Termasuk melangkahkan kaki menuju mesjid untuk shalat berjamaah. Hal ini juga dihitung sebagai pelebur dosa ucap Gus Baha.
3. Menanti waktu shalat di setiap tempat
Gus Baha memberikan contoh, bahwa banyak kiai-kiai tetap di mesjid setelah Maghrib, karena menunggu Isya.
Bahkan dikatakan oleh Imam Nawawi, menunggu kebaikan selanjutnya setelah berbuat baik dihitung sebagai amal sholeh.
“Menunggu setiap kebaikan, sudah melakukan kebaikan jadi, tidak selalu menunggu shalat, ” ucap Gus Baha.
Karena Allah tahu, dengan niat itu sedang menunggu sebuah kebaikan.