Para Tokoh Dunia Ini Ternyata Pernah Idap Penyakit Serius

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Senin, 18 April 2016 | 18:43 WIB
Para Tokoh Dunia Ini Ternyata Pernah Idap Penyakit Serius
Komponis legendaris, Beethoven. (Shutterstock)

Suara.com - Terkadang kita berpikir bahwa tokoh-tokoh besar terhindar dari risiko berbagai penyakit, karena besarnya kekuasaan atau banyaknya harta yang dimiliki.

Tapi ternyata dugaan ini salah. Beberapa tokoh terkenal yang juga penguasa di berbagai bidang ini memiliki riwayat penyakit mematikan yang mungkin tak pernah Anda bayangkan.

Ingin tahu siapa saja tokoh besar yang mengidap penyakit-penyakit serius? Simak ulasan berikut seperti dilansir Boldsky.

1. Beethoven
Siapa yang tak mengenal Beethoven, seorang komponis legendaris yang selalu menelurkan karya terbaiknya ini ternyata lahir dengan kelainan di telinganya yang membuatnya tuli pada usia 30 tahun. Padahal karya-karya Beethoven selalu berhasil memikat hati publik yang mendengarnya.

2. Charles Darwin
Tokoh yang terkenal dengan teori evolusinya ini ternyata menyimpan riwayat penyakit yang cukup kronis. Dia memiliki sakit perut ekstrem dengan gejala mual sepanjang hari. Bahkan para ahli pun gagal menganalisis penyebab dari penyakit yang diderita Darwin. Namun belakangan ada dokter yang mendiagnosis bahwa Darwin mengidam sindom muntah siklik yang cukup langka diderita orang.

3. Julius Caesar
Tahukah Anda bahwa Julius Caesar merupakan penyandang epilepsi yang juga pernah mengidap stroke ringan beberapa kali. Ia didiagnosis mengidap kondisi yang dikenal sebagai "transient ischemic attack".

4. Edgar Allan Poe
Bagi Anda yang belum pernah mendengar nama tokoh satu ini, dia adalah seorang penyair terkenal yang meninggal akibat rabies. Kematiannya menjadi misteri ketika ia tiba-tiba menghilang dari rumahnya dan setelah seminggu ditemukan di selokan dengan mengenakan pakaian orang lain. Dia mengalami penderitaan cukup hebat selama empat hari sebelum akhirnya ia menyerah dengan penyakitnya.

5. Vladimir Lenin
Dia adalah komunis revolusioner yang paling terkenal, juga politisi dan pakar teori politik. Ketika ia jatuh sakit, dokter menduganya sebagai kelelahan mental semata. Namun, setelah kematiannya dan selama dilakukan autopsi, dokter tercengang ketika mengetahui otak Lenin perlahan-lahan berubah menjadi batu! Dalam istilah medis, kondisi ini dikenal sebagai aterosklerosis serebrovaskular.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perempuan Ini Alergi dengan Keringatnya Sendiri

Perempuan Ini Alergi dengan Keringatnya Sendiri

Health | Senin, 18 April 2016 | 08:23 WIB

Ini Prosedur Pengobatan Gratis untuk Kecelakaan Kerja

Ini Prosedur Pengobatan Gratis untuk Kecelakaan Kerja

News | Jum'at, 15 April 2016 | 13:01 WIB

Fakta Menarik Tentang Kesehatan Lelaki Jangkung

Fakta Menarik Tentang Kesehatan Lelaki Jangkung

Health | Jum'at, 15 April 2016 | 10:33 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB