Boneka Kembali Bebas Dijual di Pasar Mosul Setelah ISIS Ditumpas

Liberty Jemadu | Suara.com

Selasa, 25 April 2017 | 06:09 WIB
Boneka Kembali Bebas Dijual di Pasar Mosul Setelah ISIS Ditumpas
Seorang gadis cilik asal Mosul mendekap sebuah boneka di dalam sebuah rumah yang disewa keluarganya di Baghdad, Irak pada 2014 silam (AFP/Ahmad al Rubaye).

Suara.com - Toko-toko boneka kembali berkembang pesat di timur Mosul dan bocah-bocah Irak kini bisa bermain dengan mainan kesayangan mereka itu setelah kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) ditumpas dari wilayah tersebut.

Selama tiga tahun menduduki Mosul, ISIS telah melarang penjualan dan peredaran boneka-boneka di kawasan itu. Alasannya karena menurut ISIS mainan anak-anak itu adalah berhala.

Tetapi ketika pasukan militer Irak yang didukung oleh Amerika Serikat berhasil menumpas pasukan ISIS dari wilayah timur Mosul pada Januari lalu, dua toko mainan anak-akan langsung dibuka dan saat ini sudah ada 15 toko serupa di kawasan itu.

"Di bawah ISIS, semua mainan yang memiliki wajah (jika berwajah perempuan) harus ditutup dengan kerudung hingga hanya menampakan kedua matanya saja. Kini itu tak perlu dan tak ada lagi larangan untuk barang impor," kata Abu Mohammed, seorang pedagang mainan anak di Mosul seperti diwartakan Reuters, Senin (24/4/2017).

Abu Mohammed, yang mengimpor boneka dan mainan dari Cina, mengatakan bahwa toko-toko mainan berskala besar banyak terletak di Mosul bagian barat, yang saat ini masih berusaha dibebaskan dari ISIS oleh militer Irak.

"Sebagian besar toko-toko mainan berskala besar ada di barat dan segera setelah kawasan itu dibebaskan dari ISIS maka penjualan boneka dipastikan berkembang lebih pesat lagi," imbuh dia.

Senada dengan Abu Mohammed, pemilik toko boneka lain bernama Abu Seif juga menilai bisnis penjualan boneka sangat menjanjikan saat ini.

"Semua yang dibutuhkan anak sudah tersedia. Sebelumnya banyak produk yang yang dilarang, seperti gambar-gambar dan bentuk-bentuk wajah. Kini anak-anak bisa memilih mainan apa saja yang mereka inginkan," kata Abu Seif.

Para orang tua di Mosul bagian timur mengakui bahwa mainan bisa membantu anak-anak mereka melupakan perang dan ketakutan selama tiga tahun pendudukan ISIS.

"Anak-anak merasa tertekan di bawah ISIS. Semua yang dilarang dihancurkan. Tidak ada mainan yang memiliki wajah," kata Hasan, seorang ayah di Mosul timur.

"Semua orang, muda dan tua, merasa tertekan. Kini boneka sudah dijual, hidup kami sudah kembali, kami sudah merdeka," tambah dia.

Sementara bagi Taha, yang menemani anaknya melihat-lihat mainan di sebuah toko di kota itu, larangan-larangan soal boneka itu hanyalah sebagian kecil dari banyak aturan yang diciptakan ISIS.

"Boneka berwajah dilarang atas dasar ketakutan akan berhala dan pemurtadan. Itu semua omong kosong. Mereka bukan muslim, mereka merusak Islam," kata Taha.

"Anak-anak merasa trauma; ISIS telah menghancurkan sekolah-sekolah, mereka memusnahkah boneka, dan kehidupan anak-anak bagai di neraka," ujar dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban

AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 23:06 WIB

Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan

Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 16:42 WIB

Lewat Dongeng Boneka Tangan, KKNT UNP Kediri Ajarkan Kecerdasan Emosional di KB Mentari

Lewat Dongeng Boneka Tangan, KKNT UNP Kediri Ajarkan Kecerdasan Emosional di KB Mentari

Your Say | Selasa, 10 Februari 2026 | 14:20 WIB

Boneka Bernyawa di Jendela Kamar 147

Boneka Bernyawa di Jendela Kamar 147

Your Say | Rabu, 04 Februari 2026 | 19:15 WIB

Sinopsis Mudborn, Kisah Pasutri Diserang Boneka Misterius

Sinopsis Mudborn, Kisah Pasutri Diserang Boneka Misterius

Your Say | Senin, 02 Februari 2026 | 14:04 WIB

Film Mudborn: Boneka Tanah Liat yang Mengutuk dan Mengerikan!

Film Mudborn: Boneka Tanah Liat yang Mengutuk dan Mengerikan!

Your Say | Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:05 WIB

Mosul Malam Ini di Trans TV: Potret Brutal dan Otentik Perjuangan Tim SWAT Irak Melawan ISIS

Mosul Malam Ini di Trans TV: Potret Brutal dan Otentik Perjuangan Tim SWAT Irak Melawan ISIS

Entertainment | Rabu, 07 Januari 2026 | 20:45 WIB

Popularitas Meledak, Boneka Labubu Bakal Dibuatkan Film oleh Sony Pictures

Popularitas Meledak, Boneka Labubu Bakal Dibuatkan Film oleh Sony Pictures

Your Say | Sabtu, 15 November 2025 | 11:35 WIB

Empat Pendukung ISIS di Sumatera Diciduk Densus 88! Gunakan Media Sosial untuk Provokasi Teror

Empat Pendukung ISIS di Sumatera Diciduk Densus 88! Gunakan Media Sosial untuk Provokasi Teror

News | Selasa, 07 Oktober 2025 | 13:30 WIB

Italia Ikutan Histeris! Boneka Labubu yang Viral di Indonesia Kini Jadi Rebutan di Milan

Italia Ikutan Histeris! Boneka Labubu yang Viral di Indonesia Kini Jadi Rebutan di Milan

Video | Jum'at, 19 September 2025 | 11:05 WIB

Terkini

BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya

BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 23:40 WIB

Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI

Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI

News | Jum'at, 03 April 2026 | 22:18 WIB

Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun

Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun

News | Jum'at, 03 April 2026 | 22:05 WIB

Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI

Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI

News | Jum'at, 03 April 2026 | 21:36 WIB

Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang

Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang

News | Jum'at, 03 April 2026 | 21:02 WIB

Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak

Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak

News | Jum'at, 03 April 2026 | 20:04 WIB

BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk

BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk

News | Jum'at, 03 April 2026 | 19:47 WIB

'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina

'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina

News | Jum'at, 03 April 2026 | 19:08 WIB

Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras

Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras

News | Jum'at, 03 April 2026 | 18:44 WIB

Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya

Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 18:19 WIB