Dipicu 'Amplop Kiai', Ketum PPP Suharso Monoarfa Dituntut Mundur, Begini Duduk Perkaranya

Suara Bandung | Suara.com

Rabu, 24 Agustus 2022 | 09:41 WIB
Dipicu 'Amplop Kiai', Ketum PPP Suharso Monoarfa Dituntut Mundur, Begini Duduk Perkaranya
Ketua Umum PPP, Suharso Monoarfa. Ketua Umum PPP ini kini didesak mundur dan dilaporkan ke polisi lantaran ungkap kejujuran saol "amplop kiai". (Antara)

SuaraBandung.id - Publik heboh dengan cerita pengalaman Ketua Umum PPP, Suharso Monoarfa soal "amplop kiai".

Atas apa yang diceritakan Suharso Monoarfa, kini dia dalam sorotan santri dan terancam kehilangan posisi di partai. 

Selain santri yang menyorot apa yang diceritakan Suharso Monoarfa, rupanya tokoh internal PPP ikut bereaksi. 

Dan hasilnya, kursi ketua umum partai berlambang Kabah yang diduduki Suharso Monoarfa itu goyang gara-gara "amplop kiai".

Duduk perkara

Ketua Umum PPP, Suharso Monoarfa awalnya mengisahkan tentang pengalaman diri bersafari politik.

Dia lantas berbicara adanya keharusan menyediakan amplop usai bertemu dengan para kiai atau ulama.

Diduga, ucapan Suharso Monoarfa ini awalnya menyindir mantan Ketum PPP yang tersangkut kasus korupsi. 

Dia lanjut bercerita, tentang pengalamannya bertemu dengan kiai di satu pondok pesantren.

Saat itu, dikatakan Suharso Monoarfa, masih sebagai Plt ketua umum menggantikan ketum sebelumnya yang terjerat korupsi.

"Waktu saya Plt (Ketum PPP). Saya bertandang ke kiai-kiai besar. Ke pondok pesatren besar. Ini demi Allah dan Rasul-Nya terjadi (soal amplop)," ujar Suharso dikutip dari akun Youtube ACLC KPK, Kamis 18 Agustus 2022 saat menghadiri acara Pembekalan Antikorupsi Politik Cerdas Berintegritas dengan KPK pada 15 Agustus 2022.

Saat itu Suharso Monoarfa bersama rekan-rekannya menyambangi kiai besar. Dia mengatakan ketika itu datang ke kiai hendak meminta doa. 

Suharso Monoarfa tidak menjelaskan cerita detail tentang nama kiai yang dia temui tersebut.

Usai meminta doa dan pamit, rupanya Suharso Monoarfa pergi begitu saja. "Saya datang ke kiai itu dengan beberapa kawan, lalu saya pergi begitu saja," katanya. 

"Saya minta didoain, kemudian saya jalan. Tak lama kemudian saya dikirimi pesan di WhatsApp. 'Pak Plt, tadi ninggalin apa enggak untuk kiai?, ninggalin apa? Saya tidak tertinggal sesuatu di sana? Mungkin ada barang cucu saya waktu itu yang saya bawa," kata Suharso.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Empat Pertimbangan Majelis Tinggi PPP Desak Suharso Monoarfa Mundur Dari Kursi Ketua Umum

Empat Pertimbangan Majelis Tinggi PPP Desak Suharso Monoarfa Mundur Dari Kursi Ketua Umum

News | Rabu, 24 Agustus 2022 | 08:27 WIB

Goyang Kursi Ketum PPP Suharso Monoarfa Gegara 'Amplop Kiai'

Goyang Kursi Ketum PPP Suharso Monoarfa Gegara 'Amplop Kiai'

News | Rabu, 24 Agustus 2022 | 07:51 WIB

Majelis Tinggi Partai Desak Suharso Mundur

Majelis Tinggi Partai Desak Suharso Mundur

| Rabu, 24 Agustus 2022 | 06:57 WIB

Tolak Usulan Kapolri Dinonaktifkan Gegara Kasus Ferdy Sambo, Waketum PPP: Jangan Timbulkan Kontroversi Baru!

Tolak Usulan Kapolri Dinonaktifkan Gegara Kasus Ferdy Sambo, Waketum PPP: Jangan Timbulkan Kontroversi Baru!

Sumbar | Selasa, 23 Agustus 2022 | 15:15 WIB

Terkini

Terpopuler: Profil Samin Tan Konglomerat Terjerat Korupsi hingga Penyebab Gas Boros

Terpopuler: Profil Samin Tan Konglomerat Terjerat Korupsi hingga Penyebab Gas Boros

Lifestyle | Minggu, 29 Maret 2026 | 06:45 WIB

Buku 9 dari Nadira: Bagaimana Menemukan Makna Hidup Lewat Kehilangan

Buku 9 dari Nadira: Bagaimana Menemukan Makna Hidup Lewat Kehilangan

Your Say | Minggu, 29 Maret 2026 | 06:45 WIB

Daftar Lengkap Pemenang PSSI Awards 2026: Jay Idzses Jadi Pemain Pria Terbaik

Daftar Lengkap Pemenang PSSI Awards 2026: Jay Idzses Jadi Pemain Pria Terbaik

Bola | Minggu, 29 Maret 2026 | 06:21 WIB

Mulai Rp 1,55 Juta, Intip Daftar Harga Tiket Konser EXO Planet 6 di Jakarta

Mulai Rp 1,55 Juta, Intip Daftar Harga Tiket Konser EXO Planet 6 di Jakarta

Your Say | Minggu, 29 Maret 2026 | 06:15 WIB

Terpopuler: Baru 2 Platform Patuhi PP Tunas, Pilihan HP Android yang Terbukti Awet

Terpopuler: Baru 2 Platform Patuhi PP Tunas, Pilihan HP Android yang Terbukti Awet

Tekno | Minggu, 29 Maret 2026 | 06:05 WIB

Empang Baru Melaju sebagai Desa Produktif Berbasis Kolaborasi dan Inovasi

Empang Baru Melaju sebagai Desa Produktif Berbasis Kolaborasi dan Inovasi

Kaltim | Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:22 WIB

Sinergi Warga dan BRI Bawa Desa Empang Baru Kian Berdaya Saing

Sinergi Warga dan BRI Bawa Desa Empang Baru Kian Berdaya Saing

Sumsel | Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:19 WIB

Ekosistem Usaha Terintegrasi, Empang Baru Jadi Desa Ekonomi Mandiri

Ekosistem Usaha Terintegrasi, Empang Baru Jadi Desa Ekonomi Mandiri

Bogor | Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:18 WIB

Sentuhan Program Desa BRILiaN Percepat Kemajuan Empang Baru

Sentuhan Program Desa BRILiaN Percepat Kemajuan Empang Baru

Riau | Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:15 WIB

Desa Empang Baru Perkuat Ekonomi Lewat Bantuan BRI dan Digitalisasi Keuangan

Desa Empang Baru Perkuat Ekonomi Lewat Bantuan BRI dan Digitalisasi Keuangan

Bali | Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:13 WIB