SuaraBandung.id - Jagat media sosial tanpa komande menjadikan serial Kupu-Kupu Malam menghiasi banyak akun.
Ulasan dan prediksi jadi konten mereka, dimana adegan per adegan dalam cerita Kupu Kupu Malam dikupas.
Dan netizen yang menyaksikan tayangan pendek di berbagai media sosial benar-benar dibuat penasaran tentang kelanjutan dalam tayangan serial tersebut.
Dilihat dalam berbagai ulasan, Kupu-kupu Malam ini merupakan seri web Indonesia terbaru.
Tayangan serial ini akan segera tayang di WeTV, dan sudah banyak diulas lantaran alur ceritanya benar-benar membuat penasaran.
Produk hiburan tersebut merupakan karya dari Anggy Umbara yang akan dibintangi artis cantik nan seksi Michelle Ziudith.
Kemudian ada Kenny Austin, Stefhani Zamora Husein, dan Keanu Campora.
Anggy Umbara selaku sutradara mengungkapkan, teks yang digunakan dalam seri ini adalah teks asli.
Dalam kesempatan itu ia mengatakan, semua bukan teks adaptasi yang pernah diproduksi MD Entertainment.
Baca Juga: Tolak Bertemu Anne Ratna Mustika, Dedi Mulyadi Pilih Kabur ke Tempat Ini demi Hibur Dirinya
Alur cerita dalam serial Kupu-kupu Malam mengungkap kisah seorang mahasiswi cantik yang terperangkap dalam transaksi lendir kelas atas.
Di sana menceritakan bagaimana kehidupan seorang mahasiswi cantik bernama Laura yang diperankan Michelle Ziudith.
Perjalanan masa remaja Laura sangat berliku. Terlebih ketika dirinya sudah sangat lama ditinggalkan oleh kedua orang tuanya.
Laura bersama sang adik hidup sebagai anak yatim piatu sambil menahan kerasnya kehidupan Jakarta.
Dalam hidupnya, Laura hanya memiliki satu semangat untuk bertahan, yakni adiknya yang masih sangat kecil.
Hidup sederhana bersama sang adik dilalui Laura. Tak ada yang luar biasa dalam kehidupan Laura, hingga akhirnya kondisi memaksanya mengambil pilihan berat.
Laura terus memupuk mimpi dengan menempuh pendidikan dan berhasil menjadi mahasiswa.
Biaya besar rupanya harus ditutupi Laura agar perkuliahannya yang mahal bisa dilalui.
Belum lagi Laura juga harus memikirkan kehidupan dan masa depan sang adik.
Dari sana Laura mulai berpikir keras bagaimana caranya bisa memenuhi kebutuhannya itu.
Pilihan berat akhirnya diambil. Laura dengan berat hati terpaksa harus memilih pekerjaan sampingan sebagai kupu-kupu malam.
Melihat banyak tayangan di berbagai media sosial, serial ini sangat dekat dengan realitas kehidupan mahasiswa di kota besar.
Terlebih bagi mereka yang lemah iman dan memiliki khayalan menggapai mimpi secara cepat.
Laura dan mungkin mahasiswi lainnya menjadikan bisnis lendir sebagai solusi cepat untuk mendapatkan uang demi bertahan hidup, bahkan untuk demi pamer kemewahan.
Satu adegan yang cukup menyita netizen adalah bagaimana Laura memanjakan seorang om-om yang tajir melintir.
Helai demi helai kain yang membalut tubuhnya dibuka perlahan. Om tajir pun kegirangan sambil berusaha menahan nafsunya. (*)