SuaraBandung.com - Berikut adalah sederet fakta baru tentang kematian Brigadir J di rumah dinas Kadiv Propam Polri. Dalam beberapa hari terakhir Polri mengambil kasus dugaan pembunuhan yang menewaskan Brigadir J.
Sejumlag fakta baru mencuat setelah sekian lama kasus kematian Brigadir J seolah akan berakhir secara misterius.
Polri kini mengumumkan tersangka baru yang tak lain orang dekat istri Ferdy Sambo, Purti Chandrawathi.
Kemudian, ada upaya Putri Chandrawathi menjenguk Ferdy Sambo, akan tetapi hal itu tidak bisa terlaksana lantaran dilarang.
Putri lantas menumpahkan isi hatinya, jika dirinya sangat tulus mencintahi sang suami, Ferdy Sambo.
Berikut deretan fakta baru kematian Brigadir J
1. Orang dekat jadi tersangka baru
Polisi menetapkan satu tersangka lagi dalam dugaan pembunuhan yang dialami Brigadir J.
Selain sebelumnya Bharada E yang sudah ditetapkan tersangka, kini ada satu orang lagi yang ditetapkan tersangka oleh kepolisian.
Tersangka baru ini, disebut sebagai orang dekat dari istri Ferdy Sambo, Putri Candrawath yang bernama Brigadir RR atau Ricky Rizal.
Brigadir RR ini adalah orang dekat Putri Candrawath yang bertugas sebagai ajudan. Bahkan polisi mengatakan jika Brigadir RR ini terancam hukuman mati.
2. Sudah ada dua tersangka
Kasus penembakan pada korban meninggal, Brigadir E lambat laut mulai terungkap. Polisi sudah "mengubah" dari saling tembak menjadi pembunuhan.
Atas situasi tersebut, kini sudah ada dua tersangka yang diumumkan polisi atas kematian Brigadir J.
Dalam rentetan hari penuh misteri ini, polisi kini menetapkan satu orang lagi sebagai tersangkap pembunuh Brigadir J.
Satu orang yang baru dinyatakan tersangka ini adalah orang dekat istri Ferdy Sambo, yakni sang ajudan yang bernama Brigadir RR atau Brigadir Ricky Rizal.
Penetapan RR sebagai tersangka, artinya sudah dua orang yang diduga terlibat dalam menghabisi nyawa Brigadir J.
Mereka adalah Bharada E atau Bharada RE atau Richard Elizer yang lebih dulu ditetapka sebagai tersangka, lalu ada Brigadir RR atau Brigadir Ricky Rizal.
3. Ajudan dan sopir
Bharada E dan Brigadir RR diketahui sebagai ajudan dan sopir istri eks Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo, Putri Chandrawati.
Direktur Tindak Pidana Umum (Dirttipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Pol Andi Rian menyatakan, hingga saat ini baru dua orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus tewasnya Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.
Brigadir RR merupakan ajudan Putri Chandra, sementara Bharada E merupakan sopir dari istri jenderal bintang dua tersebut.
“Bharada RE dan Brigadir RR, masing-masing adalah sopir dan ajudan ibu PC,” kata Andi, saat dikonfirmasi, Minggu (7/8/2022).
Kedua anggota Polri ini dijerat dengan pasal berbeda. Bharada E dikenakan pasal 338 KUHP, tentang pembunuhan.
4. Bukan Bharada E yang terancam hukuman mati
Sementara Brigadir RR, dikenakan pasal 340 subs 338 jo 55 dan 56 KUHP tentang pembunuhan berencana.
Bunyi pasal 340 adalah "barang siapa sengaja dan dengan rencana lebih dahulu merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dengan rencana, dengan pidana mati atau pidana seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama dua puluh tahun"
Meski sudah menetapkan pasal untuk menjerat kedua terduga pelaku ini, namun Andi belum mengungkapkan peran dari Brigadir RR.
“Tidak usah tanya perannya. Saya sedang sibuk, cukup,” ucap Andi Rian.
5. Putri Chandrawathi menangis
Tangis pecah di Mako Brimob pada Minggu (7/8/2022) malam. Suasana begitu haru ketika sang istri jenderal dilarang masuk untuk menjengung suami yang dicintainya.
Lebih dari itu, Putri Candrawathi menyatakan ketulusan cintanya pada sang suami, Ferdy Sambo yang saat itu tak bisa dia katakan langsung pada pasangan hidupnya.
Bahkan, Putri Candrawathi menyampakan perasaan cinta anak-anaknya pada sosok Ferdy Sambo.
Pernyataan Putri Candrawathi tersebut sepertinya diharapkan agar Ferdy Sambo dan keluarga kuat menjalani cobaan dan ujian yang dihadapainya.
Terlihat jelas, isak tangis Putri Candrawathi pecah ketika gagal menjenguk suaminya di Markas Korps Brimob Polri, Kelapa Dua Depok, Jawa Barat.
“Saya Putri bersama anak-anak, saya mempercayai dan tulus mencintai suami saya,” ucap Putri di Kelapa Dua, Depok.
6. Meminta doa
Putri Candrawathi bahkan meminta doa agar keluarganya dapat melewati masalah hukum yang tengah dialami.
“Saya mohon doa, biar kami sekeluarga dapat menjalani masa yang sulit ini,” ucapnya.
“Dan saya ikhlas memaafkan segala perbuatan yang kami dan keluarga alami,” imbuhnya.
Sebelumnya diberitakan, istri eks Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo mencoba menjenguk suaminya di Mako Brimob pada Minggu malam. Ia bersama anak-anaknya gagal menemui Ferdy Sambo.
Kedatangan mereka untuk membawakan baju ganti untuk sang jenderal bintang dua itu. Namun upaya itu gagal usai petugas tidak memberikan izin.
“Hari ini kita berusaha untuk bertemu, tapi belum diberikan izin mudah-mudahan besok, semoga dapat diberikan izin,” Kuasa hukum Putri Chandrawati, Arman Hanis di Depok.