SuaraBandung.id - Ajun Komisaris Polisi (AKP) Rita Yuliana akhirnya muncul juga kepermukaan melalui akun Instagram @ritasorchayuliana_official.
Meski begitu, publik menyangsikan kebenaran soal AKP Rita yang menggunakan @ritasorchayuliana_official sebagai media klarifikasi.
Patut diduga, jika akun @ritasorchayuliana_official mencatut nama AKP Rita, lantaran hingga saat ini belum bisa diverifikasi kebenarannya.
Dalam akun tersebut, yang mengaku AKP Rita, mengklarifikasi soal isu kedekatan dirinya bersama Irjen Ferdy Sambo.
Nama AKP Rita ini mencuat semenjak terjadinya kasus pembunuhan pada Brigadir J pada 8 Agustus 2022.
Saat ini atas kasus kematian Brigadir J, sudah ada empat tersangka yang satu di antaranya adalah Irjen Ferdy Sambo.
Yang menarik dalam kasus tersebut adalah dugaan adanya motif rasa cemburu, yang menyeret nama AKP Rita dan Ferdy Sambo.
Netizen ramai-ramai menggoreng isu jika kasus pembunuhan diduga gara-gara Ferdy Sambo ketahuan memiliki wanita lain, yakni AKP Rita.
Namun, hingga saat ini tidak ada keterangan dari pihak kepolisian mengenai motif tersebut.
Meski begitu, publik sudah terlanjur terbawa arus soal adanya dugaan perselingkuhan tersebut.
Kini, diduga AKP Rita muncul ke publik melalui akun @ritasorchayuliana_official.
Dilihat pada Rabu (17/8/2022), akun tersebut memiliki 57 postingan, kemudian diikuti 2,260 followers.
Pada unggahan terakhir sekitar empat jam lalu, di akun tersebut terlihat kompilasi video logo HUT Kemerdekaan RI dari tahun ke tahun.
Tidak ada caption yang ditulis, namun akun tersebut menuliskan tagar #hutri77 dan #17agustus.
Yang menarik perhatian adalah unggahan di insta story @ritasorchayuliana_official.
Si pengunggah yang menuliskan namanya AKP Rita, melakukan klasifikasi secara terbuka mengenai hubungannya dengan Ferdy Sambo.
Berikut adalah klasifikasi diduga AKP Rita di akun @ritasorchayuliana_official.
Dalam klasifikasinya, diduga AKP Rita mengatakan jika banyak media mengaitkan dirinya dengan kasus kematian Brigadir J.
"Saya mau klarifikasi, banyak media menyangkutkan nama saya ke kasus Brigadir J," kata tulisan di akun @ritasorchayuliana_official.
Kemudian dia menuliskan, sangat disayangkan jika apa yang diisukan tidak sesuai pada fakta. "Sangat disayangkan berita tentang saya begitu tidak sesuai fakta," katanya lagi.
Dia membantah memiliki hubungan spesial bersama pimpinannya Irjen Ferdy Sambo.
Selama ini dia mengaku menganggap Ferdy Sambo sebagai kakak senior di kedinasan.
"Banyak yang mengatakan saya ada hubungan dengan bapak Irjen Ferdy Sambo. Saya menganggap beliau sebagai senior atau kakak tingkat dalam kepolisian," kata dia.
Si pengunggah juga mengaku sangat mengenal dekat keluarga Ferdy Sambo, termasuk istri Putri Candrawathi.
"Saya sangat mengenal keluarga beliau termasuk istri beliau. Keluarga beliau sangat berjasa buat saya. Saya masih banyak belajar sama bapak Irjen Ferdy Sambo," ucap dia.
Orang yang mengaku AKP Rita ini mengatakan tidak mengetahui tentang kasus yang menjerat Ferdy Sambo.
Dia mengaku tidak tahu siapa yang benar dan salah dalam kasus tersebut. "Untuk kasus ini saya tidak banyak komentar. Dan saya belum bisa memberikan keputusan siapa yang salah dan benar," jelasnya.
Kemudian dia menyerahkan pada hukum dan negara untuk menyelesaikan kasus tersebut.
"Hanya hakim dan negara. Ini negara hukum, tentu hakimlah yang bisa memberikan keputusan," katanya.
Menariknya, yang mengaku AKP Rita ini hanya menuliskan satu kalimat pendek soal kematian Brigadir J. "Untuk keluarga Brigadir J semoga diberi ketabahan," katanya.
Diduga AKP Rita Klarifikasi di akun @ritasorchayuliana_official:
"Saya mau klarifikasi banyak media menyangkutkan nama saya ke kasus Brigadir j.
Sangat di sayangkan berita tentang saya begitu tidak sesuai fakta.
Banyak yang mengatakan saya ada hubungan dengan bapak Irjen Ferdy Sambo, saya mengganggap beliau sebagai senior atau kakak tingkat dalam kepolisian, saya sangat mengenal keluarga beliau termasuk isteri beliau, keluarga beliau sangat berjasa buat saya,saya masih banyak belajar sama bapak Irjen Ferdy Sambo.
Untuk kasus ini saya tidak banyak komentar dan saya belum bisa memberikan keputusan siapa yang salah dan benar,hanya hakim dan negara ini negara hukum tentu hakimlah yang bisa memberikan keputusan. Untuk keluarga brigadir j semoga diberikan ketabahan."