SuaraBandung.id – Pengusaha sekaligus Pendakwah Taqy Malik sempat terseret namanya dalam kasus investasi robot trading Net89.
Dalam pemeriksaan bersama kepolisian, kuasa hukum Taqy Malik, Dedy DJ menuturkan pemeriksaan tersebut berjalan lancar.
“Alhamdulillah proses pemeriksaan berjalan lancar, karena seyogyanya Taqy Malik tidak memiliki hubungan hukum dengan Reza Paten. Kecuali pada saat beliau melakukan lelang melalui media Instagram, dari situ beliau kenal dan memang pemenangnya nilai tertinggi adalah Reza Paten. Cukup sampai disitu,” tutur Dedy DJ, dikutip dari kanal Youtube Insertlive, Rabu (23/11/2022).
Persoalan pengembalian dana yang telah diterima oleh Taqy Malik, dalam pemeriksaan bersama kepolisian, Dedy menerangkan bahwa penyidik bahkan tidak menyinggung persoalan pengembalian uang tersebut.
“Tidak ada (menyinggung soal pengembalian uang), karena itu sudah digunakan untuk keperluan masjid, untuk kepentingan masyarakat banyak. Bahwa uang yang diterima oleh Taqy Malik ini dipergunakan untuk membangun masjid ya, yang ada di wilayah kota Bogor. Artinya uang tersebut tidak dipakai secara pribadi,” jelasnya.
Taqy Malik sendiri kooperatif dalam pemenuhan panggilan pemeriksaaan dari kepolisian.
“Saya sebagai warga negara yang baik, kooperatif, memenuhi surat panggilan dari Bareskrim yang memang kita harus menjelaskan secara jelas, secara gamblang,” tutur Taqy Malik.
Menurut pengakuannya, Taqy Malik sama sekali tidak mengetahui perihal investasi robot trading yang dilakukan oleh Reza Paten.
Taqy mengakui dirinya baru mengenal Reza Paten saat pelelangan sepeda.
“Gak tahu sama sekali (robot trading), saya kenalpun pertama kali kita pertama kali nge-bid,” ungkapnya.
Kendati demikian, Taqy Malik merasa dirinya tidak dirugikan dalam kasus ini dan merasa bersyukur bisa membantu sebagai saksi dalam kasus tersebut.
“Pembelajaran kedepannya kita harus lebih hati-hati, lebih jeli lagi, dan lebih melihat konsekuensi kedepan apa. Saya pribadi tidak merasa dirugikan, justru bersyukur dengan adanya seperti ini mudah-mudahan saya bisa membantu kepolisian, membantu korban, untuk menjadi saksi,” tegasnya.
(*)