Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) merasa terkejut atas pengumuman MSCI terhadap pasar modal Indonesia yang ingin menurunkan dari pasar berkembang atau emerging market ke pasar mandiri atau standalone market.
"Nah itu yang kami juga terus terang surprise, banyak yang surprise, pelaku pasar juga surprise. Kok bisa jauh lebih awal, biasanya kan seminggu atau dua minggu dengan final announcement itu di November kan, di awal November, 12 November kalau nggak salah," ujar Direktur Pengembangan BEI, Iding Pardi saat konferensi pers di Gedung BEI, Jumat (16/10/2026).
Ia mengatakan, pada pertemuan terakhir dengan MSCI tidak ada pernyataan mengenai Indonesia masuk ke dalam pasar mandiri (standalone market). Namun, pengumuman ini diluar perkiraan BEI.
Iding menekankan bahwa BEI akan terus berupaya untuk memperbaiki kinerja pasar modal Indonesia. Sehingga, bisa mendapatkan sentimen positf terhada kinerja saham Indonesia di akhir hasil pada Juni 2027 mendatang.
Iding pun meminta MSCI memberikan waktu untuk Indonesia. Pasalnya, pengumuman pasar modal akan masuk kategori standalone market menjadi perhatian serius untuk BEI.