GNPF MUI: Transfer Dana ke Turki itu Ada, tapi Bukan Kami

Reza Gunadha, Agung Sandy Lesmana

Kamis, 23 Februari 2017 | 14:20 WIB
GNPF MUI: Transfer Dana ke Turki itu Ada, tapi Bukan Kami
Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI, Bachtiar Nasir memenuhi panggilan untuk menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, di Jakarta, Jumat (10/2).

Suara.com - Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) mengakui adanya aliran dana donasi umat yang ditransfer ke Turki. Namun, mereka menepis tuduhan dana tersebut dikirim atas nama dan perintah Ketua GNPF Backtiar Nasir.

Pemgakuan dan bantahan tersebut, merupakan respons terhadap klaim Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengenai adanya bukti transfer dari rekening ”Yayasan Keadilan untuk Semua” ke Turki, yang diduga diteruskan ke kaum pemberontak Suriah.

"Mungkin, Kapolri mendapat informasi yang kurang lengkap. Dana yang ditransfer ke Turki dikirim melalui rekening pribadi pegawai BNI Syariah, IA (Islahudin Akbar), yang sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus pencucian uang. Jadi apa hubungannya dengan Ketua GNPF Bachtiar Nasir?" kata anggota tim advokasi GNPF-MUI Kapitra Ampera, Kamis (23/2/2017).

Ia mengungkapkan, Islahudin secara pribadi mentransfer uang sebesar 4.600 Dolar AS kepada Insan Hak ve Harriyetleri ve Insani Yardim Vakfi (IHH), organisasi nirlaba Turki yang mengurusi  pengungsi Suriah. engiriman uang itu terjadi pada bulan Juni 2016.

Sementara GNPF secara organisasional baru terbentuk sekaligus meminjam rekening ”Yayasan Keadilan untuk Semua” untuk menampung sumbangan warga guna Aksi Bela Islam I-II sejak Oktober 2016.

"Jadi, ketika AI mentransfer uang itu ke Turki, GNPF belum terbentuk dan belum ada uang donasi warga," terangnya.

Sebelumnya, dalam rapat kerja Polri dengan Komisi II DPR RI, Rabu (22/2/2017) kemarin, Kapolri Tito menuturkan tengah mendalami adanya kemungkinan aliran dana yang digalang GNPF digunakan untuk kegiatan kelompok teroris di Suriah.

Kemungkinan itu berawal dari rentetan pemberian kuasa pengambilan uang yayasan yang tampak mencurigakan.

”Ketua Yayasan Keadilan untuk Semua Adnin Armas, memberikan kuasanya pada Ketua GNPF-MUI Bachtiar Nasir. Selanjutnya, Bachtiar memberi kuasa kepada pegawai BNI Syariah Islahudin Akbar untuk menarik uang. Padahal, hukum tak membolehkan pemberian kuasa dilakukan hingga orang ketiga,” tutur Tito Karnavian.

baca juga

Selain itu, dalam penelusuran polisi, Islahudin melakukan penarikan uang lebih dari Rp 1 miliar yang kemudian diberikan kepada Bachtiar Nasir. Dana tersebut digunakan Bachtiar Basir untuk sejumlah kegiatan.

”Tapi, sebagian dananya ada yang dikirim ke Turki. Itu diketahui dari slip transfer. Nah, pengiriman uang ke Turki ini tengah didalami peruntukannya, termasuk apa uang itu bisa sampai ke Suriah,” tuturnya.

Tito juga mengakui, penelusuran tersebut semakin penting lantaran banyak informasi yang beredar mengenai uang itu erat terkait dengan kelompok teror di Suriah. ”Itu menjadi menarik dan dasar bagi Polri melakukan pemeriksaan,” imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polri Telisik Aliran Dana GNPF ke Kelompok Teroris Suriah

Polri Telisik Aliran Dana GNPF ke Kelompok Teroris Suriah

News | Kamis, 23 Februari 2017 | 10:29 WIB

Dugaan Cuci Uang Yayasan Keadilan, Dua Orang BNI Dipanggil Polisi

Dugaan Cuci Uang Yayasan Keadilan, Dua Orang BNI Dipanggil Polisi

News | Senin, 20 Februari 2017 | 19:10 WIB

FUI akan Demo Lengserkan Ahok, Ini Agenda GNPF MUI Besok

FUI akan Demo Lengserkan Ahok, Ini Agenda GNPF MUI Besok

News | Senin, 20 Februari 2017 | 14:17 WIB

Habib Rizieq dan GNPF-MUI Tak Akan Ikut Aksi 21 Februari

Habib Rizieq dan GNPF-MUI Tak Akan Ikut Aksi 21 Februari

News | Senin, 20 Februari 2017 | 01:16 WIB

Militer Turki Kuasai Al Bab, ISIS Terkepung

Militer Turki Kuasai Al Bab, ISIS Terkepung

News | Minggu, 12 Februari 2017 | 19:42 WIB

Terkini

Mengenal Qamaril Adani, Akan Wakili Indonesia di Miss Polo Universe 2027

Mengenal Qamaril Adani, Akan Wakili Indonesia di Miss Polo Universe 2027

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:46 WIB

Anak Skena di Cherrypop 2026 Diajak Melek Sampah Plastik Bareng POPSEA

Anak Skena di Cherrypop 2026 Diajak Melek Sampah Plastik Bareng POPSEA

Entertainment | Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Dari Gadis 19 Tahun: Perjalanan 3 Dekade Wanda Ponika Bangun Imperium Berlian

Dari Gadis 19 Tahun: Perjalanan 3 Dekade Wanda Ponika Bangun Imperium Berlian

Entertainment | Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:18 WIB

Dalam 4 Jam PM2.5 Palembang Melonjak 3 Kali Lipat, Begini Kondisi Terbarunya

Dalam 4 Jam PM2.5 Palembang Melonjak 3 Kali Lipat, Begini Kondisi Terbarunya

Sumsel | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:44 WIB

Revaldo Ditangkap di Apartemen, Polisi Temukan Sabu dan Alat Isap

Revaldo Ditangkap di Apartemen, Polisi Temukan Sabu dan Alat Isap

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Diisukan Membelot dari Gerindra ke PSI, Dedi Mulyadi Kaget dan Heran

Diisukan Membelot dari Gerindra ke PSI, Dedi Mulyadi Kaget dan Heran

Jabar | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Modus Timbang Berat Badan, Pedagang Cimin di Cirebon Diduga Cabuli 7 Anak

Modus Timbang Berat Badan, Pedagang Cimin di Cirebon Diduga Cabuli 7 Anak

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Pakai Teknologi Kelme K-Loomax, Ini Tampilan Jersey Home, Away dan Third Persib

Pakai Teknologi Kelme K-Loomax, Ini Tampilan Jersey Home, Away dan Third Persib

Jabar | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Bukan Perkuat Timnas Indonesia, Adik Mitchell Baker Pilih Hong Kong

Bukan Perkuat Timnas Indonesia, Adik Mitchell Baker Pilih Hong Kong

Bola | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:05 WIB

PAN Bantah Budi Arie Soal Percepatan 2029: Indonesia Tak Sedang Menuju Situasi 98

PAN Bantah Budi Arie Soal Percepatan 2029: Indonesia Tak Sedang Menuju Situasi 98

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:05 WIB

×