- Pemkot Jakarta Selatan akan membangun fasilitas olahraga multifungsi di Kelurahan Manggarai untuk meminimalisasi konflik tawuran antarkelompok pemuda.
- Proyek yang direncanakan pada Mei 2026 ini memanfaatkan lahan pemerintah seluas 1.137 meter persegi dengan dukungan berbagai pihak.
- Pembangunan fasilitas ini bertujuan mengubah citra kawasan Manggarai menjadi pusat kegiatan positif serta prestasi olahraga bagi warga setempat.
Suara.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan merancang strategi "sport-diplomacy" dengan membangun fasilitas olahraga di Kelurahan Manggarai demi memutus rantai tawuran antarkelompok.
Langkah ini diambil sebagai respons cepat untuk memberikan wadah positif bagi para pemuda di wilayah RW 04 agar terhindar dari berbagai bentuk aktivitas negatif.
Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar, menegaskan bahwa pembangunan gelanggang olahraga ini merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
"Berbagai upaya telah kami lakukan. Pembangunan fasilitas ini diharapkan efektif dalam menanggulangi permasalahan yang ada," ujarnya, mengutip laman Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Selasa (5/5/2026).
Rencana besar tersebut dipaparkan secara mendalam dalam rapat perencanaan yang berlangsung di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan pada Senin (4/5/2026) kemarin.
Lokasi yang dipilih adalah lahan seluas 1.137 meter persegi di Jalan Manggarai Utara, yang secara administratif merupakan aset resmi pemerintah.
Sudin Pemuda dan Olahraga telah menyiapkan desain lapangan multifungsi yang fleksibel untuk digunakan dalam berbagai cabang olahraga oleh warga setempat.
"Fasilitas olahraga yang dibangun berupa lapangan multifungsi yang telah didesain oleh Sudin Pemuda dan Olahraga, sehingga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan masyarakat," terang Anwar lagi.
Kehadiran posko terpadu tiga pilar di area yang sama, juga dijadikan strategi untuk menjaga stabilitas keamanan secara persuasif di titik rawan konflik.
Proyek ini juga mencatatkan sejarah kolaborasi unik, dengan menggandeng pihak Yayasan Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir dalam proses pembangunannya.
"Mudah-mudahan setelah seluruh persyaratan terpenuhi, pembangunan dapat segera direalisasikan. Kami juga mengharapkan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat setempat," ungkap Anwar.
Camat Tebet, Putut Puji Linangkung, turut mengusulkan renovasi Gedung Serbaguna di Bukit Duri untuk memperluas jangkauan aktivitas positif bagi masyarakat sekitar.
Intervensi fisik ini diharapkan menjadi pemantik perubahan paradigma, agar Manggarai kelak dikenal sebagai kawasan prestasi olahraga, bukan lagi wilayah yang identik dengan perselisihan jalanan.
"Semoga seluruh rencana ini dapat segera terealisasi, agar aktivitas warga semakin positif dan terarah," tandasnya.