SuaraBandung.id – Resmi di tunda jadwal kompetisi Liga 1 2022/2023, putusan itu secara resmi disampaikan dari PT Liga Indonesia Baru (LIB). Kompetisi dijadwalkan akan kembali mulai dua pekan kedepan.
Jeda dilakukan oleh pengurus kompetisi Liga 1, sebagai cara untuk mengusut tuntas atas insiden di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, pada Sabtu (1/10/22).
Kiper Persib Bandung, Teja Paku Alam miliki pandangan berbeda atas dijedanya waktu kompetisi ini, Teja menganggap waktu jeda ini sangat tepat bagi semua pihak bisa untuk berbenah hingga keadaan mulai membaik.
Insiden ini bukan hanya duka bagi klub Arema FC saja, namun semua pihak yang terlibat dalam sepakbola Indonesia juga ikut merasakannya.
Teja mengungkapkan, waktu jeda ini adalah waktu yang tepat untuk memperbaiki kekurangan yang ada.
“Saya rasa penundaan ini sudah benar dan lebih baik sekarang ini, kita tahu, tragedi di Malang ini bukan lagi duka untuk sepakbola, tapi Indonesia,” ungkapnya, dilansir dari Persib.co.id, Kamis (6/10/2022).
Bukan hanya masyarakat malang saja yang sedih atas kejadian di kanjuruhan, kesedihan ini dirasakan oleh seluruh pencinta sepakbola Indonesia.
Termasuk Teja, yang mengaku sangat terpukul atas insiden di Kanjuruhan Malang, Teja berharap tidak ada korban jiwa di skema persepakbolaan Indonesia di masa depan.
“Saya pastinya sangat sedih dengan kejadian ini. Saya mendoakan agar para korban khusnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan tetap diberikan ketabahan. Semoga ini yang terakhir,” tambanya.
Baca Juga: Panggilan Pemeriksaan Polres Metro, Rizky Billar Minta Ditunda Karena Psikis Terganggu
Teja harap semua bisa cepat kembali pulih, juga tak ada lagi insiden serupa di kemudian hari dalam persepakbolaan Indonesia.
Kontributor : Hasan Aulia Putra Sarma