Jika Bharada E Tolak Perintah Irjen Ferdy Sambo, Ini yang Akan Terjadi pada Tersangka Eliezer kata Deolipa

Suara Bandung

Jum'at, 12 Agustus 2022 | 16:08 WIB
Jika Bharada E Tolak Perintah Irjen Ferdy Sambo, Ini yang Akan Terjadi pada Tersangka Eliezer kata Deolipa
Kediaman Irjen Ferdy Sambo (antara)

SuaraBandung.id - Suasana Jumat berdarah di Duren Tiga, Jakarta, tak ada yang bisa mengetahui secara pasti.

Kondisi sangat menegangkan, lantaran yang ada di lokasi pembunuhan Brigadir J, semua memegang senjata api.

Pengacara tersangka Eliezer alias Bharada E, Deolipa Yumara tegas menyatakan, Bharada Eliezer mengakui menembak Brigadir J.

Namun timbul pertanyaan, apakah Bharada E sempat berpikir menolak perintah Irjen Ferdy Sambo untuk mengeksekusi mati Brigadir J?

Apakah yang akan terjadi jika, Bharada E menolak perintah Ferdy Sambo? Berikut adalah pernyataan Pengacara tersangka Eliezer alias Bharada E, Deolipa Yumara.

Drama menyayat hati terjadi di lantai dua rumah dinas Kadiv Propam Polri di Duren Tiga Jakarta, di saat Brigadir J berlutut, yang kemungkinan besar memohon untuk terakhir kalinya agar tidak dieksekusi.

Akan tetapi, dengan darah dingin sang jenderal memerintahkan menembak pada anak buahnya. Hingga terjadilah drama besar seperti yang terjadi saat ini.

Peristiwa memilukan tanpa perikemanusiaan itu terjadi di Duren Tiga, rumah yang berasal dari uang rakyat, untuk mereka jenderal polisi bertugas.

Rumah tersebut menjadi lokasi di mana nyawa Brigadir J dicabut secara paksa oleh atasannya sendiri.

Pengacara tersangka Eliezer alias Bharada E, Deolipa Yumara tegas menyatakan, Bharada Eliezer mengakui menembak Brigadir J.

Namun, dia juga tegas mengatakan jika Bharada E menembak Brigadir J atas dasar perintah   mantan Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo.

Bagaimana detik-detik Brigadir J dieksekusi mati itu disampaikan Deolipa Yumara dalam wawancara yang diunggah di kanal Youtube tvOneNews pada Kamis (11/8/2022) malam.
 
Kejadian keji di Jumat berdarah itu, berawal saat Bharada E dipanggil Ferdy Sambo untuk ke lantai dua rumah dinas di Duren Tiga.

Ketika itu, Bharada E melihat langsung posisi rekan sekamarnya, yakni Brigadir J sedang berlutut di depan Ferdy Sambo yang sedang menenteng senjata.

Bharada E mengatakan, sebelum ke lantai atas sudah lebih dulu ada kejadian. Namun, Bharada E mengatakan tidak mengetahui secara pasti awal kejadian mengerikan itu.

“Di atas itu sudah ada kejadian. Almarhum Yosua (Brigadir J) berlutut di depan Sambo,” ungkap Deolipa mengulang pernyataan Bharada E.

Bharada E saat itu sudah memegang pistol, sama seperti Ferdy Sambo. “Sambo pegang pistol, tapi Sambo pakai sarung tangan,” terangnya.

Namun, Bharada E tidak mengetahui apa yang membuat Brigadir J berlutut di depan Ferdy Sambo.

Saat itu Brigadir J kata pengacara Bharada E, dalam posisi berlutut dengan kedua tangan menyatu di belakang kepala.

“Namanya kalau polisi kan kalau berlutut begini (sembari memperagakan),” kata pengacara Bharada E menjelaskan.

Dari sana kemudian muncul perintah dari Ferdy Sambo pada Bharada E, untuk segera menembak Brigadir J

“Oeeii…sekarang oeii…tembak! Tembak! Tembak oeeii!!” perintah Ferdy Sambo kepada Eliezer diucap ulang sang pengacara.

Mendengar perintah sang jenderal, Eliezer pun sontak ketakutan. “Kalau Richard nggak nembak, mungkin dia yang ditembak. Karena sama-sama pegang pistol, kan,” tuturnya.

Dalam keadaan tertekan dan dengan perintah Ferdy Sambo, Bharada E tak punya pilihan, lalu menembak Brigadir J.

“Akhirnya Richard (Bharada E) atas perintah, langsung tembak lah. Dar..dar..dar,” bebernya.

Deolipa mengatakan, Bharada sempat akan menolak perintah Ferdy Sambo itu. Bharada E masih ingat betul jika Brigadir J adalah teman dekat dan sama sekali tak memiliki motif untuk mencabut nyawa sahabatnya sendiri.

“Tapi ini diperintah sama iblis. Iblisnya ya Sambo itu juga,” kata sang pengacara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Brigadir J Berlutut, Irjen Ferdy Sambo ke Bharada E: OeeiiSekarang OeiiTembak! Tembak! Tembak Oeeii

Brigadir J Berlutut, Irjen Ferdy Sambo ke Bharada E: OeeiiSekarang OeiiTembak! Tembak! Tembak Oeeii

Bandung | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 15:52 WIB

Populer Siang Ini: Putri Candrawathi Malu Ungkap Fakta hingga Irjen Ferdy Sambo dan 3 Anak Buahnya Mencabut Paksa Nyawa Brigadir J

Populer Siang Ini: Putri Candrawathi Malu Ungkap Fakta hingga Irjen Ferdy Sambo dan 3 Anak Buahnya Mencabut Paksa Nyawa Brigadir J

Bandung | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 13:51 WIB

Ada Masalah Apa Istri Ferdy Sambo Menangis Sejak di Magelang, Benarkah Putri Chandrawathi Sudah Tahu Brigadir J akan Dihabisi

Ada Masalah Apa Istri Ferdy Sambo Menangis Sejak di Magelang, Benarkah Putri Chandrawathi Sudah Tahu Brigadir J akan Dihabisi

Bandung | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 13:35 WIB

Tak Kalah Tegas, Ayah Brigadir J Ajukan Satu Permintaan ke Polri Setelah Mendengar Irjen Ferdy Sambo Membuat Skenario Pembunuhan Korban

Tak Kalah Tegas, Ayah Brigadir J Ajukan Satu Permintaan ke Polri Setelah Mendengar Irjen Ferdy Sambo Membuat Skenario Pembunuhan Korban

Bandung | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 07:34 WIB

Terkini

Mendagri Teken SEB dengan Kepala BPS, Minta Pemda Dukung Sensus Ekonomi 2026

Mendagri Teken SEB dengan Kepala BPS, Minta Pemda Dukung Sensus Ekonomi 2026

News | Senin, 15 Juni 2026 | 14:34 WIB

Perjuangan Menjadi 'Mandiri' di Jakarta: Realitas Pahit yang Dibalut Komedi dalam Novel ANJAS

Perjuangan Menjadi 'Mandiri' di Jakarta: Realitas Pahit yang Dibalut Komedi dalam Novel ANJAS

Your Say | Senin, 15 Juni 2026 | 14:32 WIB

Kritik Keras DPR Soal Anggaran Pendidikan 2027: Jangan Cuma Fokus Fisik, Guru Juga Butuh Sejahtera!

Kritik Keras DPR Soal Anggaran Pendidikan 2027: Jangan Cuma Fokus Fisik, Guru Juga Butuh Sejahtera!

News | Senin, 15 Juni 2026 | 14:30 WIB

Polresta Solo Jamin Keamanan Kirab Pusaka Keraton dan Mangkunegaran Berjalan Aman dan Kondusif

Polresta Solo Jamin Keamanan Kirab Pusaka Keraton dan Mangkunegaran Berjalan Aman dan Kondusif

Surakarta | Senin, 15 Juni 2026 | 14:30 WIB

Eks Bupati Pati Sudewo Didakwa Peras Perangkat Desa Rp2,4 M! Libatkan 3 Kades Demi Kumpulkan Upeti

Eks Bupati Pati Sudewo Didakwa Peras Perangkat Desa Rp2,4 M! Libatkan 3 Kades Demi Kumpulkan Upeti

News | Senin, 15 Juni 2026 | 14:28 WIB

Cara Nonton Piala Dunia 2026 di HP dengan Mudah dan Fleksibel

Cara Nonton Piala Dunia 2026 di HP dengan Mudah dan Fleksibel

Lifestyle | Senin, 15 Juni 2026 | 14:25 WIB

Bacaan Niat Puasa 1 Muharram 1448 Hijriah, Jangan Terlewat Bacalah Malam Ini

Bacaan Niat Puasa 1 Muharram 1448 Hijriah, Jangan Terlewat Bacalah Malam Ini

Lifestyle | Senin, 15 Juni 2026 | 14:22 WIB

Pengamat Soroti Dominasi 'Geng Solo' di Kabinet Prabowo, Singgung Risiko Vacuum of Power

Pengamat Soroti Dominasi 'Geng Solo' di Kabinet Prabowo, Singgung Risiko Vacuum of Power

News | Senin, 15 Juni 2026 | 14:22 WIB

Soal Peluang Kerja WNI di Jerman hingga Perdamaian, Ini Obrolan Prabowo dan Presiden Steinmeier

Soal Peluang Kerja WNI di Jerman hingga Perdamaian, Ini Obrolan Prabowo dan Presiden Steinmeier

News | Senin, 15 Juni 2026 | 14:22 WIB

Naga Sembilan Rebut Piala IHR Paku Alam 2026, Pesta Karnaval dan Inul Daratista Hibur Pengunjung

Naga Sembilan Rebut Piala IHR Paku Alam 2026, Pesta Karnaval dan Inul Daratista Hibur Pengunjung

Jogja | Senin, 15 Juni 2026 | 14:20 WIB