Meski Megah, Terminal 3 Ultimate Sebenarnya Belum Siap Operasi

Siswanto

Kamis, 11 Agustus 2016 | 19:34 WIB
Meski Megah, Terminal 3 Ultimate Sebenarnya Belum Siap Operasi
Petugas melakukan pemeriksaan terhadap calon penumpang pesawat udara di Terminal 3 Ultimate, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (12/6). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Ketua Komite II DPD Parlindungan Purba menilai Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta yang baru dioperasikan Angkasa Pura II sebenarnya masih belum siap. Hal itu, kata dia, dapat dilihat sejak dioperasikan pada hari Selasa (9/8/2016), banyak penumpang yang mengalami keterlambatan dalam penerbangan. AP II juga belum menyiapkan fasilitas yang memadai untuk calon penumpang seperti tempat duduk. Bahkan pada hari pertama dioperasikan, Terminal 3 sempat mengalami mati lampu.

“Saya melihat Angkasa Pura belum siap dalam pengoperasian Terminal 3 ini. Hal ini terbukti dari keluhan penumpang yang mengeluh bahwa Angkasa Pura tidak siap karena masih ada sound system yang belum terpasang dengan baik sehingga penumpang harus menunggu di depan gate secara bergerombol," kata Parlindungan melalui pernyataan tertulis yang diterima Suara.com, hari ini.

Anggota DPD dari Sumatera Utara menambahkan keterlambatan tidak hanya terjadi untuk jadwal keberangkatan, tetapi juga jadwal kedatangan.

Dia menyontohkan penerbangan dari Solo dengan transit di Jakarta yang mengalami keterlambatan sekitar satu jam. Pesawat tersebut harus menunggu antrian mendarat di udara, dan juga saat lamanya waktu perjalanan penumpang dari pesawat menuju terminal kedatangan yang menggunakan bus.

Parlindungan menilai Angkasa Pura II belum siap dalam proses pemindahan penumpang ke Terminal 3 Soekarno-Hatta. Pengalihan penumpang dari Terminal 2F menuju Terminal 3 belum didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai, termasuk petugas informasi, katanya.

Dia berharap Angkasa Pura II dan pemerintah untuk menyiapkan fasilitas yang memadai untuk calon penumpang. Minimnya fasilitas di Terminal 3 dianggap akan merugikan calon penumpang.

“Saya berharap pemerintah dan pihak angkasa pura lebih mempersiapkan lagi kesiapan Terminal 3 ini sehingga dapat melayani lebih baik lagi,” ujarnya.

Selain itu, dia juga meminta pemerintah menjamin upaya keselamatan penumpang dan sistem navigasi yang aman.

“Saya minta pemerintah menjamin upaya keselamatan penumpang jangan karena pindah terminal sistem penerbangan terganggu," kata dia.

Dia akan meminta jawaban terhadap Angkasa Pura II tentang persoalan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Sport | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

×