Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.373,849
LQ45 633,840
Srikehati 307,576
JII 383,471
USD/IDR 17.871

Waspada! Modus Phishing hingga Social Engineering Masih Intai Nasabah Bank

Achmad Fauzi

Senin, 09 Februari 2026 | 19:52 WIB
Waspada! Modus Phishing hingga Social Engineering Masih Intai Nasabah Bank
Ilustrasi phising lewat link SMS. (Youtube)
baca 10 detik
  • Ancaman siber perbankan masih dominan memanfaatkan phishing dan rekayasa sosial karena menargetkan kelengahan faktor manusia.
  • Pelaku kejahatan digital sukses membobol data global dengan memanipulasi staf agar menyerahkan kredensial sensitif seperti user ID dan password.
  • BCA mengantisipasi ancaman dengan strategi keamanan tiga pilar (SDM, proses, teknologi) serta rutin menguji kesadaran karyawan melalui simulasi.

Suara.com - Di tengah sistem keamanan perbankan yang semakin canggih dan berlapis, ancaman kejahatan digital ternyata belum sepenuhnya surut.

Modus phishing dan rekayasa sosial atau social engineering (soceng) masih menjadi cara paling umum yang digunakan pelaku kejahatan siber untuk membobol data dan mengakses sistem perbankan, dengan memanfaatkan kelengahan manusia.

Supervisor IT Security PT Bank Central Asia Tbk (BCA), Ferdinan Marlim, mengatakan pelaku kejahatan digital kini lebih banyak menyasar faktor manusia dibandingkan menembus sistem teknologi secara langsung. Padahal, infrastruktur keamanan perbankan telah dirancang dengan tingkat proteksi yang tinggi.

"Phishing dan social engineering ini sangat umum. Untuk perusahaan, banyak serangan phishing lewat email karena itu cara paling mudah untuk masuk," ujarnya seperti dikutip, Senin (9/2/2026).

Ilustrasi Phising. [Freepik]
Ilustrasi Phising. [Freepik]

Menurut Ferdinan, banyak kasus kebocoran data berskala global justru berawal dari keberhasilan pelaku memanipulasi korban agar menyerahkan informasi sensitif, seperti user ID dan kata sandi.

"Banyak kasus kebocoran data global tahun lalu berawal dari social engineering, ketika staf berhasil diminta kredensialnya, seperti user ID dan password, lalu dimanfaatkan untuk masuk ke sistem," katanya.

Ia menegaskan, dari sisi teknologi, sistem perbankan sejatinya tidak mudah ditembus. Namun, manusia kerap menjadi titik terlemah dalam rantai keamanan digital.

"Kalau dari sisi perusahaan, sistem itu sebenarnya tidak mudah ditembus. Cara paling mudah memang lewat phishing dan social engineering," ujarnya.

Tak hanya berujung pada pencurian data, serangan siber juga berpotensi mengganggu layanan transaksi perbankan.

baca juga

Salah satu contohnya adalah serangan Distributed Denial of Service (DDoS) yang bertujuan membuat sistem menjadi sibuk sehingga tidak dapat melayani transaksi nasabah.

"DDoS itu tujuannya bikin sistem kita sibuk, sehingga tidak mampu melayani transaksi," kata Ferdinan.

Untuk mengantisipasi berbagai ancaman tersebut, BCA menerapkan strategi keamanan berbasis tiga pilar utama, yakni people, process, dan technology. Namun, Ferdinan menekankan bahwa teknologi canggih saja tidak cukup tanpa diimbangi kesiapan dan kesadaran sumber daya manusia (SDM).

"Tidak bisa hanya pasang teknologi, tapi orangnya tidak capable dan tidak aware," bebernya.

Sebagai upaya meningkatkan kewaspadaan, BCA secara rutin melakukan edukasi dan simulasi penipuan, termasuk uji coba phishing internal kepada karyawan. Langkah ini dilakukan untuk mengukur tingkat kesadaran dan kesiapan SDM dalam menghadapi ancaman digital.

"Kami lakukan tes phishing, dilihat berapa banyak yang meng-klik dan berapa yang sampai input data. Ini untuk memastikan karyawan benar-benar aware dan tidak sembarangan memasukkan kredensial," pungkas Ferdinan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Layanan Perbankan Kini Bisa Diakses Lewat Smartwatch

Layanan Perbankan Kini Bisa Diakses Lewat Smartwatch

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 18:39 WIB

Terungkap Penyebab Indonesia Masih Tertinggal dari Malaysia untuk Perbankan Syariah!

Terungkap Penyebab Indonesia Masih Tertinggal dari Malaysia untuk Perbankan Syariah!

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 08:10 WIB

OJK Perkuat Pengawasan Perbankan Hadapi Kompleksitas dan Digitalisasi

OJK Perkuat Pengawasan Perbankan Hadapi Kompleksitas dan Digitalisasi

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 07:29 WIB

Terkini

Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok

Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok

Bola | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:26 WIB

Siapa Bos Gendut? Gembong Narkoba Kampung Bahari Tertangkap BNN

Siapa Bos Gendut? Gembong Narkoba Kampung Bahari Tertangkap BNN

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:25 WIB

Muhammadiyah Buka Suara Soal Tantangan Hafal Alquran Berhadiah Miras di Festival Musik Ancol

Muhammadiyah Buka Suara Soal Tantangan Hafal Alquran Berhadiah Miras di Festival Musik Ancol

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:21 WIB

Xavi Resmi Jadi Bos Belanda, Eks Barcelona Itu Janjikan Oranje Bakal Kembali Total Football

Xavi Resmi Jadi Bos Belanda, Eks Barcelona Itu Janjikan Oranje Bakal Kembali Total Football

Bola | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Bolehkah Memakai Serum Vitamin C dan Niacinamide Bersamaan?

Bolehkah Memakai Serum Vitamin C dan Niacinamide Bersamaan?

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:15 WIB

4 Ide OOTD Contemporary Streetwear ala S.Coups SEVENTEEN, Keren Tanpa Ribet

4 Ide OOTD Contemporary Streetwear ala S.Coups SEVENTEEN, Keren Tanpa Ribet

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Danantara Bangun Pabrik Magnet Permanen, untuk Komponen EV hingga Senjata Canggih

Danantara Bangun Pabrik Magnet Permanen, untuk Komponen EV hingga Senjata Canggih

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:12 WIB

KPA Tangerang Temukan 203 Kasus HIV hingga April 2026, Layanan Deteksi Diperluas

KPA Tangerang Temukan 203 Kasus HIV hingga April 2026, Layanan Deteksi Diperluas

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:10 WIB

Mengenal Sifat Buruk dan Sisi Gelap Shio Kuda yang Jarang Diketahui, Ini Daftarnya

Mengenal Sifat Buruk dan Sisi Gelap Shio Kuda yang Jarang Diketahui, Ini Daftarnya

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:10 WIB

Tak Ada Bekas Luka, Tim Forensik Selidiki Kemungkinan Racun di Jasad Sutrimo

Tak Ada Bekas Luka, Tim Forensik Selidiki Kemungkinan Racun di Jasad Sutrimo

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:08 WIB

×