bandung

Ferdy Sambo Lakukan Hal Tak Biasa Saat Kumpulkan Ajudan untuk Tembak Brigadir J, Buka-bukaan Ada Pembangkangan

Suara Bandung Suara.Com
Kamis, 22 September 2022 | 13:41 WIB
Ferdy Sambo Lakukan Hal Tak Biasa Saat Kumpulkan Ajudan untuk Tembak Brigadir J, Buka-bukaan Ada Pembangkangan
Kolase foto Ferdy Sambo terduga dalang pembunuhan berenacana Brigadir J. Saat itu momen menegangkan terjadi dimana ada yang buka-bukaan menolak perintah Ferdy Sambo. (polri tv/suara.com)

SuaraBandung.id - Ferdy Sambo melakukan hal yang tak biasa saat mengumpulkan ajudan untuk menentukan siapa yang akan menembak Brigadir J.

Ketika itu ada ajudan yang membangkang lantaran tidak siap menjalankan perintah sang jenderal untuk mengeksekusi Brigadir J.

Saat itu momen menegangkan terjadi dimana ada yang buka-bukaan menolak perintah Ferdy Sambo.

Saat itu juga Ferdy Sambo melakukan hal tak biasa, yakni menangis saat menyakinkan para ajudan jika istrinya dilecehkan Brigadir J.

Lambat laun benang kusut kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J mulai terurai.

Dalam mengungkap satu per satu fakta peristiwa atas kematian Brigadir J, tak dipungkiri banyak drama yang tersaji.

Kasus pembunuhan berencana ini melibatkan 5 tersangka, di antaranya adalah Ferdy Sambo, Ricky Rizal (Bripka RR), Richard Eliezer (Bharada E), Putri Candrawathi, dan Kuat Maruf itu. 

Peristiwa memilukan tersebut terjadi atas perintah menyesatkan dari Ferdy Sambo.

Saat itu yang terungkap adalah kemarahan Ferdy Sambo yang tahu jika istrinya, Putri Candrawathi dilecehkan Brigadir J yang tak lain korban pembunuhan. 

Baca Juga: Ikut Seleksi Calon ASN? Intip Besaran Gaji PPPK 2022

Ferdy Sambo saat masih bertugas sebagai Kadiv Propam Polri. Ferdy Sambo mengatakan dengan nada marah, apa yang terjadi di Magelang. [dok polri]
Ferdy Sambo saat masih bertugas sebagai Kadiv Propam Polri. Ferdy Sambo mengatakan dengan nada marah, apa yang terjadi di Magelang. (sumber: dok polri)

Ferdy Sambo kemudian memberi perintah menembak pada ajudannya.

Awalnya Ferdy Sambo meminta bantuan Bripka RR untuk membantu menembak Brigadir J.

Namun ketika itu Bripka RR menolak, lalu perintah kedua diarahkan pada Bharada E.

Di sana Bharada E mengeksekusi Brigadir J dengan beberapa tembakkan hingga akhirnya korban tersungkur dan tewas di tempat.

Kuasa hukum Ricky Rizal (Bripka RR), Erman Umar mengatakan, saat itu kliennya menolak perintah untuk menembak Brigadir J.

Saat hari kejadian, Bripka R mengaku tidak sanggup dan tak memiliki mental untuk menembak Brigadir J. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI