SuaraBandung.id - Setan adalah makhluk yang senantiasa menggoda manusia untuk melakukan keburukan sehingga manusia itu melanggar aturan Allah.
Setan akan menggoda manusia dengan membisikkan kata-kata yang indah untuk menjerumuskan. Setan pun akan merasa senang jika berhasil menggoda manusia.
Namun, setan juga dapat membenci satu hal. Sebagaimana disampaikan Gus Baha, terdapat sanad yang menyebutkan bahwa ada satu keadaan yang membuat setan merasa jengkel.
Dilansir SuaraBandung.id dari video short dalam kanal YouTube Santri Mania yang diunggah pada 11 September 2022, berikut ulasannya.
Gus Baha mengungkapkan bahwa setan membenci orang mukmin yang merasa bahagia.
"Ibadah paling tinggi, paling dibenci setan, itu orang mukmin yang merasa bahagia," ungkap Gus Baha.
Gus Baha lalu menjelaskan bahwa terdapat sanad yang menyebutkan bahwa ibadah yang membuat setan merasa jengkel adalah ketika orang mukmin merasa bahagia.
"Saya punya sanadnya yang muttashil sampai rasulullah, ibadah paling menjengkelkan setan itu satu, bahagianya orang muslim, diingat-ingat! bahagianya orang mukmin!
Orang mukmin kalau bahagia itu, setan selesai sudah," jelas Gus Baha.
Gus Baha kemudian mengatakan bahwa setan menangis hingga mengotori muka dengan tanah ketika melihat orang mukmin yang bahagia.
Baca Juga: Tidak Punya Lagi Bekingan, Benarkah Nikita Mirzani Jadi Lebih Mudah Ditangkap?
"Setan sampai menangis hingga mengotori mukanya dengan tanah, ketika melihat orang mukmin bahagia," kata Gus Baha.
Gus Baha juga mengungkapkan bahwa seorang mukmin sejati tidak akan menggugat Allah. Itulah yang menjadikan setan menangis.
"Karena jika orang mukmin bahagia itu, tidak akan menggugat Allah, kalau tidak menggugat Allah itu ciri khas mukmin sejati," ungkap Gus Baha.
Gus Baha lalu mengungkapkan satu contoh tentang bagaimana sudut pandang kita dapat mempengaruhi kebahagiaan.
"Tapi jika kamu sumpek, (misal) Orang lain istrinya nurut, kenapa istri saya tidak? Mestinya cara berpikir kamu itu begini (diubah), Orang sukanya marah, tapi kok tidak minggat dan betah dengan saya," ungkap Gus Baha.
"Alhamdulillah ya Allah, mestinya kamu berpikir, orang tempramen begitu, setiap hari menggugat tapi masih mau pulang ke rumah, itu keajaiban yang luar biasa," pungkas Gus Baha.