SuaraBandung.id - Gus Baha dalam satu ceramahnya mengungkapkan bahwa manusia terkadang hanya bersyukur jika ide-ide besarnya dikabulkan oleh Allah.
Terkadang kita pun lupa pada hal-hal sederhana yang lebih prinsip daripada hal-hal besar yang berasal dari ide kita.
Dilansir SuaraBandung.id dari video short dalam kanal YouTube SANTRI JAWA 2410 yang diunggah pada 13 April 2022, Gus Baha mengatakan bahwa manusia terkadang melupakan hal-hal yang lebih prinsip.
"Sebetulnya dalam banyak hal, hal-hal yang keseharian itu lebih prinsip ketimbang ide kita tentang hal-hal besar," ungkap Gus Baha.
Kemudian Gus Baha memberikan contoh yang menunjukkan bahwa Allah menjelaskan dirinya melalui hal-hal yang sederhana.
"Saya beri contoh, Allah itu Tuhan yang maha kuasa yang menguasai alam raya ini. Kadang-kadang menjelaskan dirinya itu hanya Alladzi ath'amahum minju. Saya ini tuhan yang memberi makan kamu," kata Gus Baha.
Lalu Gus Baha mengungkapkan bahwa hal-hal sederhana yang terjadi di keseharian kita sudah cukup untuk membuat kita beriman kepada Allah.
"Saat anda lapar, saat kalian lapar. Jadi untuk beriman kepada tuhan yang maha esa, kepada Allah, kamu yakin yang meberi makan kamu itu, Tuhan. Sehingga Allah mensifati dirinya kadang pake keseharian. Tuhan tuh siapa, yang memberi makan kamu ketika lapar," jelas Gus Baha.
Setelah itu Gus Baha mengungkapkan bahwa manusia terkadang lambat dalam menyadari sifat Allah yang seharusnya membuat manusia bersyukur.
Baca Juga: Alami Kasus KDRT? Segera Lapor Kepada yang Berwajib, Ini Langkah dan Caranya
"Tapi kamu untuk bersyukur tuh nunggu punya istri cantik, beriman, gampang diatur, membolehkan poligami. Terus empat istri itu beriman semua, loyal," ungkap Gus Baha.
"Nah keinginan ini berlebihan menjadikan kita lupa ada hal-hal yang paling kita butuhkan, yaitu oksigen. Kita boleh menempati buminya Allah. Al-ladzii ja'ala lakumul ardha, bumi kamu tempati enak, coba kalau gempa, apa artinya istri empat tadi cantik semua," pungkas Gus Baha.