SuaraBandung.id – Anne Ratna Mustika mantap menutup ruang perdamaian dalam perceraian antara dirinya dengan Dedi Mulyadi. Ia pun teguh dalam pilihan perceraiaanya dengan sang suami.
Sidang perceraian antara Anne Ratna Mustika dan Dedi Mulyadi kembali berlangsung untuk yang keempat kalinya pada Selasa, 8 November 2022 lalu.
Dedi Mulyadi selaku tergugat kembali tidak hadir dalam persidangan tersebut. Setelah sebelumnya pada sidang ketiga bulan Oktober lalu ia sempat hadir, walaupun pada sidang pertama dan kedua pun ia tidak hadir.
Usai persidangan keempat berlangsung, Anne Ratna Mustika yang hadir dalam sidang tersebut, menuturkan bahwa dirinya telah menyampaikan kepada hakim mediator bahwa pihaknya tetap menutup ruang perdamaian.
“Saya sudah yakin, tidak ada ruang perdamaian atau kesepakatan,” tutur Anne, dikutip dari Suara Denpasar, Rabu (9/11/2022).
Keputusan Anne Ratna Mustika dalam menutup perdamaian dan kesepakatan untuk Dedi Mulyadi dikarenakan tidak adanya itikad baik dari Dedi Mulyadi.
Anne Ratna Mustika mengaku bahwa dirinya sudah melakukan komunikasi dengan Kang Dedi Mulyadi terkait persoalan rumah tangga mereka. Namun, tidak ada respon dari suaminya tersebut.
“Saya sudah memberi ruang perdamaian itu jauh-jauh hari sebelum saya mendaftarkan gugatan ini ke Pengadilan Agama. Sudah berbulan-bulan dan sudah dikomunikasikan baik melalui teman-temannya, ataupun melalui pihak saya,” terang Anne Ratna Mustika.
Ia pun menambahkan perceraian ini merupakan jalan yang terbaik, setelah sebelumnya upaya telah ia lakukan.
Baca Juga: Brigadir J Merasa Berkuasa hingga Habiskan Rp15 Juta di Tempat Hiburan Malam Kata Orang Ferdy Sambo
“Ya sudah, berarti ini jalan terbaik (gugatan cerai),” tegasnya.
Kendati demikian, dari pihak Dedi Mulyadi tetap mengusahakan perdamaian dan tetap akan mempertahankan pernikahan antara dirinya dengan sang istri.
Melalui kuasa hukum Dedi Mulyadi, Ojat Sudrajat menegaskan bahwa sidang gugatan perceraian sampai saat ini masih dalam tahap mediasi.
“Upaya perdamaian dilakukan terus, rumah tangga harus dipertahankan,” tutur Ojat.
Meskipun hal tersebut berbanding terbalik dengan apa yang pihak Anne Ratna Mustika inginkan, Dedi Mulyadi tetap akan mengupayakan perdamaian tersebut.
“Kalau tidak dipertahankan, apa kekuatan rumah tangganya? Sebagai suami pasti ingin mempertahankan, apa pun hasilnya. Usahanya yang jadi pahala,” pungkasnya.