Akan tetapi rencana tersebut urung dilakukan lantaran dikatakan Beka, tenaga kesehatan yang melakukan tes usap PCR tersebut tidak dapat hadir.
Seperti diketahui, Komnas HAM mengagendakan pemeriksaan 7 orang ajudan Ferdy Sambo.
Namun yang datang hanya 6 orang, termasuk Bharada E, sementara satu lainnya tidak hadir.
Selain mendapatkan tambahan bukti baru dari hasil tes usap PCR, Komnas HAM juga menemukan petunjuk penting lainnya termasuk soal kerangka waktu yang dilakukan oleh pihak terperiksa.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Polisi Ahmad Ramadhan turut hadir pada agenda pemeriksaan ajudan serta asisten rumah tangga mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo.
Menurut pengakuannya kedatangannya ke Komnas HAM untuk mendampingi kedua orang yang diperiksa oleh Komnas HAM terkait kematian Brigadir J.***
Sumber: Antara