Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok

Budi Arista Romadhoni

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:50 WIB
Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. [Dok Humas]
baca 10 detik
  • Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mempromosikan peluang investasi kepada pengusaha Tiongkok di Jakarta pada 22 Mei 2026.
  • Jawa Tengah menawarkan tujuh proyek energi terbarukan dan pengelolaan sampah untuk menarik minat para investor mancanegara tersebut.
  • Realisasi investasi Jawa Tengah tahun 2025 mencapai Rp110,02 triliun dengan kontribusi signifikan dari modal asing asal negara Tiongkok.

Suara.com - JAKARTA — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi tak henti-hentinya mempromosikan potensi investasi di wilayahnya kepada para investor baik dalam negeri maupun luar negeri.

Salah satunya ia lakukan saat menghadiri jamuan makan malam Pertukaran Tokoh Politik dan Bisnis Tiongkok-Indonesia, dalam rangka Program DBA Enterpreneur Scholar Cheung Kong Graduate School of Business (CKGSB) angkatan 12 di Grand Hyatt, Jakarta, Jumat, 22 Mei 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh puluhan pengusaha asal Tiongkok yang sudah menanamkan investasi di Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Luthfi menyampaikan apresiasi penyelenggaraan acara itu. Ia juga mengajak kepada para pengusaha tersebut untuk berkunjung ke Jawa Tengah. Apalagi, provinsi ini terbuka untuk penanaman investasi.

Sebagai gambaran, pada 2025 lalu investasi di Jawa Tengah mencapai Rp110, 02 triliun. Terdiri dari atas penanaman modal asing (PMA) Rp50,86 triliun, penanaman modal dalam negeri (PMDN) Rp37,64 triliun, dan UMK Rp21,52 triliun. Sementara pada triwulan I 2026 sudah mencapai Rp23,02 triliun dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,89%.

Saat ini ada sekitar 7 kawasan industri dan ekonomi khusus yang yang tersebar di sejumlah kabupaten/kota. Selain itu, juga ada sebanyak 12 daerah sedang menyiapkan kawasan industri dan ekonomi khusus baru untuk menunjang investasi dan pemerataan ekonomi.

"Tiongkok menjadi salah satu negara asal investasi tertinggi di Jawa Tengah, nilainya mencapai sekitar Rp10,13 triliun," ungkapnya.

Luthfi menyampaikan, keseriusan Jawa Tengah dalam mengembangkan ekonomi baru terbarukan (EBT) dan pengelolaan sampah. Ada sekitar 7 proyek yang siap ditawarkan kepada investor untuk sektor EBT. Di antaranya PLTS, mikrohidro, biogas, biomassa, gas rawa, energi sampah atau waste to energy, dan panas bumi atau geothermal.

"Kami membuka peluang lebar-lebar bagi investasi pengolahan sampah di Jawa Tengah, sehingga akan membantu kami dalam rangka energi terbarukan," katanya.

baca juga

Sementara itu, CEO PT WOOK Global Technology, Cu Longhua mengatakan, pertemuan para pengusaha dari berbagai industri ini perlu terus diperluas. Perusahaan yang hadir menawarkan sumber daya industri berkualitas tinggi yang sangat kompatibel dan dapat diterapkan secara mendalam.

Mencakup perlindungan ekologis dan sumber daya limbah padat yang dipadatkan, memanfaatkan tambang untuk restorasi ekologis, industri energi baru, teknologi digital, manufaktur kelas atas, dan pertanian modern.

"Saat ini, Presiden Prabowo dengan penuh semangat mempromosikan pengelolaan sampah. Seperti menjadi pembangkit listrik. Kami adalah perusahaan terkemuka di industri ini di Tiongkok," katanya.

CEO PT AAC Technologies Holding, Benjamin Pan, mengatakan, sebagai salah satu ekonomi terbesar di Asia Tenggara, Indonesia menawarkan ruang pasar yang luas, lingkungan pembangunan yang sangat baik, dan potensi pertumbuhan yang sangat besar.

"Kami melihat kemungkinan kolaborasi yang tak terbatas,” kata dia.

Sebagai informasi, program DBA Entrepreneur Scholar dari CKGSB sendiri merupakan program doktoral eksekutif bergengsi. Program ini menggabungkan riset akademik tingkat lanjut dengan praktik kewirausahaan dan bisnis. Program ini ditujukan bagi para pendiri bisnis dan pemimpin perusahaan senior.

CKGSB dikenal sebagai salah satu sekolah bisnis independen dan nirlaba terkemuka di Tiongkok, dengan jaringan alumni kuat dari berbagai perusahaan unicorn, hingga korporasi multinasional dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nyaru Jadi Manajer, 4 WNA China di Jakbar Ternyata Komplotan Scam Online Kelas Kakap

Nyaru Jadi Manajer, 4 WNA China di Jakbar Ternyata Komplotan Scam Online Kelas Kakap

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:55 WIB

Usai Gagal Merger dengan Honda, Ini 3 Strategi Nissan untuk Bangkit

Usai Gagal Merger dengan Honda, Ini 3 Strategi Nissan untuk Bangkit

Otomotif | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:35 WIB

Melihat Tempat Pengolahan Sampah Organik di Jakarta Timur

Melihat Tempat Pengolahan Sampah Organik di Jakarta Timur

Foto | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:49 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×