Buya Yahya Membahas Tentang Kesuksesan Hingga Sekolah Mahal untuk Anak, Begini Terangnya

Suara Bandung | Suara.com

Rabu, 14 September 2022 | 12:27 WIB
Buya Yahya Membahas Tentang Kesuksesan Hingga Sekolah Mahal untuk Anak, Begini Terangnya
Benarkah Larangan Membangun Rumah di Bulan Muharram? Buya Yahya Menjawab (YouTube/Al-Bahjah TV)

SuaraBandung.id - Seorang jamaah bertanya kepada Buya Yahya. Seorang jamaah itu menanyakan bagaimana hukum menyekolahkan anak dengan berhutang dari bank ketika perekonomian sedang tidak mudah.

Pertanyaan itu dijawab oleh Buya Yahya dan ditayangkan juga melalui video YouTube di channel Al Bahjah TV. Video yang mengulas tentang menyekolahkan anak itu diunggah pada 11 Agustus 2022.

Buya Yahya mengatakan bahwa kesuksesan seorang anak di sekolah itu karena Allah SWT berkehendak untuk membuat anak itu sukses. Menggantungkan kesuksesan kepada sekolah menurut Buya Yahya berarti sama saja dengan menggantukngkan kesuksesan kepada selain Allah.

Hal itu menurutnya berarti sombong kepada Allah SWT jika memaksakan diri menyekolahkan anak di sekolah yang mahal.

"Kalau memang (orang tua) tidak mampu menyekolahkan (anak) di tempat (sekolah) yang mahal, (kalau) menurut Anda mahal (itu) yang gampang sukses, ketahuilah yang beri kesuksesan (sebenarnya) adalah Allah." Buya Yahya menerangkan.

Buya Yahya juga berpesan untuk tidak merendahkan saudara kita yang masih melakukan itu, namun justru kita harus mengingatkannya. Saudara itu harus disadarkan bahwa dana atau modal haram itu tidak boleh digunakan untuk menyekolahkan anak.

Ia mengajak jamaah untuk mendapat hidup yang lebih berkah dengan menjauhkan diri dari riba. Pertanyaan dari jamaah tentang dana yang digunakan untuk menyekolahkan anak itu pun terjawab oleh Buya Yahya.

Sebelumnya, Buya Yahya mendapat pertanyaan tentang hukum Islam terkait dana yang diperoleh dari hutang bank untuk menyekolahkan anak.

“Ada orang yang (memang) ingin berbuat baik, tapi dengan cara yang (masih) tidak baik. Maka tidak akan (bisa) membuahkan kebaikan," Buya Yahya menjawab pertanyaan itu.

"Kalau Anda kembali (ingin) menyekolahkan anak, lalu Anda mengambil (dana) pinjaman dari yang diharamkan, yang ada ribanya.. Maka pertama dia (Anda) dosa di saat yang seperti itu. Lebih dari itu, dia (Anda) sombong. Jadi dia tidak menggantungkan keberhasilan kepada Allah, tapi (juga) kepada sekolah" Buya Yahya menambahkan.

Menggantungkan keberhasilan kita kepada selain Allah itu berarti sama saja tidak percaya dengan kebesaran Allah SWT. Perbuatan sombong itu merupakan sebuah dosa. Buya Yahya mengatakan bahwa menyekolahkan anak dengan berhutang ke bank itu termasuk dosa menurut Islam.

Menyekolahkan anak, menurut Buya Yahya bisa dengan disekolahkan di tempat ataupun sekolah yang murah jika tidak mampu untuk menyekolahkan anak di sekolah yang mahal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ternyata, Gus Baha Lebih Pilih Anak daripada Istri, Simak Penjelasannya

Ternyata, Gus Baha Lebih Pilih Anak daripada Istri, Simak Penjelasannya

| Selasa, 13 September 2022 | 20:37 WIB

Pernah Diganggu Semut? Begini Kata Buya Yahya

Pernah Diganggu Semut? Begini Kata Buya Yahya

| Selasa, 13 September 2022 | 18:36 WIB

Mulai dari Masalah Pernikahan Hingga Menikahkan Orang yang Belum Siap, Begini Terang Buya Yahya

Mulai dari Masalah Pernikahan Hingga Menikahkan Orang yang Belum Siap, Begini Terang Buya Yahya

| Selasa, 13 September 2022 | 15:36 WIB

Buat yang Suka Selingkuh dan Zina padahal Punya Pasangan Halal, Buya Yahya: Hukum Harus Tegak Jika Tidak

Buat yang Suka Selingkuh dan Zina padahal Punya Pasangan Halal, Buya Yahya: Hukum Harus Tegak Jika Tidak

| Selasa, 13 September 2022 | 12:03 WIB

Terkini

Apakah 15 Mei 2026 Cuti Bersama? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri

Apakah 15 Mei 2026 Cuti Bersama? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:05 WIB

Real Madrid Buka Investigasi Resmi Buntut Keributan Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni

Real Madrid Buka Investigasi Resmi Buntut Keributan Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:05 WIB

Investor Aset Kripto Terus Menjamur Tembus 21,37 Juta

Investor Aset Kripto Terus Menjamur Tembus 21,37 Juta

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:03 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Rekening Warga Diblokir Gegara Masalah Pajak, saat Pejabat Pajak Diduga Korupsi

Rekening Warga Diblokir Gegara Masalah Pajak, saat Pejabat Pajak Diduga Korupsi

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:00 WIB

Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN

Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:00 WIB

Saat Rupiah Melemah, Apakah Side Hustle Jadi Jawaban Keresahan Finansial?

Saat Rupiah Melemah, Apakah Side Hustle Jadi Jawaban Keresahan Finansial?

Your Say | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:00 WIB

Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak

Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:53 WIB

Lampaui Tahun Lalu, INABUYER 2026 Catat Potensi Transaksi Rp2,2 Triliun

Lampaui Tahun Lalu, INABUYER 2026 Catat Potensi Transaksi Rp2,2 Triliun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:49 WIB

Wall Street Justru Merosot Meski Adanya Harapan Perang AS-Iran Damai

Wall Street Justru Merosot Meski Adanya Harapan Perang AS-Iran Damai

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:48 WIB