Tak Seperti Kebanyakan Saksi Menangis Penuh Sesal, Ferdy Sambo Justru Lakukan Hal Tak Terduga Saat Sidang Etik

Suara Bandung

Minggu, 28 Agustus 2022 | 15:51 WIB
Tak Seperti Kebanyakan Saksi Menangis Penuh Sesal, Ferdy Sambo Justru Lakukan Hal Tak Terduga Saat Sidang Etik
Kolase foto dokumen mendiang Brigadir J dan Ferdy Sambo. (rizki bali putra sundana)

SuaraBandung.com - Rupanya suasana saat sidang etik Ferdy Sambo tidak banyak diketahui publik.

Sorot kamera yang disediakan, hanya menyortoti wajah dan posisi gestur Ferdy Sambo yang duduk di kursi pesakitan. Sesekai sorot kamera mengarah pada pimpinan dan anggota sidang.

Namun, jauh dari sorot kamera ternyata suasana haru terjadi di ruang yang menjadi tempat pembunuh Brigadir J disidangkan.

Banyak saksi yang dihadrikan tak mampu membendung air mata mereka saat memberikan kesaksian tentang bagaimana mereka bergerak di bawah perintah Ferdy Sambo.

Tangis air mata ini yang dialami para saksi ini diungkap Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) yang turut hadir dalam sidang etik Irjen Ferdy Sambo terkait kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J yang dilaksanakan Kamis (25/8) di Mabes Polri.

Komisioner Kompolnas, Yusuf Warsyim menceritakan bagaimana suasana jalannya sidang yang penuh air mata penyesalan dari para saksi. 

"Ya suasana sidangnya sebagaimana pengadilan. Ya suasananya ada tegangannya, ada tenangnya, ya dinamis lah. Dan penuh air mata," ujar Yusuf saat dimintai konfirmasi, Minggu (28/8/2022).

Selain menceritakan bagaimana suasana yang terjadi pada saksi, Yusuf Warsyim menceritakan situasi yang dia lihat pada sosok Ferdy Sambo.

Yusuf Warsyim sama sekali tak melihat Ferdy Sambo menitikan air mata di mana saat yang sama para saksi tak kuasa membendung tangis penyesalannya.

baca juga

Ferdy Sambo tidak ikut menitikan air mata saat disidang di hadapan majelis. Yusuf Warsyim  menyebut, yang menangis dalam persidangan tersebut kebanyakan para saksi yang dihadirkan.

Meski begitu, Yusuf Warsyim melihat ada "sesuatu" yang dirasakan Ferdy Sambo. 

Dia melihat Ferdy Sambo beberapaka kali memperlihatkan rasa bersalahnya, akan tetapi tidak dengan air mata.

Yusuf Warsyim menilai Ferdy Sambo dalam menghadapi sidang ada keteguhan yang dihadapinya.

"Pak Sambo tidak menangis (saat sidang). Terlihat ada rasa bersalah. Tetapi terlihat juga ada keteguhan tentang apa yang akan dihadapinya," kata Yusuf Warsyim. 

"Pak Sambo tidak menangis di sidang. Yang menangis itu saksi yang diperiksa," ujarnya.

Meski menyebut ada beberapa saksi yang menangis, Yusuf Warsyim tidak menyebut siapa saja saksi yang mentesekan air mata saat persidangan berlangsung.

Yusuf Warsyim menilai, para saksi menyesal karena telah mengikuti skenario pembunuhan atas perintah Ferdy Sambo.

"Barangkali ada perasaan kecewa menyesal. Iya lah pasti menyesal karena sudah masuk sidang etik begitu," ucap Yusuf.

Sambo ngotot

Kolase foto dokumen Brigadir J, Ferdy Sambo, dan Putri Candrawathi. [rizki bali putra sundana]

Ferdy Sambo tetap pada dalil pertama mengapa dirinya sampai harus membunuh Brigadir J.

Tersangka utama Ferdy Sambo, saat disidang etik mengaku menembak Brigadir J karena dilatarbelakangi dugaan tindakan pelecehan seksual terhadap istrinya, Putri Candrawathi.

Yusuf Warsyim saat menghadiri sidang komisi kode etik Irjen Ferdy Sambo di Mabes Polri pada Kamis (25/8), mengatakan motif yang diucapkan adalah soal pelecehan.

"Sementara motif tidak berubah, sebagaimana yang telah dia dikemukakan dari sejak awal terkait dengan menodai harkat martabat," katanya.

"Tidak jauh-jauh terkait dengan adanya laporan polisi pelecehan itu yang sudah dihentikan," kata Yusuf saat dikonfirmasi, Minggu (28/8/2022).

"Jadi dalam bahasa Pak Mahfud Ketua Kompolnas, ya masih tidak berubah terkait motif dewasa itu," tambah dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jejak Digital Dua Anggota DPR pada 12 Juli Malam Terlacak, Ini Percakapan dengan Ferdy Sambo, IPW: FS Itu Korban

Jejak Digital Dua Anggota DPR pada 12 Juli Malam Terlacak, Ini Percakapan dengan Ferdy Sambo, IPW: FS Itu Korban

Bandung | Minggu, 28 Agustus 2022 | 12:17 WIB

Ada Ikatan Janji Dilanggar Ferdy Sambo yang Diduga Picu Brigadir J Dihabisi, Pengacara: Itu Sebabnya Dia Duluan Pulang

Ada Ikatan Janji Dilanggar Ferdy Sambo yang Diduga Picu Brigadir J Dihabisi, Pengacara: Itu Sebabnya Dia Duluan Pulang

Bandung | Minggu, 28 Agustus 2022 | 11:47 WIB

Jadwal Rekonstruksi Jumat Berdarah di Duren Tiga, 5 Tersangka Pembunuh Brigadir J Dipertemukan

Jadwal Rekonstruksi Jumat Berdarah di Duren Tiga, 5 Tersangka Pembunuh Brigadir J Dipertemukan

Bandung | Sabtu, 27 Agustus 2022 | 18:56 WIB

Sindir Mahasiswa Ciut, Ustaz Abdul Somad Sebut Jerit Seorang Ibu yang Mampu Ungkap Kasus Brigadir J

Sindir Mahasiswa Ciut, Ustaz Abdul Somad Sebut Jerit Seorang Ibu yang Mampu Ungkap Kasus Brigadir J

Bandung | Sabtu, 27 Agustus 2022 | 11:19 WIB

Terkini

Lalui Perjalanan Darat 10 Bulan Sejauh 17 Ribu Km, Tiga Orang Ini Akhirnya Bisa Nonton Messi

Lalui Perjalanan Darat 10 Bulan Sejauh 17 Ribu Km, Tiga Orang Ini Akhirnya Bisa Nonton Messi

Bola | Selasa, 23 Juni 2026 | 01:14 WIB

Lionel Messi Sah Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia, Argentina Ungguli Austria

Lionel Messi Sah Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia, Argentina Ungguli Austria

Bola | Selasa, 23 Juni 2026 | 01:00 WIB

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:52 WIB

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:36 WIB

Detik-detik Lionel Messi Gagal Eksekusi Penalti: Kegagalan ke-8 La Pulga

Detik-detik Lionel Messi Gagal Eksekusi Penalti: Kegagalan ke-8 La Pulga

Bola | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:25 WIB

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 23:03 WIB

Tak Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan, Ini Pertimbangan Prabowo

Tak Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan, Ini Pertimbangan Prabowo

Video | Senin, 22 Juni 2026 | 23:00 WIB

Lompat ke Sungai Musi Saat Digerebek, Bandar Sabu Ditemukan Tewas Dua Hari Kemudian

Lompat ke Sungai Musi Saat Digerebek, Bandar Sabu Ditemukan Tewas Dua Hari Kemudian

Sumsel | Senin, 22 Juni 2026 | 22:51 WIB

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:39 WIB

Aksi Mahasiswa Sumsel Kritisi Pemerintahan Prabowo-Gibran Masih Berlanjut di Palembang

Aksi Mahasiswa Sumsel Kritisi Pemerintahan Prabowo-Gibran Masih Berlanjut di Palembang

Sumsel | Senin, 22 Juni 2026 | 22:37 WIB