SuaraBandung.id – Gus Baha pernah mengungkapkan mengenai ciri orang yang beramal tetapi mengikuti cita-cita setan.
Bahkan seseorang yang memiliki ciri ini kalah dengan orang yang memiliki amal sedikit.
Lantas, seperti apa ciri seseorang yang beramal tetapi mengikuti cita-cita setan itu?
Dilansir SuaraBandung.id dari kanal YouTube Berkah Nyantri, Minggu (4/9/2022), berikut ulasannya.
Gus Baha mengungkap, bahwa seseorang yang memiliki amal sedikit lebih baik daripada seseorang yang memiliki amal banyak.
“Jadi amal yang sedikit, dan kita berterima kasih kepada Allah yang luar biasa, karena takdir melakukan amal, itu lebih baik daripada amalmu banyak tapi merasa salah,” ucap Gus Baha.
Artinya seseorang yang merasa salah seperti itu adalah seseorang yang selalu merasa diri tidak pernah cukup dengan amal yang ia lakukan.
Padahal seharusnya ia bersyukur, karena mendapat takdir untuk bisa melakukan amal yang baik kepada Allah SWT.
“Kamu ditakdir shalat itu luar biasa, ketika orang lain tidak ditakdir shalat. Kamu membaca Qur’an itu luar biasa, ketika orang lain menikmati perempuan yang haram, menikamati dugem, juga narkoba,” ucap Gus Baha.
Namun, ada seseorang juga yang memiliki amal banyak malah selalu merasa diliputi kekeliruan dalam amalnya menurut Gus Baha.
Dan jika seseorang itu sudah melaksanakan shalat tapi tidak ingat Allah, dan merasa shalatnya entah diterima atau tidak, berarti orang itu tadoyyub bil ibadah, atau menganggap ibadah itu problem. Dan itulah cita-cita setan.
Artinya, orang yang menganggap segala amal ibadah yang ia lakukan selalu bersifat masalah itulah ciri-ciri orang yang terjebak dalam cita-cita setan, menurut Gus Baha.