SuaraBandung.id – Ditinggalkan teman saat miskin, tidak harus disesali ungkap Gus Baha dalam salah satu kajiannya.
Menurut Gus Baha, ditinggalkan teman saat miskin ada banyak hikmah dan sisi positif.
Karena itu merupakan sebuah keberkahan dan kehendak dari Allah SWT.
Dan Allah SWT memiliki maksud yang luar biasa.
Lantas, apakah keberkahan dan hikmah dari ditinggalkan teman saat miskin itu?
Dilansir SuaraBandung.id dari kanal YouTube Berkah Nyantri, Selasa (6/9/2022), berikut ulasannya.
Gus Baha menganggap, bahwa ketentuan itu adalah kehendak yang baik dari Allah SWT.
Karena saat miskin, memang baiknya kita ditinggalkan teman.
Gus Baha menyampaikan, bahwa dirinya pernah mengaji kitab yang membahan persoalan mengenai itu.
Baca Juga: Belum Makan, Tukang Becak Hanya Dibayar Rp 20 Ribu Setelah 6 jam Antar Pulang-Pergi Penumpang
Sebab apa yang ditetapkan oleh Allah SWT itu pasti lebih baik dari bayangan manusia.
“Saya kenang betul apa yang ada di kitab itu, contohnya gini, kata kitab itu adat seperti itu bagus. Allah bikin adat itu berkah,” ucap Gus Baha.
Contoh kasus seperti ini, jika ada seseorang yang kaya lalu jatuh miskin, lalu pada saat itu pekerjaannya menjadi misal pengangkut beca, dan masih ada teman yang menghampiri. Bisa dibayangkan bagaimana malunya menjadi tontonan teman-teman yang kaya.
Maka Allah SWT membuat ketetapan seperti itu adalah hal yang barokah menurut Gus Baha.
Dengan demikian, pada saat miskin kita tidak perlu khawatir bila ditinggalkan teman.
Selama ini, banyak orang yang menggerutu apabila ditinggal teman saat miskin. Dan itu adalah sikap yang kurang benar.