- Pengguna iPhone Duo melaporkan retakan layar dan garis terang di area lipatan sejak akhir Oktober 2026.
- Apple mengakui masalah layar tersebut dan menyediakan layanan penggantian perangkat melalui program AppleCare bagi konsumen terdampak.
- Samsung menyindir masalah layar iPhone Duo di berbagai negara untuk menonjolkan pengalaman pembuatan ponsel lipatnya.
Suara.com - Samsung menyindir masalah layar lipat yang dialami iPhone Duo, ponsel lipat pertama Apple yang baru dipasarkan pada akhir Oktober 2026.
Sindiran tersebut muncul setelah sejumlah pengguna melaporkan layar bagian dalam perangkat mengalami retakan dan garis terang di area lipatan hanya dalam hitungan hari pemakaian.
Masalah yang kemudian dijuluki Crackgate itu menjadi sorotan di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Australia, dan Kanada.
Sejumlah pengguna mengaku mendengar bunyi gemeretak atau letupan ketika membuka perangkat, sebelum menemukan retakan maupun garis piksel bermasalah di sepanjang lipatan layar.
Apple disebut telah mengakui adanya masalah yang memengaruhi layar bagian dalam pada sejumlah kecil unit iPhone Duo.
Perusahaan juga menawarkan penggantian perangkat melalui layanan AppleCare bagi pengguna yang terdampak.
Sorotan terhadap masalah ini semakin besar setelah kreator YouTube JerryRigEverything melakukan pemeriksaan terhadap mekanisme engsel iPhone Duo.
Dalam video pembongkarannya, ia menemukan titik tekanan pada komponen engsel generasi pertama yang diduga menjadi salah satu penyebab kerusakan.
Sudut tajam pada salah satu bagian engsel diduga memberikan tekanan berlebih terhadap kaca ultra-tipis atau Ultra-Thin Glass (UTG), terutama ketika perangkat dilipat dan dibuka. Kondisi tersebut berpotensi memicu kerusakan pada layar di area lipatan.
Samsung Sindir Retakan Layar iPhone Duo
Samsung tidak melewatkan momentum tersebut untuk menyindir rivalnya. Melalui akun media sosial di Kanada, Malaysia, Australia, dan sejumlah pasar lainnya, Samsung menampilkan materi iklan yang menyerupai pola garis retakan pada layar iPhone Duo.
"Anda akan melihat garis horizontal bercahaya yang membelah pemandangan sehari-hari," tulis Samsung dalam materi pemasarannya, seperti dikutip dari Gizmochina, Senin (2/11/2026).
Sindiran itu sekaligus menjadi cara Samsung menonjolkan pengalamannya di pasar ponsel lipat.
Perusahaan asal Korea Selatan tersebut telah mengembangkan perangkat dengan layar fleksibel sejak memperkenalkan Galaxy Fold generasi pertama pada 2019.
Kini, Samsung telah memasuki generasi kedelapan perangkat lipatnya. Pengalaman selama bertahun-tahun tersebut menjadi modal perusahaan dalam menyempurnakan desain engsel, struktur perangkat, hingga mekanisme perlindungan layar.
Keunggulan Samsung juga didukung oleh keterlibatannya dalam rantai pasok teknologi layar lipat. Samsung Display menjadi salah satu pemasok utama panel OLED fleksibel dan kaca ultra-tipis yang digunakan dalam industri smartphone lipat.

Galaxy Fold8 Diunggulkan dari Sisi Desain
Selain menyinggung ketahanan layar iPhone Duo, Samsung turut menonjolkan desain Galaxy Fold8 yang diklaim lebih tipis dan ringan dibandingkan ponsel lipat pertama Apple tersebut.
Strategi ini memperlihatkan bagaimana Samsung memanfaatkan persoalan yang dialami Apple untuk memperkuat posisi produknya di segmen smartphone lipat.
Bagi Samsung, pengalaman mengembangkan perangkat lipat selama beberapa generasi menjadi nilai jual yang sulit diabaikan.
Meski demikian, masalah layar pada sejumlah unit iPhone Duo belum tentu menggambarkan kualitas seluruh perangkat.
Apple juga berpeluang memperbaiki desain engsel dan struktur layar melalui pembaruan pada generasi berikutnya.
Namun, kemunculan kasus Crackgate sejak awal pemasaran tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Apple.
Terlebih, perusahaan baru pertama kali memasuki pasar ponsel lipat ketika para pesaingnya sudah memiliki pengalaman bertahun-tahun mengembangkan teknologi tersebut.
Pada akhirnya, persaingan ponsel lipat tidak hanya ditentukan oleh desain yang tipis, spesifikasi kamera, atau kecanggihan fitur.
![Laporan iPhone Duo bermasalah. [GSM Arena]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/10/26/53553-laporan-iphone-duo-bermasalah.jpg)
Ketahanan layar dan engsel dalam penggunaan sehari-hari juga menjadi faktor penting yang menentukan kepercayaan konsumen.