Survei PPIM UIN Jakarta: 50,87 Guru dari TK - SMA Intoleran dan Radikal

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 25 Januari 2019 | 17:58 WIB
Survei PPIM UIN Jakarta: 50,87 Guru dari TK - SMA Intoleran dan Radikal
Ilustrasi toleransi beragama. (Shutterstock)

Suara.com - Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Jakarta mencatat setengah dari jumlah guru di Indonesia mempunyai opini radikal dan intoleran. Guru-guru itu tersebar mulai dari tingkat TK sampai SMA.

Persentase guru radikal di Indonesia sampai 50,87 persen. Pada Diseminasi hasil survei nasional PPIM 2018 tentang Sikap Keberagamaan Guru Sekolah/Madrasah di Indonesia didukung oleh UIN Imam Bonjol Padang, dia mengatakan survei tersebut melibatkan 2.237 guru yang dijadikan sampel terdiri atas 1.811 guru sekolah dan 426 guru madrasah.

"Guru di Indonesia mulai dari TK hingga SMA memiliki opini intoleran dan opini radikal yang tinggi," kata Peneliti PPIM UIN Jakarta Yunita Faela Nisa di Padang, Jumat (25/1/2019).

Ada tiga pertanyaan mendasar dalam penelitian yaitu seberapa besar toleransi guru sekolah/madrasah di Indonesia, seberapa besar radikalisme dalam mendukung negara Islam dan faktor apa yang berkontribusi membentuk intoleransi dan radikalisme bagi guru di Indonesia.

Yunita menjelaskan konsep dasar tentang toleransi dalam survei merujuk kepada Sullivan yaitu kesediaan untuk mempersilahkan pemeluk agama lain mengekspresikan ide atau kepentingan yang berbeda.

"Salah satu bentuk opini intoleransi yang terungkap adalah hanya 45 persen guru yang setuju non muslim boleh mendirikan ibadah di lingkungan mereka," kata dia.

Dalam survei tersebut juga terungkap intensi aksi toleransi pada umat agama lain dalam bentuk menandatangi petisi penolakan sekolah berbasis agama non Islam sebesar 34 persen.

Terkait dengan opini radikal, sebanyak 57 persen guru menjawab setuju saat diajukan pertanyaan seberapa setuju menyumbang uang atau barang untuk mendirikan negara Islam dan 81 persen guru setuju mendoakan orang yang meninggal karena ikut berperang mendirikan negara Islam.

Berikutnya saat diajukan pertanyaan seandainya responden memiliki kesempatan sebanyak 13,30 persen responden ingin menyerang polisi yang menangkap orang-orang yang sedang berjuang mendirikan negara Islam.

baca juga

Ia menyampaikan faktor yang mempengaruhi hal tersebut salah satunya pandangan Islamis yang menjadi variabel penting terkait intoleransi dan radikalisme guru.

"Sebanyak 82 persen guru setuju Islam satu-satuya solusi mengatasi persoalan masyarakat," ujar dia.

Tidak hanya itu dalam penelitian terungkap yang menjadi panutan dalam belajar agama adalah Ustadz Abdul Somad, Aa Gym, Mama Dedeh, Quraish Shihab, Ustadz Adi Hidayat, Ustadz Maulana dan KH Mustofa Bisri.

Ia menyarankan pemangku kepentingan terkait perlu memperbanyak program yang memberikan pemahaman keislaman yang lebih kontekstual serta memberikan pengalaman kepada guru untuk merasakan keberagaman dan kemajemukan.

"Guru adalah profesi yang penting, abdi negara yang mendidik generasi bangsa, paham keagamaan yang intoleran dan ekslusif berdampak negatif terhadap kebhinekaan, kesatuan, dan demokrasi di Tanah Air," kata dia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lee Na Yeong, Guru Cantik Asal Korea yang Bikin Murid Auto Cinta Matematika

Lee Na Yeong, Guru Cantik Asal Korea yang Bikin Murid Auto Cinta Matematika

Lifestyle | Jum'at, 11 Januari 2019 | 16:51 WIB

Sebar Hoaks Surat Suara di Medsos, Guru di Cilegon Ditangkap Polisi

Sebar Hoaks Surat Suara di Medsos, Guru di Cilegon Ditangkap Polisi

News | Jum'at, 11 Januari 2019 | 15:27 WIB

Depok Krisis Guru, Setiap Tahun Pensiun 200 Orang

Depok Krisis Guru, Setiap Tahun Pensiun 200 Orang

News | Jum'at, 11 Januari 2019 | 13:57 WIB

Berdialog dengan Guru, Sandiaga Janji Atasi Kesenjangan Gaji

Berdialog dengan Guru, Sandiaga Janji Atasi Kesenjangan Gaji

News | Selasa, 08 Januari 2019 | 21:49 WIB

IPW Curiga Pendukung Radikal Prabowo Akan Melawan Jika Kalah

IPW Curiga Pendukung Radikal Prabowo Akan Melawan Jika Kalah

News | Jum'at, 21 Desember 2018 | 15:59 WIB

Terkini

Refleksi Buku Mahar Bidadari Surga: Pengingat untuk Terus Memperbaiki Diri

Refleksi Buku Mahar Bidadari Surga: Pengingat untuk Terus Memperbaiki Diri

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Kenapa HP Samsung Restart Sendiri? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya Menurut Panduan Resmi

Kenapa HP Samsung Restart Sendiri? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya Menurut Panduan Resmi

Tekno | Minggu, 18 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Kasus ISPA di Balikpapan dan Samarinda Jadi Sorotan, Kaltim Siagakan Puskesmas

Kasus ISPA di Balikpapan dan Samarinda Jadi Sorotan, Kaltim Siagakan Puskesmas

Kaltim | Minggu, 18 Oktober 2026 | 09:48 WIB

'Beautiful Pain' Tayang di Jogja, Kisah Perjuangan Single Mother Sukses Bikin Penonton Tersentuh

'Beautiful Pain' Tayang di Jogja, Kisah Perjuangan Single Mother Sukses Bikin Penonton Tersentuh

Jogja | Minggu, 18 Oktober 2026 | 09:45 WIB

Bedak Marcks Creme untuk Kulit Warna Apa? Ini Jawaban & Panduan Shade Lengkap

Bedak Marcks Creme untuk Kulit Warna Apa? Ini Jawaban & Panduan Shade Lengkap

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 09:43 WIB

Cuaca Lagi Terik-teriknya? Ini 3 Sunblock Badan Bagus Mulai Rp40 Ribuan

Cuaca Lagi Terik-teriknya? Ini 3 Sunblock Badan Bagus Mulai Rp40 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 09:35 WIB

Bisakah Hak Angket DPR Berujung Pemakzulan Gibran? Ini Batasan Hukumnya Menurut UU MD3

Bisakah Hak Angket DPR Berujung Pemakzulan Gibran? Ini Batasan Hukumnya Menurut UU MD3

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 09:35 WIB

Jumpa Deputi Pertama Perdana Menteri Rusia, Menko Airlangga Bahas Peluang Dagang & Ekonomi Bilateral

Jumpa Deputi Pertama Perdana Menteri Rusia, Menko Airlangga Bahas Peluang Dagang & Ekonomi Bilateral

Bisnis | Minggu, 18 Oktober 2026 | 09:33 WIB

Masih Curcol Kantor: Tawa dan Drama di Balik Kehidupan Pegawai

Masih Curcol Kantor: Tawa dan Drama di Balik Kehidupan Pegawai

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 09:25 WIB

Abu Keserakahan di Lembah Purwoasri

Abu Keserakahan di Lembah Purwoasri

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 09:22 WIB

×