Makanan Sehat Ini Bisa Jadi Tak Terlalu Sehat, Apa Sebabnya?

Arsito Hidayatullah, Risna Halidi

Senin, 06 Maret 2017 | 18:47 WIB
Makanan Sehat Ini Bisa Jadi Tak Terlalu Sehat, Apa Sebabnya?
Ilustrasi berbagai minuman jus. [Shutterstock]

Suara.com - Membuat jus mungkin menjadi tren kesehatan yang populer. Tetapi, riset menunjukkan jus ternyata juga dapat merugikan pola diet yang baik. Hal yang sama juga berlaku pada minyak kelapa yang sarat lemak jenuh, namun belakangan menjadi metode diet yang digilai di Amerika Serikat.

Sementara itu, diet bebas gluten bisa jadi memiliki manfaat sedikit bagi orang-orang yang tidak sensitif pada gluten atau penyakit celiac.

"Ada kebingungan yang meluas dalam hal gizi. Setiap hari, seseorang mengatakan bahwa ini baik, dan kemudian di hari selanjutnya ia mengatakan bahwa ini buruk," tutur Dr Andrew Freeman, wakil ketua American College of Cardiology's Lifestyle and Nutrition Work Group.

Dalam menyikapi tren tersebut, Freeman dan kawan-kawan menyimpulkan bahwa jus dapat meningkatkan penyerapan beberapa nutrisi, tapi juga dapat menghilangkan serat dan nutrisi lain dalam buah-buahan segar atau sayuran. Orang-orang yang meminum jus, justru cenderung tidak merasa kenyang sesudahnya.

"Anda menghilangkan sebagian besar nutrisi. Anda menghilangkan sebagian besar serat. Penelitian menunjukkan bahwa ketika Anda minum kalori tersebut, tidak akan mengenyangkan seperti Anda mengunyah mereka," kata Dr Alice Lichtenstein, Direktur Cardiovascular Nutrition Laboratory di Tufts University, Boston.

Dengan kasus yang sama, suplemen antioksidan dengan dosis tinggi juga disebut tidak memberikan keuntungan bagi mereka yang mengonsumsi makanan antioksidan.

"Setiap kali kita mengonsumsi ekstrak tumbuhan, kita biasanya tidak mendapatkan keuntungan yang sama, atau kadang juga tidak mendapatkan keuntungan. (Ini) Berbahaya," jelas Freeman, seperti yang dikutip dari Webmd.com.

Minyak kelapa juga merupakan tren makanan kesehatan baru-baru ini. Namun faktanya, kelapa secara alami sarat dengan lemak jenuh yang tidak sehat. Freeman dan Lichtenstein mengatakan, lebih baik menggunakan minyak zaitun dan sayur dalam masakan, karena keduanya mengandung lemak tak jenuh yang sehat.

Sementara itu, diet bebas gluten dapat membantu mereka yang sensitif terhadap gluten dan memiliki riwayat penyakit celiac. Tetapi diet ini tidak berdampak positif pada orang sehat yang dapat mencerna biji-bijian tanpa efek samping.

Telur juga dipercaya dapat meningkatkan kadar kolesterol seseorang. Namun ternyata hal tersebut tidak separah yang diduga kebanyakan. Mengonsumsi telur satu atau dua per hari, dipercaya hanya memberikan efek kecil pada mereka yang berisiko tinggi dengan masalah jantung dan kolesterol.

Secara keseluruhan, peneliti menyarankan akan lebih baik melakukan diet tanpa banyak mengolah makanan sehingga kandungannya menjadi tidak utuh.

"Saya berpendapat, semua sayuran cerah dan buah-buahan kaya akan nutrisi antioksidan," ungkap Freeman pula.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kelapa Bakal Jadi Buah Populer di 2017, Mengapa?

Kelapa Bakal Jadi Buah Populer di 2017, Mengapa?

Lifestyle | Selasa, 17 Januari 2017 | 14:29 WIB

Makan Terong, Ini Lima Khasiat yang Bisa Anda Rasakan

Makan Terong, Ini Lima Khasiat yang Bisa Anda Rasakan

Lifestyle | Jum'at, 06 Januari 2017 | 16:27 WIB

Ingin Lebih Sehat di 2017? Konsumsi Makanan 'Super' Ini!

Ingin Lebih Sehat di 2017? Konsumsi Makanan 'Super' Ini!

Health | Senin, 02 Januari 2017 | 14:44 WIB

Di Sini 'Surganya' Pecinta Makanan Sehat

Di Sini 'Surganya' Pecinta Makanan Sehat

Lifestyle | Jum'at, 02 Desember 2016 | 09:47 WIB

Terkini

Polisi Tangkap Bandar Sabu di Cengkareng, Sita 75,78 Gram Narkotika

Polisi Tangkap Bandar Sabu di Cengkareng, Sita 75,78 Gram Narkotika

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:54 WIB

Fitnah Temui Dubes Singapura, Dino Patti Djalal Duga Ada 'Tim Siluman' Penyebar Hoaks

Fitnah Temui Dubes Singapura, Dino Patti Djalal Duga Ada 'Tim Siluman' Penyebar Hoaks

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:53 WIB

Persiapan Menuju PON 2028, Gunung Slamet Jadi Kawah Candradimuka Atlet Trail Run Jateng

Persiapan Menuju PON 2028, Gunung Slamet Jadi Kawah Candradimuka Atlet Trail Run Jateng

Jawa Tengah | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:52 WIB

Dari FYP ke Kamus: Slang Gen Z Bukti Kreativitas atau Kerusakan Bahasa?

Dari FYP ke Kamus: Slang Gen Z Bukti Kreativitas atau Kerusakan Bahasa?

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Apakah Bedak Marcks Cocok untuk Kulit Berminyak? Wajah Bebas Kilap Seharian

Apakah Bedak Marcks Cocok untuk Kulit Berminyak? Wajah Bebas Kilap Seharian

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:46 WIB

Review Natur Hair Shampoo Anti Dandruff , Mengandung Tea Tree Oil untuk Atasi Ketombe

Review Natur Hair Shampoo Anti Dandruff , Mengandung Tea Tree Oil untuk Atasi Ketombe

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Kebakaran Gunung Sumbing Padam, Ahmad Luthfi Minta Percepat Rehabilitasi

Kebakaran Gunung Sumbing Padam, Ahmad Luthfi Minta Percepat Rehabilitasi

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:44 WIB

5 Sunscreen yang Tidak Perih di Mata, Tear-Free dan Alcohol-Free untuk Kulit Sensitif

5 Sunscreen yang Tidak Perih di Mata, Tear-Free dan Alcohol-Free untuk Kulit Sensitif

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:41 WIB

Siap-siap Beli, Harga Emas Antam Diproyeksikan Turun ke Rp2,3 Juta/Gram

Siap-siap Beli, Harga Emas Antam Diproyeksikan Turun ke Rp2,3 Juta/Gram

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:40 WIB

Pendapatan BUMI Diproyeksi Tembus US$1,62 Miliar di 2026, Ini Pendorongnya

Pendapatan BUMI Diproyeksi Tembus US$1,62 Miliar di 2026, Ini Pendorongnya

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:38 WIB

×