Dua Hal Ini Hambat Penanganan Penyakit Langka di Indonesia

Dythia Novianty, Firsta Nodia

Rabu, 01 Maret 2017 | 07:18 WIB
Dua Hal Ini Hambat Penanganan Penyakit Langka di Indonesia
Peringatan Hari Penyakit Langka di RSCM Kiara, Jakarta Pusat, Selasa (28/2/2017). [Suara.com/Firsta Nodia]

Suara.com - Sesuai namanya, jumlah pengidap penyakit langka di Indonesia sangat sedikit. Namun efek yang ditimbulkan saat menderita penyakit ini lebih berat daripada menjadi pengidap kanker dan HIV AIDS secara bersamaan.

Dr. dr. Damayanti Rusli Sjarif SpA (K), selaku Ketua Divisi Nutrisi dan Penyakit Metabolik Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI RSCM mengatakan, separuh dari pengidap penyakit langka adalah anak-anak.

Gejala yang hampir menyerupai penyakit lain dan pemahaman dokter yang belum merata mengenai penyakit langka, menghambat tegaknya diagnosis yang berujung pada terlambatnya penanganan.

"Biasanya terdiagnosis setelah mengunjungi lebih dari satu dokter, bahkan ada yang sampai 8 dokter baru ketahuan mengidap penyakit langka," ujar dr Damayanti pada temu media peringatan Hari Penyakit Langka di RSCM Kiara, Jakarta Pusat, Selasa (28/2/2017).

Selain sulit didiagnosis, anak yang mengidap penyakit langka di Indonesia harus berhadapan dengan sulitnya akses obat karena tidak diproduksi di Indonesia. Pemerintah pun seakan cuci tangan dan justru mempersulit proses masuknya obat yang diresepkan oleh dokter.

"Pasien sudah gawat tapi obatnya ketahan di bea cukai karena regulasi. Sementara keparahan pasien kan nggak bisa ditahan," tambah dia.

Dr Damayanti pun menceritakan pengalaman pahit mengenai akses obat-obatan yang menghilangkan nyawa pasien bayi bernama Kenes. Pada usia 5 hari bayi Kenes mengalami penurunan kesadaran dan mengeluarkan keringat berbau tak sedap.

Setelah didiagnosis, rupanya Bayi Kenes mengalami kesulitan dalam memetabolisme zat yang terkandung dalam ASI. Karena obat tak tersedia di Indonesia, dr Damayanti pun menghubungi produsen obat di negara lain untuk mendapatkan obat.

"Ketika kita tunggu kok obat nggak datang-datang. Setelah kita kontak produsen ternyata obatnya ketahan di bea cukai. Kita sudah bilang bahwa pengadaan obat ini untuk kasus tak biasa tapi mereka bilang sudah ketentuan regulasi. Akhirnya, kita kehilangan Kenes di usia 20 hari dimana susu itu baru keluar," tambah dia.

baca juga

Agar tak terulang, dr Damayanti berharap agar pemerintah mempermudah regulasi untuk kasus tak biasa seperti ini agar nyawa pasien bisa tertolong.

"Penyakit langka boleh saja langka tapi harapan tidak boleh langka. Dia begitu penting bagi orang lain di sekitarnya," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perkawinan Sedarah, Waspadai Terkena Penyakit Langka

Perkawinan Sedarah, Waspadai Terkena Penyakit Langka

Health | Selasa, 28 Februari 2017 | 19:24 WIB

Ini 5 Penyakit Langka di Dunia

Ini 5 Penyakit Langka di Dunia

Health | Selasa, 22 November 2016 | 11:09 WIB

Penyakit Langka, Perempuan Ini Alergi Parah dengan Suaminya

Penyakit Langka, Perempuan Ini Alergi Parah dengan Suaminya

Health | Kamis, 17 November 2016 | 14:32 WIB

Para Tokoh Dunia Ini Ternyata Pernah Idap Penyakit Serius

Para Tokoh Dunia Ini Ternyata Pernah Idap Penyakit Serius

Health | Senin, 18 April 2016 | 18:43 WIB

Perempuan Ini Alergi dengan Keringatnya Sendiri

Perempuan Ini Alergi dengan Keringatnya Sendiri

Health | Senin, 18 April 2016 | 08:23 WIB

Terkini

Batavia Awal Abad ke-20: Menyusuri Wajah Jakarta Era Kolonial

Batavia Awal Abad ke-20: Menyusuri Wajah Jakarta Era Kolonial

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:00 WIB

4 Rekomendasi Parfum Wanita Aerostreet Tahan Lama, dari Wangi Bunga hingga Manis Vanila

4 Rekomendasi Parfum Wanita Aerostreet Tahan Lama, dari Wangi Bunga hingga Manis Vanila

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 10:56 WIB

Bisnis Gelap Berjalan 6 Bulan, Sindikat 'Penyedot' Bio Solar di Way Kanan Digulung Polisi

Bisnis Gelap Berjalan 6 Bulan, Sindikat 'Penyedot' Bio Solar di Way Kanan Digulung Polisi

Lampung | Kamis, 08 Oktober 2026 | 10:53 WIB

Nonton MotoGP 2026 Makin Hemat! Borong Merchandise Resmi Diskon 20% Pakai BRImo

Nonton MotoGP 2026 Makin Hemat! Borong Merchandise Resmi Diskon 20% Pakai BRImo

Bri | Kamis, 08 Oktober 2026 | 10:53 WIB

Euforia Juara ASEAN Cup Selesai, Tantangan Berat Kualifikasi Piala Dunia Menanti Skuad Garuda

Euforia Juara ASEAN Cup Selesai, Tantangan Berat Kualifikasi Piala Dunia Menanti Skuad Garuda

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 10:52 WIB

Minim Menit Bermain di Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Kesulitan Menilai 5 Pemain Persija

Minim Menit Bermain di Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Kesulitan Menilai 5 Pemain Persija

Bola | Kamis, 08 Oktober 2026 | 10:51 WIB

Rizky Ridho dan 4 Pemain Timnas Kembali, Persija Punya Modal Besar Hajar PSIM

Rizky Ridho dan 4 Pemain Timnas Kembali, Persija Punya Modal Besar Hajar PSIM

Bola | Kamis, 08 Oktober 2026 | 10:50 WIB

Asus ProArt P16 dan P14 Rilis dengan RTX Spark, Seganas Apa Performanya?

Asus ProArt P16 dan P14 Rilis dengan RTX Spark, Seganas Apa Performanya?

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 10:50 WIB

Harga Minyak Mentah Merosot saat Cadangan Dunia Terkuras, Ada Apa?

Harga Minyak Mentah Merosot saat Cadangan Dunia Terkuras, Ada Apa?

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 10:47 WIB

Punya Ide tapi Tak Bisa Bikin Video? AI Bantu Kreator Wujudkan Konten

Punya Ide tapi Tak Bisa Bikin Video? AI Bantu Kreator Wujudkan Konten

Tekno | Kamis, 08 Oktober 2026 | 10:46 WIB

×