Ada Aremania Diduga Dijemput Intel, LPSK Buru-Buru Pasang Badan, Pengakuan Ada Bukti Video Dihapus Polisi

Suara Bandung | Suara.com

Senin, 10 Oktober 2022 | 15:26 WIB
Ada Aremania Diduga Dijemput Intel, LPSK Buru-Buru Pasang Badan, Pengakuan Ada Bukti Video Dihapus Polisi
Kondisi mengerikan di satu pintu masuk dan keluar Kanjuruhan. (suara.com)

SuaraBandung.idLPSK pasang badan setelah ada laporan seorang Aremania dijemput intel terkait kerusuhan mematikan di Stadion Kanjuruhan, Malang.
 
Dari laporan yang ada, saksi mengaku diperiksa bahkan diminta ponsel oleh pihak kepolisian yang memeriksanya.
 
Setelah itu isi video milik saksi ditransmisi, yang kemudian dihapus oleh polisi.
 
Melihat situasi tersebut Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Edwin Partogi Pasaribu sangat menyayangkan atas kejadian yang menimpa saksi berinisial K dari Aremania.
 
LPSK menilai tindakan kepolisian menghapus barang bukti video tragedi Kanjuruhan milik saksi berinisial K perbuatan yang salah dan sangat disayangkan berbagai pihak.
 
Dikatakan (LPSK, apa yang dilakukan Polisi terlalu berlebihan. "LPSK menilai penghapusan video itu berlebihan," kata Edwin Partogi Pasaribu kepada wartawan di Jakarta.
 
Diberitakan sebelumnya, muncul pemberitaan seorang saksi sekaligus Aremania yang diperiksa polisi.
 
Saksi K ini diduga mengunggah video yang memperlihatkan kepanikan massa saat berada di dalam Stadion Kanjuruhan melalui media sosial.
 
Dikatakan Edwin Partogi Pasaribu, saksi K dijemput polisi di mes atau tempat tinggalnya pada Senin, 3 Oktober 2022.
 
Saksi K ini harus diperiksa pihak kepolisian setelah mengunggah video kepanikan massa di Stadion Kanjuruhan pada Minggu, 2 Oktober 2022 siang.
 
Saat itu, saksi K diperiksa polisi dari pukul 16.00 WIB hingga 18.00 WIB, kemudian diminta pulang.
 
Sayangnya saat pemeriksaan tersebut, polisi meminta video dan menghapusnya.
 
"HP miliknya (saksi K) dipinjam. Videonya ditransmisi. Dan video yang di HP dihapus oleh pihak polisi," ucap Edwin Partogi Pasaribu.
 
Penghapusan video milik saksi K yang dilakukan polisi dinilai LPSK sangat berlebihan.
 
LPSK kemudian mengingatkan pihak kepolisian agar lebih memperhatikan soal hak asasi manusia (HAM).
 
Bukan hanya menghapus, polisi juga dikabarkan menghapus akun TikTok milik K. 
 
"LPSK menilai menghapus dan menonaktifkan TikTok K (saksi) sangat berlebihan," ujar Edwin Partogi Pasaribu.
 
Penyidik di kepolisian dikatakannya, seharusnya tidak melakukan cara-cara seperti itu.
 
Penyidik kepolisian kata dia, seharusnya tidak melakukan hal demikian saat memeriksa saksi.
 
Dalam mengungkap kasus yang sangat serius di mana ratusan orang meninggal, polisi harus memperhatikan hukum acara pidana serta nilai-nilai HAM.
 
Dengan Tindakan polisi seperti itu, LPSK menilai jika polisi tidak profesional.
 
"Ini tidak profesional atau kurang professional (menghapus barang bukti)," kata Edwin Partogi Pasaribu.
 
Aremania minta perlindungan
 
SAKSI K kabarnya dijemput polisi atau anggota intel di stasiun.
 
Saat saksi K hendak melakukan perjalanan ke Jakarta untuk memenuhi undangan wawancara.
 
Akan tetapi dia membantah kabar tersebut, lantaran ada perbedaan hari.
 
"Tidak benar (dijemput intel), karena dia baru dihubungi sama Narasi hari Rabu tanggal 5,” katanya. 
 
“Sementara, ia diperiksa polisi Senin, 3 Oktober 2022," tutur Edwin Partogi Pasaribu menambahkan.
 
“Yang bersangkutan sedang dalam proses pengajuan perlindungan ke LPSK,” katanya.
 
LPSK mengatakan setidaknya ada 10 orang yang mengajukan permohonan.
 
"Sudah ada 10 yang mengajukan permohonan ke LPSK. Ada saksi dan ada korban," ujar Edwin Partogi. (*)
 
 
Sumber: Antara

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Indonesia Tak Tersentuh Hukum Usai 131 Jiwa Terbunuh di Kandang Arema Kanjuruhan, FIFA Hanya Minta Ini ke Presiden Jokowi

Indonesia Tak Tersentuh Hukum Usai 131 Jiwa Terbunuh di Kandang Arema Kanjuruhan, FIFA Hanya Minta Ini ke Presiden Jokowi

| Minggu, 09 Oktober 2022 | 07:02 WIB

Bareng Mahfud MD, Aremania Yohanes Prasetyo Hadir di Mata Najwa, Tahan Nangis Ceritakan Kisah Pilu Tragedi Kanjuruhan

Bareng Mahfud MD, Aremania Yohanes Prasetyo Hadir di Mata Najwa, Tahan Nangis Ceritakan Kisah Pilu Tragedi Kanjuruhan

| Jum'at, 07 Oktober 2022 | 15:16 WIB

Aparat Jadikan Kanjuruhan Neraka, Irma Hutabarat Ceritakan Kopasus Dilatih Jadi Mesin Pembunuh: Lihat Ajudan Pak Doni Bawa Tumbler

Aparat Jadikan Kanjuruhan Neraka, Irma Hutabarat Ceritakan Kopasus Dilatih Jadi Mesin Pembunuh: Lihat Ajudan Pak Doni Bawa Tumbler

| Jum'at, 07 Oktober 2022 | 11:31 WIB

Ade Armando Puja Puji Polisi Sambil Sebut Aremania sok Jagoan, Bintang Emon: Bangke Saudara Sendiri Dijilat

Ade Armando Puja Puji Polisi Sambil Sebut Aremania sok Jagoan, Bintang Emon: Bangke Saudara Sendiri Dijilat

| Rabu, 05 Oktober 2022 | 07:09 WIB

Terkini

Tol Bocimi KM 72 Longsor! Jalur Arah Bogor dan Jakarta Ditutup Sementara

Tol Bocimi KM 72 Longsor! Jalur Arah Bogor dan Jakarta Ditutup Sementara

Jabar | Kamis, 07 Mei 2026 | 00:06 WIB

Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi

Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi

Sumsel | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:46 WIB

5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China

5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China

Bogor | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:41 WIB

Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji

Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji

Sumsel | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:32 WIB

5 Rekomendasi Brand Sepatu Lokal Terbaik yang Sedang Trend di Tahun 2026, Gaya Kamu Auto Naik Level

5 Rekomendasi Brand Sepatu Lokal Terbaik yang Sedang Trend di Tahun 2026, Gaya Kamu Auto Naik Level

Banten | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:32 WIB

5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif

5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif

Jabar | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:22 WIB

Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI

Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI

Sulsel | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:19 WIB

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara

Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara

Sumsel | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:12 WIB

4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan

4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan

Bogor | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:11 WIB