan masing-masing melalui tautan yang dibagikan.
Setelah seluruh detail perjalanan dilengkapi, host dapat meninjau titik-titik perjalanan sekaligus mengatur urutan rute sebelum menyelesaikan pemesanan.
Sistem Grab kemudian membantu mengoptimalkan rute dengan mempertimbangkan jarak, kondisi lalu lintas, dan waktu perjalanan. Dengan demikian, pengguna tidak perlu mengatur setiap titik perjalanan secara manual dari awal.
Fitur ini menyasar kebutuhan mobilitas yang beragam, mulai dari berangkat ke kantor, menghadiri rapat, hingga pulang atau melanjutkan aktivitas bersama setelah jam kerja.
![Cara menggunakan fitur Group Ride. [Grab Indonesia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/10/05/27225-cara-menggunakan-fitur-group-ride.jpg)
Data Grab menunjukkan hampir tujuh dari 10 perjalanan Group Ride berlangsung pada hari kerja. Sekitar 54 persen perjalanan dilakukan pada waktu pulang kantor atau setelah selesai bekerja, ketika pengguna kerap melanjutkan aktivitas ke restoran, pusat perbelanjaan, atau tempat berkumpul lainnya.
Ongkos Bisa Dibagi Rata atau Sesuai Rute
Selain mengatur perjalanan, Group Ride menawarkan tiga pilihan pembayaran yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan kelompok.
Pertama, seluruh ongkos dibayar oleh host. Kedua, tarif dibagi rata di antara anggota perjalanan. Ketiga, ongkos dibagi secara proporsional berdasarkan perhitungan rute masing-masing penumpang.
Pilihan ketiga berguna ketika penumpang memiliki titik jemput atau tujuan berbeda. Sebab, pembagian ongkos tidak selalu harus sama rata jika jarak perjalanan setiap orang juga berbeda.
Setiap anggota dapat melihat bagian tarif yang perlu dibayarkan melalui aplikasi sebelum perjalanan dimulai. Mekanisme ini membantu mengurangi kebutuhan menghitung dan menagih uang secara manual setelah sampai di tujuan.
“Group Ride memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk menentukan cara pembagian ongkos yang paling sesuai dengan kebutuhan perjalanan mereka, sekaligus membuat biaya yang harus dibayarkan setiap anggota lebih transparan sejak awal,” jelas Haekal.
Dengan pembagian biaya yang diketahui sejak awal, pengguna bisa menyepakati pengeluaran bersama tanpa perlu merekap ongkos satu per satu setelah perjalanan selesai.
Jakarta Jadi Pengguna Terbesar
Sejak diluncurkan, penggunaan Group Ride paling banyak berasal dari kota-kota besar. Jakarta menjadi kota dengan penggunaan tertinggi, disusul Bali, Bandung, dan Surabaya.
![Marketing Director Grab Indonesia, Asep Haekal memperkenalkan fitur Group Ride di Jakarta, belum lama ini. [Grab Indonesia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/10/05/13114-marketing-director-grab-indonesia-asep-haekal.jpg)
Grab juga mencatat sekitar 32 persen perjalanan Group Ride dilakukan oleh pengguna yang sebelumnya sudah lama tidak menggunakan aplikasi Grab atau belum pernah menggunakan GrabCar.
Angka tersebut mengindikasikan perjalanan bersama berpotensi menjadi salah satu cara bagi Grab untuk memperkenalkan layanan GrabCar kepada pengguna baru maupun pengguna yang kembali aktif.
Haekal mengatakan Group Ride mulai menjadi bagian dari mobilitas harian masyarakat perkotaan, terutama pekerja yang bepergian bersama setelah jam kerja.
“Group Ride telah menjadi bagian dari mobilitas sehari-hari pengguna di kota-kota besar, terutama bagi pekerja yang bepergian bersama setelah bekerja, baik untuk pulang ke rumah maupun melanjutkan aktivitas bersama,” ujarnya.
Fitur Keamanan Tetap Tersedia
Untuk mendukung kenyamanan perjalanan, host dan anggota Group Ride tetap dapat mengakses Safety Centre serta menerima notifikasi Trip Monitoring, sesuai fitur yang tersedia di aplikasi.
Grab juga menyarankan pengguna membagikan tautan undangan hanya kepada orang yang dikenal atau dipercaya. Sebelum menyelesaikan pemesanan, seluruh anggota sebaiknya memastikan titik jemput, tujuan, urutan rute, dan pilihan pembayaran sudah sesuai.
Setelah pemesanan selesai dan Mitra Pengemudi dialokasikan, perubahan detail perjalanan mengikuti ketentuan yang berlaku di aplikasi.