Gus Baha Menyebut Makhluk itu Lemah, Ternyata Inilah Makhluk yang Dimaksud

Suara Bandung Suara.Com
Selasa, 13 September 2022 | 10:49 WIB
Gus Baha Menyebut Makhluk itu Lemah, Ternyata Inilah Makhluk yang Dimaksud
Gus Baha. (Akun instagram @gusbahaofficial)

SuaraBandung.id - Gus Baha pernah mengatakan dalam satu ceramahnya bahwa makhluk apapun akan menjadi dho'if atau lemah jika disejajarkan dengan sifat Allah SWT.

Selain Allah SWT, semua makhluk hanyalah bersifat dho'if. Allah SWT yang Maha segala-galanya harus diyakini oleh umat Islam dalam konteks beragama.

Gus Baha mengatakan sebuah kesalahan jika makhluk itu dianggap bersifat qowi atau kuat. Menurutnya, makhluk memiliki kalimatuhaqqi yakni dho'if. Baginya, makhluk hanyalah sebatas makhluk yang dho'if.

Gus Baha juga menerangkan bahwa sifat makhluk tidaklah kekal.

“Ya sama (saja), (kalau) kamu nyifati bumi itu kuat (qowi), lah nanti kalau bumi dihancurkan (kiamat)? Kamu bilang bumi wujud, ya repot nanti, nah makanya kalau kamu ditanya, bumi gimana? Ya sekarang (memang) masih wujud tapi wujud terus kan nggak mungkin, setelah kiamat bumi ini dihilangkan kan?” terang Gus Baha.

Gus Baha melanjutkan, umat Islam dilatih membaca kalimat yang memang berwujud abadi selamanya.

“kalimatu haqqin alaihaa nahyaa wa ‘alaihaa namuutu wa bihaa nub’a-tsu inysAllahu minal aminin.”

Bahkan, Gus Baha juga mengatakan kalau ia lebih butuh kepada Allah SWT daripada ke seorang presiden. Karena seorang presiden (Amerika) menurutnya juga seorang makhluk yang dho'if.

Sebelumnya, ceramah Gus Baha beredar melalui video yang diunggah di kanal YouTube Santreh Kopengan pada Rabu (13/4/2022). Ia menjelaskan "Jadi (memang) cara Allah, presiden itu (bersifat) dhoif, Amerika itu (sifatnya) dho'if, lha kok barang (makhluk) dho'if kok dijadikan tumpuan hidup." Gus Baha menerangkan.

Baca Juga: SP3 Muncul Tanpa Ada Laporan, Tercium Bau Busuk Ulah Mafia di Kasus Istri Ferdy Sambo, Johnson Panjaitan Ungkap Pola Permainannya

Ia pun menyampaikan bahwa umat Islam perlu mengetahui bahwa hanya Allah SWT yang bisa menjadi tumpuan hidup. Ia berpendapat bawha saat ini hanya sedikit yang memiliki pemahaman itu.

Gus Baha mengatakan dirinya bersikukuh tentang pemahaman itu walaupun sering mendapat protes akan hal itu.

“saya sering diprotes, tapi di dunia gus, tetep butuh presiden,” Gus Baha mengatakan.

Lalu ia menjawab, “lebih butuh ke Allah, dibilangin kok bantah,” kata Gus Baha.

Gus Baha melanjutkan, bahwa orang yang beralasan adalah orang yang belum mendapatkan hidayah.

“Orang kalau (dia) nggak dapat hidayah. Mereka mesti (masih) alasan, ini hidup di dunia, butuh presiden (juga), meskipun (kita) di dunia lebih butuh Allah, zaman kamu (saat) di kandungan butuh presiden?” Gus Baha mengatakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI