Digugat Cerai Ambu Anne, Dedi Mulyadi Serang Habis-Habisan Kebijakan Bupati Purwakarta, Makan Bakso sampai Tidak Jadi

Suara Bandung

Jum'at, 28 Oktober 2022 | 07:37 WIB
Digugat Cerai Ambu Anne, Dedi Mulyadi Serang Habis-Habisan Kebijakan Bupati Purwakarta, Makan Bakso sampai Tidak Jadi
Anggota DPR, Dedi Mulyadi. Rencana makan bakso gagal gara-gara yang dilihat tumpukan sampah. Bupati Purwakarata yang terhormat, ini pesan dari Kang Dedi. (Instagram dedimulyadi71)

SuaraBandung.id – Mantan Bupati Purwakarta dua periode, Dedi Mulyadi terlihat memperlihatkan wajah tidak enak.
 
Rencana Dedi Mulyadi untuk makan bakso di tengah suasana dinginnya Purwakarta mendadak batal.
 
Dedi Mulyadi mendadak hilang selera lantaran saat akan makan bakso, tiba-tiba mencium aroma bau sangat menyengat.
 
Selera makan Dedi Mulyadi seketika hilang, dan dia lebih memilih mencari sumber bau sampah yang mengganggunya.
 
Rupanya setelah ditelusuri, bau menyengat tersebut dari tempat sampah yang membanjir di area lapang.
 
“Maksud hati ingin makan bakso enak, namun apa daya karena mencium bau sampah malah jadi enek,” kata Kang Dedi Mulyadi sapaannya. 
 
Dedi Mulyadi terang-terangan mengatakan seleranya menjadi hilang karena hal yang tidak membuatnya nyaman.
 
Bukan itu saja, Dedi Mulyadi juga mengutarakan isi hatinya dengan mengaku harus tegar.
 
“Seringkali memang selera mendadak hilang akibat hal yang tidak nyaman. Meski begitu, tetap tegar,” kata Dedi Mulyadi.
 
Ungkapan Dedi Mulyadi itu terekam dalam unggahan di akun media sosialnya. 
 
Kamera tim Dedi Mulyadi langsung mengarah pada lautan sampah yang berserakan.
 
Dalam melengkapi video dalam unggahannya itu, Dedi Mulyadi menuliskan caption tentang selera makannya yang hilang.
 
“Maksud hati ingin makan baso (bakso) enak, namun apa daya karena mencium bau sampah malah jadi enek (mual). Seringkali memang selera mendadak hilang akibat hal yang tidak nyaman. Meski begitu, tetap tegar,” tulis kang Dedi Mulyadi.
 
Seperti diketahui jika Dedi Mulyadi pernah menjabat wakil bupati, bupati dua periode, begitu terganggu dengan pemandangan yang dia lihat.
 
Dia tahu betul jika Purwakarta di masanya tidak seperti saat dilihat di depan matanya.
Dedi Mulyadi kemudian terang-terangan ‘menyerang’ kebijakan pemerintah daerah setempat dalam hal ini bupati soal penumpukan sampah.
 
Secara terang-terangan Dedi Mulyadi mengatakan jika warga membayar pajak, bahkan setor uang kebersihan.
 
Akan tetapi, apa yang terjadi, warga Purwakarta kata Dedi Mulyadi malah mendapatkan hadiah sampah.
 
Dedi Mulyadi lantas mempertanyakan kebijakan bupati terkait dengan banyaknya penumpukan sampah.
 
Sepertinya Dedi Mulyadi mulai geram dengan pemandangan yang dilihat.
 
Satu lokasi miri pasar, menjadi tempat tujuan Dedi Mulyadi dalam mencari sumber bau menyengat.
 

 

Kondisi tumpukan sampah di pasar Purwakarta yang jadi sorotan Dedi Mulyadi. [Instagram @dedimulyadi71]
Kondisi tumpukan sampah di pasar Purwakarta yang jadi sorotan Dedi Mulyadi. (sumber: Instagram @dedimulyadi71)

Setiba Dedi Mulyadi di lokasi mirip dengan pasar, terlihat tanah lapang, dipenuhi sampah yang mengeluarkan bau menyengat.
 
Kemudian tampak wajah bingung dan seolah tidak percaya diperlihatkan Dedi Mulyadi.
 
Jika harus diangkut dalam satu waktu bersamaan, Dedi Mulyadi memperkirakan sekitar 50 truk sampah harus dikerahkan.
 
"Ini sudah kayak lautan sampah,” kata Dedi Mulyadi.
 
“Ini lebih banyak dibanding dulu,” ucap Dedi Mulyadi sambal menutup hidungnya.
 
“Kalau dulu saya sekitar 30 truk, ini perkiraan saya 50 truk,” tutur Dedi Mulyadi.
 
“Sampah menumpuk, sudah kayak lautan sampah," kata Kang Dedi Mulyadi seperti dikutip dari unggahan di akun instagramnya Kamis (27/10/2022).
 
Di saat malam itu, Dedi Mulyadi memiliki jadwl di Purwakrata.
 
Dedi Mulyadi pada esok harinya memang harus menghadiri agenda mediasi di Pengadilan Agama Purwakarta atas gugat cerai sang istri Anne Ratna Mustika.
 
Posisi Anne Ratna Mustika sendiri saat ini secara politik adalah penerus dari Dedi Mulyadi sebagai Bupati Purwakarta.
 
Dedi Mulyadi mengusung Anne Ratna Mustika yang tak lain istri sendiri, dengan tujuan melanjutkan masa emas Kabupaten Purwakarta.
 
Namun, dengan kondisi saat ini Dedi Mulyadi malah banyak mengkritik kebijakan Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika.
Tidak hanya menyaksikan lautan sampah seorang diri, Dedi Mulyadi lantas menghampiri warga di sana.
 
"Ini sudah berapa bulan (sampah tidak diangkut)," tanya Kang Dedi Mulyadi.
 
Warga tersebut kemudian menjawab, sekitar tiga hari sampah menumpuk dan belum diangkut..
 
"Ini (sampah) kalau dua hari, dua hari, lama-lama menumpuk dong pak. Baru tiga hari tidak terangkut saja segini," jelas Dedi Mulyadi.
 
Langkah Dedi Mulyadi mengarah pada satu took dimana terlihat ada pedagangnya.
 
Dedi Mulyadi menanyakan apakah kondisi lautan sampah mengganggu penjualan dan kenyaman took.
 
"Toko keganggu semua (oleh sampah dan bau yang ditimbulkan), omset turun drastis," kata pemilik toko kepada Kang Dedi Mulyadi.
 
Saat itu, Dedi Mulyadi langsung memotong pembicaraan, dan bertanya apakah sudah diusulkan ke bupati.
 
"(Usul) Gak didenger pak," jawab pemilik warung menjawab pertanyaan Dedi Mulyadi.
 
Di sana Dedi Mulyadi mengatakan, jika masalah yang ada di hadapannya tersebut adalah tugas pemerintah.
 
"Ini kan (masalah sampah) tugas pemerintah,” kata Dedi Mulyadi. 
 
“Kan sudah bayar pajak, bayar kebersihan kok diberi hadiah tumpukan sampah,” ucap Dedi Mulyadi.
 
“Ini kan orang malas belanja kalau (kondisi) begini," jelas Dedi Mulyadi.
 
"Dulu pernah saya bersihin, tapi ketika saya bersihkan ribut dianggap ikut campur,” kata Dedi Mulyadi.
 
“Makanya biar gak dianggap ikut campur, beresin dong," kata Dedi Mulyadi terlihat menyindir.
 
"Nanti kalau saya ikut bersihin (sampah) dianggap pencitraan," ungkap Dedi Mulyadi.
 
Dedi Mulyadi langsung memberi solusi melalui videonya untuk bupati, untuk segera menyiapkan armada truk sampah, dan segera mengangkut sampah tersebut. (*)
 

Video Dedi Mulyadi diberi hadiah sampah:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dedi Mulyadi Langgar Syariat Islam Jadi Alasan Anne Ratna Mustika Gugat Cerai, Begini Kata Bupati Purwakarta

Dedi Mulyadi Langgar Syariat Islam Jadi Alasan Anne Ratna Mustika Gugat Cerai, Begini Kata Bupati Purwakarta

Bandung | Jum'at, 28 Oktober 2022 | 05:10 WIB

Dedi Mulyadi Keluhkan Gugatan Cerai Ambu, Netizen: Mau Komen Tapi Takut Akun Ilang

Dedi Mulyadi Keluhkan Gugatan Cerai Ambu, Netizen: Mau Komen Tapi Takut Akun Ilang

Bandung | Kamis, 27 Oktober 2022 | 21:00 WIB

Kang Dedi Mulyadi Kerap Pamer Kemesraan dengan Orang Spesial, Netizen Minta Bahagiakan Istri Dulu agar Seimbang

Kang Dedi Mulyadi Kerap Pamer Kemesraan dengan Orang Spesial, Netizen Minta Bahagiakan Istri Dulu agar Seimbang

Bandung | Minggu, 23 Oktober 2022 | 10:34 WIB

Unggahan Dedi Mulyadi Banjir Doa dan Dukungan, DETIK-DETIK Jelang Hakim Ketok Palu Cerai Kabulkan Gugatan Cerai Ambu Anne, Netizen: Nyereset Gustiii

Unggahan Dedi Mulyadi Banjir Doa dan Dukungan, DETIK-DETIK Jelang Hakim Ketok Palu Cerai Kabulkan Gugatan Cerai Ambu Anne, Netizen: Nyereset Gustiii

Bandung | Minggu, 23 Oktober 2022 | 06:04 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×